GAZA (Panjimas.com) – Pasca serangan truk yang menewaskan setidaknya empat tentara Israel dan melukai 17 tentara lainnya di Yerusalem, Gerakan Perlawanan Palestina Hamas segera melemparkan pujiannya.

Hamas, segera memuji aksi penabrakan truk ke tentara Israel itu, “Kami menyambut operasi heroik dan berani di Yerusalem.”

Selain itu Hamas juga menyebutkan bahwa serangan itu adalah sebuah reaksi alami akibat kejahatan-kejahatan Israel dan pelanggaran-pelanggaran sistematisnya atas tanah dan situs suci Palestina, dikutip dari Breaking Israel News.

Juru bicara Hamas Abdul-Latif Qanou juga menyatakan, supir truk adalah seorang pahlawan, dan Qanou menyerukan kepada warga Palestina lainnya untuk mengikuti jejak supir truk tersebut. (Lihat: Video Detik-detik Truk Pejuang Palestina Tabrak Tentara Israel)

“Kami mendorong warga Palestina lainnya untuk melakukan hal yang sama, dan meningkatkan perlawanan terhadap Israel,” pungkas jubir Hamas itu dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Associated Press pada Ahad (08/01/2017).

“Serangan ini juga menjadi pertanda bahwa perlawanan kami belum usai. Mungkin akan sedikit tenang, mungkin tidak akan ada serangan dalam waktu yang lalu, tapi upaya kami tidak akan berakhir,” tegas Abdul-Latif Qanau.

Seperti dilansir Breaking Israel News, supir truk segera ditembak mati pasca melakukan aksinya.

Kementerian Kesehatan Palestina dalam sebuah pernyataan menyebutkan bahwa seorang warga Palestina ditembak mati.

Kantor berita Palestina, Ma’an News, mengidentifikasi warga Palestina itu adalah penduduk Yerusalem berusia 28 tahun, bernama Fadi Ahmad Hamdan al-Qunbar.

Militer Israel mengatakan tiga taruna militernya dan seorang perwira tewas sementara 17 lainnya menderita luka-luka.

Times of Israel melaporkan sekelompok tentara Israel itu sedang berada di area itu sebagai bagian dari perjalanan ke situs sejarah dan budaya yang diselenggarakan oleh Akademi militernya.

Sementara itu, Kepolisian Israel menuding insiden ini sebagai aksi teroris. “Ini adalah serangan teroris dengan mobil. Mayat berserakan di jalanan,” kata juru bicara kepolisian Israel.

Juru bicara Kepolisian Israel, Luba Samri mengatakan bahwa 4 tentara Israel yang tewas oleh serangan Truk di lingkungan Armon Hanatziv di Yerusalem itu,

Berbicara dari tempat kejadian, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengutuk keras serangan itu, dan membandingkannya dengan serangan serupa yang menggunakan kendaraan truk, di Jerman dan Perancis.

“Kami tahu identitas penyerang dan menurut semua pertanda, teroris itu adalah pendukung Islamic State (IS),” tandas Netanyahu.

Netanyahu mengatakan, serangan itu dapat dihubungkan ke serangan serupa lainnya.

“Serangan yang terjadi di Yerusalem dan serangan baru-baru ini merupakan bagian dari pola yang sama yang terinspirasi oleh Islamic State, oleh ISIS, yang kami lihat pertama kali di Perancis, kemudian di Jerman dan sekarang di Yerusalem.

“Kami berjuang memerangi wabah ini, dan akan mengalahkannya bersama-sama,” pungkasnya.[IZ]