BOGOR (Panjimas.com) – Forum Jurnalis Muslim (FORJIM), menggelar silatul ukhuwah bersama da’i dan pengasuh Majelis Az Zikra, KH Muhammad Arifin Ilham di kediamannya, Kompleks Masjid Az Zikra, Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (11/10/2017).

Ustadz Arifin Ilham yang dikenal sebagai ulama yang santun dan dekat dengan berbagai kalangan ini, tengah disoroti kaum liberal perihal sunnah ta’addud (poligami) yang diamalkannya dalam berumah tangga.

Padahal, ta’ddud adalah amalan syar’i yang jelas tertulis dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Apalagi, selama ini rumah tangga Ustadz Arifin Ilham sangat harmonis bersama ketiga istrinya, yakni Wahyuniati Al-Waly, Rania Bawazier dan Ummi Akhtar.

Sebagai gebrakan dakwah dan syi’ar Islam, menurut Ustadz Arifin Ilham, ta’addud yang diamalkannya tak boleh dilakukan sembunyi-sembunyi, tetapi harus terbuka. Ia juga membuka rahasia, apa kaitan zikir dan kesuksesan rumah tangga ta’addud yang syar’i.

Untuk itulah Ustadz Arifin Ilham menulis sebuah risalah singkat namun penuh makna, yang ia jabarkan saat pertemuan dengan para jurnalis muslim.

POLIGAMI

Assalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh

Duhai sahabatku yang kucintai karena Allah

JANGAN MAIN-MAIN DENGAN POLIGAMI

Poligami Syariat Allah,

Yang dicintai Rasulullah,

Izin dan ridho orang tua,

Suami imam teladan lebih dahulu,

Persiapan ilmu terutama kewajiban dalam berpoligami,

Jangan melangkah tanpa kesiapan istri pertama,

Fahamkan pada keluarga terutama anak-anak,

Sabar prosesnya,

ISTIHAROH agar iman lebih dominan daripada nafsu,

Jangan sembunyi-sembunyi dengan banyak dusta,

Nikah itu SYIAR ISLAM,

Jalan lahir memperbanyak generasi umat Rasulullah,

Sejuta hikmah tetapi besar pula mudhoratnya bagi yang belum faham,

NIkah bukan harga yang bisa dibagi-bagi;

Tetapi NILAI justru bertambah cinta dan sayangnya;

Resmi taat hukum negara sehingga statusnya jelas terhormat;

Membutuhkan kekuatan fisik dan harta;

Adil tegak karena kerelaan, kesepakatan dan proporsional;

Jangan terlalu condong pada pertama apalagi yang kedua;

Mengaku sayang istri tetapi berzina itu penghianat sejati;

Istri pertama “The Historical Queen” ratu yang penuh kenangan;

Kenalkan, persaudarakan keduanya hingga saling sayang;

Selesaikan masalah dengan sabar, lembut, bijak dan nasihat guru;

Jangan menyakiti, sayangi keduanya sebagai AMANAH ALLAH

Pilarnya: Ketaqwaan, tahajjud, do’a, cinta dan keteladanan;

Ajak dan ingatkan diri dan kedua istri DAHSYATNYA AKHIRAT

Jadikan rumah tangga sebagai musholla, madrasah dan surga;

Kalaupun cerai karena terpaksa, darurat dan itupun dengan cara terbaik;

“So, jangan main-main dengan hukum Allah, kalau tidak mampu lebih baik bersabar dan berbahagia dengan CUKUP SATU ISTRI”.

Allahumma ya Allah jadikanlah rumah tangga kami surga

sebelum surga yang sebenarnya. Amiin….

Muhammad Arifin Ilham. [AW]