Mushalla di pelosok ini sudah sangat rapuh dan tidak layak. Butuh dana 20 juta rupiah untuk renovasi total supaya bisa dimanfaatkan sebagai pusat ibadah, taklim, dan syiar Islam. Mari sisihkan harta untuk investasi akhirat. Kita raih pahala amal jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur.

SITUBONDO, Infaq Dakwah Center (IDC) – Terletak di pegunungan Desa Sumber Anyar Mlandingan Situbondo, Mushalla Al-Burdha ini sangat diperlukan warga sebagai sentral untuk kegiatan ibadah, taklim, thalabul ilmu dan mencetak generasi Islam sejak dini. Tapi kondisi mushalla ini sungguh memprihatinkan. Bangunan kayu ini sudah lapuk, temboknya bolong-bolong dan atapnya bocor-bocor.

Menurut Abdusshomad, pengurus mushalla, renovasi mushalla itu sangat urgen. Karena keberadaan mushalla ini sangat diperlukan sebagai basis pendidikan warga sekitar, khususnya pendidikan anak-anak, antara lain tempat ibadah shalat lima waktu, mengaji (taman pendidikan Al-Qur’an) dengan jumlah siswa 17 anak. Selain itu, di area mushalla ini terdapat madrasah dengan jumlah siswa 37 anak didik.

Untuk merenovasi mushalla berukuran 10 x 7 meter ini, diperlukan dana sekitar Rp 20.000.000 (dua puluh juta rupiah).

“Mushalla Al-Burdha ini sangat diperlukan, untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan agama yang berkualitas, untuk memajukan warga sekitar. Untuk itu kami mengajukan permohonan bantuan dana sebesar dua puluh juta untuk melakukan rehabilitasi mushalla,” ujarnya kepada Relawan IDC, Sabtu (25/11/2017).

Investasi Abadi: Pahalanya Mengalir Terus Tak Terbatas Umur

Masjid adalah tempat yang paling mulia di muka bumi, tempat terpancarnya syiar Islam, tempat untuk mengagungkan nama Allah dalam sujud dan rukuk. Dari masjid dibangun kebersamaan kaum muslimin melalui shalat jamaah, madrasah dan majlis ilmu bagi kaum muslimin.

Berbahagialah kaum Muslimin yang menginfakkan hartanya sebagai investasi akhirat untuk sedekah jariyah. Hartanya menjadi shadaqah jariyah yang pahalanya terus mengalir tidak pernah putus meski orang yang berinfak telah wafat. Apalagi bila mushalla tersebut dari waktu ke waktu dihidupkan berbagai aktivitas ibadah, dakwah dan thalabul ilmi. Tak bisa dihitung berapa limpahan pahala yang mengalir setiap saat.

Dalam  hadits shahih Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menyampaikan kabar gembira tentang keutamaan shadaqah jariyah sebagai infaq yang pahalanya terus mengalir meskipun orang yang bersedekah telah meninggal dunia:

إذَا مَاتَ الإنسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ:  صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ اَو عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ, اَووَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُولَهُ

“Jika manusia meninggal dunia maka putuslah amalnya kecuali tiga hal; shadaqah jariyah, ilmu yang diambil manfaat dan anak shalih yang mendoakannya” (HR Muslim).

…Barangsiapa membangun masjid karena Allah walau sebesar sarang burung atau lebih kecil, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga..

Cara Cerdas Membeli Property/Istana di Surga

Lebih spesifik lagi, Rasulullah SAW menggaransi bagi orang yang membangun masjid, maka Allah Ta’ala akan membangun baginya rumah di surga:

مَنْ بَنَى لِلَّهِ مَسْجِدًا بَنَى اللَّهُ لَهُ مِثْلَهُ فِي الْجَنَّةِ

”Barangsiapa membangun sebuah masjid karena mengharapkan keridhaan Allah SWT, maka Allah akan membangun untuknya sebuah istana yang semisalnya di surga” (HR Bukhari dan Muslim).

Bila membangun rumah di dunia dibutuhkan dana ratusan juta bahkan miliaran dengan memakan waktu berbulan-bulan. Padahal itu hanyalah rumah sementara, yang tak lama akan ditinggalkan.

Sementara untuk mendapatkan property/rumah di surga yang kenikmatan dan dan kemewahannya tak bisa dibayangkan, cukup ditempuh dengan modal membangun masjid walaupun hanya sebesar sarang burung, atau dengan ikut andil dalam pembangunan masjid di dunia. Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أوْ أَصْغَرَ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ

“Barangsiapa membangun masjid karena Allah sebesar sarang burung atau lebih kecil, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga” (HR Ibnu Majah dari Jabir bin Abdullah, dishahihkan oleh Al-Albany).

Infaq untuk renovasi Mushalla Al-Burdha Sumber Anyar Situbondo bisa disalurkan melalui program “Shadaqah Jariyah” ke Rekening IDC:

  1. Bank Muamalat, No.Rek: 34.7000.3005 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  2. Bank BNI Syariah, No.Rek: 293.985.605 a.n: Infaq Dakwah Center.
  3. Bank Mandiri Syar’iah (BSM), No.Rek: 7050.888.422 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  4. Bank Mandiri, No.Rek: 156.000.728.7289 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  5. Bank BRI, No.Rek: 0139.0100.1736.302 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  6. Bank CIMB Niaga, No.Rek: 675.0100.407.006 a.n Yayasan Infak Dakwah Center.
  7. Bank BCA, No.Rek: 631.0230.497 a.n Budi Haryanto (Bendahara IDC).

CATATAN:

  • Demi kedisiplinan amanah dan untuk memudahkan penyaluran agar tidak bercampur dengan program lainnya, tambahkan nominal Rp 4.000 (empat ribu rupiah). Misalnya: Rp 1.004.000,- Rp 504.000,- Rp 204.000,- Rp 104.000,- 54.000,- dan seterusnya.
  • Laporan penyaluran dana akan disampaikan secara online di: www.infaqdakwahcenter.com.
  • Bila biaya renovasi mushalla sudah tercukupi/selesai, maka donasi dialihkan untuk program IDC lainnya.
  • Info: 08122.700020.