Jakarta (Panjimas.com) – Ahad sore, 18 Maret 2018, Yusuf Estes bersama Perhimpunan Sahabat Dakwah Internasional (SDI) menggelar konferensi pers di Hotel Crown Plaza di kawasan Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Penceramah yang dikenal sebagai “funny syeikh” alias syekh yang jenaka dan humoris ini memang betul-betul friendly alias ramah. Ia sangat akrab dengan wartawan yang baru berjumpa sekalipun. Bukan hanya itu, Yusuf ternyata seorang penggemar kopi.

Sesaat sebelum jumpa pers dimulai, Syekh Yusuf meminta panitia untuk memberikan kopi dari gelas yang dibawanya sendiri. Ia pun menyeruput kopi khas Indonesia terlebih dahulu sebelum menjawab pertanyaan wartawan. “Nice coffee,” kata Yusuf setelah menyeruput kopi Indonesia.

Ketua Perhimpunan Sahabat Dakwah Internasional (SDI), Bukhari Al Wahid mengatakan, selain dikenal sebagai mubaligh yang berselara humor, Syekh Yusuf ternyata juga sangat suka terhadap kopi Indonesia.

“Syekh Yusuf memang pencinta kopi. Segala kopi khas Indonesia dicicipinya. Ternyata bukan lagi suka, gila dengan kopi. Tadi kita perkenalkan dengan dua kopi kita terbaik, kopi Luwak dan Toraja, dia sangat happy,” ujar Ustaz Bukhari dari Sahabat Dakwah Indonesia yang mendampinginya selama safari dakwah ke Indonesia.

Lucunya lagi seorang Syekh Yusuf yang seharusnya tak perlu mengisi absensi kehadiran, malah mengisi registrasi di lembaran keras untuk media. Sikap low profile dan canda Syekh Yusuf membuat Panitia dan wartawan yang meliputnya tampak tersenyum.

Mubaligh kondang asal Texas, Amerika Serikat, Syeikh Yusuf Estes telah tiba di Jakarta untuk melakukan safari dakwah di Surabaya, Balikpapan dan Jakarta. Pada Sabtu sore (17/03), Yusuf Estes hadir di Pesantren Daarul Quran Tangerang, Banten. Kedatangannya disambut langsung oleh Ustaz Muhammad Yusuf Mansur. (ass)