JAKARTA, (Panjimas.com) – Peristiwa mengharukan dan membuat siapapun yang melihat peristiwa itu akan menjadi iba dibuatnya. Betapa tidak seorang anak pemulung di daerah bantaran kali Pesanggrahan, Jakarta Barat karena ketiadaan biaya mengikuti acara khitanan masal yang diadakan oleh Yayasan Darul Rizky Pratama (DRP) sehabis selesai dikhitan langsung dibawa memakai gerobak oleh bapaknya yang bekerja sehari hari dengan mengumpulkan botol botol plastik dan barang bekas itu.

Peristiwa itu terjadi pada hari Ahad, (12/3) di kantor sekretariat Yayasan Darul Rizky Pratama, Jl Lebak Bulus Raya Jakarata yang pada hari itu mengadakan acara Khitanan Masal untuk sekitar 85 orang anak yang dikhitan dan 500 bingkisan santuan pun dibagikan kepada anak anak yatim dan dhuafa dari berbagai tempat di Jakarta Tanggerang dan Bekasi itu.

Rudi selalu bapak dari Andi anak pertamanya yang dikhitan itu merasa senang dan bersyukur bahwa anaknya bisa melaksanakan khitan sebagai salah satu syariat dalam agama sebagai seorang muslim. Mungkin kalau tanpa ikut khitanan masal dia belum tentu dapat melaksanakannya sendiri. Mengingat dia belum tentu ada biayanya karena pekerjaanya hanya seorang pemulung dan bekerja serabutan yang bisa dia kerjakan.

“Saya bersyukur sekali, pak bahwa anak saya bisa disunat disini. Semoga anak saya bisa jadi anak yang sholeh dan buat yang mengadakan acara ini saya mengucapkan terima kasih sekali,” ucapnya saat diwawancari oleh Panjimas.

Yayasan Darul Rizky Pratama selaku penyelenggara yang mengadakan kegiatan itu mentargetkan sekitar 80 anak yatim dan dhuafa yang di khitanan masal di  tahun kedua menyelenggarakan acara rutin itu. Selain ada acara khitanan masal dan pemberian santunan buat yatim dan dhuafa, dilakukan juga ceramah agama yang diisi oleh ustad Taufikurahman yang dikenal juga dengan panggilan Ustadz Pantun. Serta Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), KH. Shobri Lubis sebagai salah satu pengisi ceramah agamanya.

Bunda Ermi selaku Pembina Yayasan DRP mengatakan bahwa acara yang bermanfaat ini Insya Allah akan rutin diselenggarakan setiap tahunnya. “Kita mohon doanya kepada semuanya agar kegiatan dari DRP ini bisa rutin diselenggrakan dan akan banyak kaum muslimin khususnya Yatim dan Dhuafa yang bisa terbantu dan bisa bermanfaat dari kegiatan ini,” pungkas Bunda Ermi kepada Panjimas di lokasi acara. [ES]