SOLO, (Panjimas.com) — Menindaklanjuti Rekomendasi Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional GNPF, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Jawa Tengah berupaya mengonsolidasikan kekuatan umat untuk mendukung Prabowo Subianto dan Ustadz Abdul Somad (UAS) sebagai calon presiden dan calon wakil presiden 2019.

Bahkan, Deklarasi dukungan tersebut disampaikan dalam pertemuan tahunan Da’I, Mubaligh dan Imam Masjid se Jawa Tengah di Amaris Hotel Solo, Sabtu (04/08). Pertemuan Dai, Mubaligh dan Imam itu mengusung tajuk “Mensinergiskan Potensi Umat dalam menghadapi Perkembangan Dinamika Geo Politik menuju 2019 Ganti Presiden”.

DDII menilai perpaduan kedua tokoh tersebut yang memiliki latar belakang militer, nasionalis, cendikiawan dan ulama itu, merupakan sosok pemimpin yang tepat dalam rangka menyelamatkan kondisi bangsa. Hal ini dikarenakan, perekonomian Indonesia yang kian terpuruk, dengan adanya depresiasai nilai mata uang rupiah, dengan utang luar negeri yang semakin ‘meroket’ hingga menembus Rp 4 ribu Trilliun. Sementara itu, di sisi lain ada upaya peminggiran peran politik umat Islam.

“Maka kami merekomendasikan kepada partai politik yang tergabung dalam koalisi keumatan untuk tidak terpecah belah dan berpegang teguh pada keputusan Ijtima Ulama. Mencalonkan pasangan Prabowo subianto dengan Ustadz Abul Somad (UAS) sebagai calon presiden dan Wakil Presiden 2019,” ujar Sekretaris Penyelenggara, Dr. Muhammad Taufiq, MH.

Muhammad Taufiq menuturkan, ulama memiliki peran strategis dalam kehidupan berbangsa. Apalagi, ulama menjadi katalisator antara kepentingan negara dan masyarakat. Bahkan Ia menegaskan UAS termasuk ulama yang menjadi panutan umat islam, dan sangat berpengaruh.

“Oleh karena itu dalam konteks menghadapi geo politik 2019 ganti presiden peran ulama sangat signifikan,” tandasnya

Sementara itu, Ketua DDII Malang Ustadz Andri Kurniawan turut menyampaikan dukungannya pada sosok Prabowo dan UAS yang juga hadir dalam pertemuan tersebut. Ia menilai ‘duet’ antara militer dan ulama merupakan formulasi tepat begi kepemimpinan Indonesia. “saya sangat mendukung sekali duet antara militer dan ulama, itu Insya Allah ideal bagi kepemimpinan kedepan,” tuturnya

Selanjutnya, DDII akan melakukan konsolidasi dan mengkampanyekan pencalonan Prabowo-UAS pada setiap tingkatan organisasi.[IZ]