SOLO (Panjimas.com) Medis dan Aksi Kemanusiaan (Me-Dan) Soloraya, Tipes, Serengan, Solo,  menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Bima, Nusa Tenggara Barat. Nahar Ramzy, Sekjen  Me-Dan Soloraya mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Kantor Pos Solo dalam pengiriman bantuan tersebut.

“Alhamdulillah kami begitu mendengar kabar saudara kita di Bima mendapat musibah, Me-Dan Soloraya langsung menggalang bantuan dari Soloraya sampai bahkan dari Kendal, Weleri dan sekitarnya. Respon positif muslimin memberikan amanah pada kami,” katanya, rabu (4/1/2017).

Nahar menuturkan bahwa untuk saat ini kebutuhan mendesak adalah pakaian bagi pengungsi, karena banyak pakaian yang hanyut tak terselamatkan saat banjir melanda wilayah Bima. Sementara kebutuhan pokok masih bisa ditanggung dari pemerintah maupun relawan yang berada dilokasi pengungsian.

“Sementara baru berupa pakaian layak pakai, karena info Me-Dan di Bima sangat butuh pakaian. Kebutuhan pokok belum, untuk efektifitas nantinya akan kita salurkan bantuan uang,” ujarnya.

Dalam pengiriman bantuan kali ini, Me-Dan bekerja sama dengan Kantor Pos Solo. Mengingat bantuan tersebut untuk korban bencana, pihak Kantor Pos menggratiskan ongkos kirim puluhan paket pakaian layak pakai tersebut.

“Kita ketemu langsung dengan ibu Hanin salah satu manager pemasaran Kantor Pos Solo, beliau tidak akan mengenakan biaya kirim untuk korban banjir di Bima,” pungkasnya.

Me-Dan Soloraya mengucapkan terima kasih bagi muhsinin yang telah beramal memberikan pakaian tersebut. Kedepan Me-Dan Soloraya akan menggalang bantuan kembali berupa dana, guna pembangunan rumah warga yang rusak maupun masjid yang diterjang banjir di Bima. (SY)