SOLO, (Panjimas.com) – Keceriaan Ummu Qois , bunda yatim yang memiliki dua anak ini diungkapkan saat penyerahan infaq produktif berupa mesin jahit pada acara peresmian kantor Infaq Dakwah Center (IDC) Solo Raya di wilayah Pajang, Laweyan, Solo, Ahad (8/4/2018).

“Alhamdulillah, jazakumullah Khoiron kepada donatur IDC. InsyaAllah kami manfaatkan sebaik-baiknya. Ini saya sudah dapat pesanan gamis,” ucap Ummu Qois pada Relawan IDC.

Keesokan harinya, Senin (9/4/2018), Relawan IDC Solo Raya segera mengantar mesin jahit tersebut ke Wisma Tahfizh tempat Ummu Qois tinggal. Di rumah tersebut sudah terlihat satu buah gamis warna abu-abu biru hasil karya Ummu Qois yang sudah dipesan pelanggan lewat bisnis online.

“Ya ini kalau bahan saya habis seratusan, nanti dijual sudah dengan cadarnya dua ratusan lebih. InsyaAllah bisa menjadi sumber usaha saya buat kebutuhan anak-anak,” timpal Ummu Qois saat ditanya Relawan IDC.

Ummu Qois memang masih tahap belajar dalam menjahit. Dibutuhkan waktu sekitar dua bulan di tempat kursus menjahit Ummahat yang telah difasilitasi IDC tak jauh dari Wisma Tahfizh IDC, untuk dapat membuat baju dan gamis set. Tempat kursus ini pun bisa digunakan untuk Ummahat lainnya yang berniat untuk belajar menjahit dengan melalui IDC Solo Raya.

Relawan IDC juga mengucapkan jazakumullah Khoiron kepada para donatur yang telah merealisasikan infaq produktif. Hasilnya bisa bermanfaat bagi kelangsungan ekonomi keluarga yatim dan dhuafa. Semoga amal kebaikan ini dibalas oleh Allah Subhanahu wata’ala dan diserap putaran mesinnya dicatat sebagai amal kebaikan, amin.