Innalillahi wainna ilayhi raji’uun… Keluarga Besar Yayasan Infaq Dakwah Center (IDC) turut berduka cita atas wafatnya Ustadz Hadis Mutu, Ketua Perwakilan IDC Kotamobagu & Bolaang Mongondow. Ustadz Hadis wafat pada Ahad pagi tanggal 23 Dzulqaidah 1439 (5/8/2018) pukul 02.00 dini hari di Rumah Sakit Kondow Manado setelah bertarung melawan penyakit liver sebulan terakhir.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّار

Semoga Allah melimpahkan maghfirah, rahmat dan ridha-Nya kepada Ustadz Hadis; dijauhkan dari siksa kubur, diselamatkan dari fitnah dajjal, dimudahkan perhitungan di Yaumul Hisab, dibebaskan dari azab neraka; dan dikumpulkan bersama para Nabi, Shiddiqin, Syuhada, dan orang-orang Shalih pembela Al-Qur’an di akhirat kelak. Amiin.

Ustadz Hadis wafat meninggalkan satu istri dan empat anak: Balqis Putri Fajriyah (17), Barkah Syifa Muthmainnah (14), Muhammad Zidane Mutu (10) dan Muhammad Zaidul Akbar Mutu (5). Ustadz Hadis bercita-cita agar semua anaknya menjadi generasi Qur’ani pejuang Islam dengan pendidikan Islam yang terbaik. Karenanya, anak pertamanya, Balqis dipondokkan di Pesantren Gorontalo. Sedangkan ketiga anak yang lain sekolah di MAN Kotamobagu, MI dan TK Baitul Makmur Kotamobagu.

Semoga kelak kita bisa membantu anak-anak yatim ini menggapai cita-citanya untuk masa depan dakwah Islam.

Ustadz Hadis adalah kader Dewan Dakwah yang menamatkan pendidikan dai di Lembaga Pendidikan Dakwah Islam (LPDI) DDII Jakarta, lulus tahun 1997.

Selama mengemban amanah IDC, prestasi besar Ustadz Hadis bersama sang istri, Lenny Mutmainnah Pomayaan adalah proyek Wakaf Produktif untuk Muallaf berupa lahan sawah dan kolam ikan seluas 6 hektar. Alhamdulillah lahan tersebut sudah mulai dirasakan manfaatnya dengan beberapa kali panen yang hasilnya dibagikan kepada para muallaf.

Sebelum wafat, Ustadz Hadis sudah merencanakan pengembangan Wakaf Produktif dengan pengadaan Kebun Cengkeh di Poyowa Besar. Namun sebelum program terwujud, Ustadz Hadis sudah dipanggila Allah Ta’ala.

Beberapa proyek lainnya adalah renovasi rumah muallaf dan pengadaan wisma muallaf di daerah mayoritas Nasrani.