SALATIGA, (Panjimas.com) – Terkait penguatan Aqidah Santri TPQ di perbatasan Kota Salatiga – Semarang,  BERSERI (Berbagi Seribu Sehari) dan LKG TPQ  mengadakan Safari Dakwah TPQ di TPQ Masyaul Athfal Jeblosan, Lopait, Tuntang Salatiga, Semarang. Ahad, (20/1) Kegiatan yang digelar dengan tajuk Safari TPQ tersebut berjalan dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut  Berseri & LKG TPQ menyerahkan Bantuan berupa;  40 Al-Quran, 50 Iqra, 90 Paket alat tulis, 4 Beasiswa Santri Tahfidz, 4 Beasiswa Santri Prestasi, 4 Beasiswa Guru TPQ dan 4 Beasiswa Santri Yatim sebagai bentuk kepedulian kepada santri TPQ di wilayah perbatasan kota Salatiga – Semarang yang rawan akan pemurtadan.

Sebanyak 90 santri TPQ hadir memenuhi Masjid Funaidah Jeblosan.  Sebelum penyerahan bantuan, Santri TPQ mendengarkan  motivasi, muhasabah  serta kisah Islami dari  Kak Amien (Pendongeng Solo). Kak Amin mengajak santri TPQ untuk selalu berbakti kepada orang tua dan tetap istiqomah dalam agama islam sampai mati.

“Saya ucapkan terimakasih yang tak terkira dengan acara ini, rekan BERSERI dan LKG TPQ sudah banyak peduli dan Berbagi.  Semoga acara ini menjadi bekal untk Santri TPQ kami disini supaya menjadi rangkaian pembinaan mereka untuk menjadi Santri sholeh dan berbakti kepada orang tuanya,” ungkap Mulyono mewakili tokoh masyarakat setempat.

Seusai acara Ustadz Sutono selaku kepala TPQ Masyaul Athfal Jeblosan menyamapaikan mengenai kondisi di lapangan tentang kondisi kristenisasai yang melanda santri TPQnya.

“Santri TPQ diajak bimbel gratis dan dijemput memakai mobil ketika jam masuk KBM TPQ. AKhirnya Santri TPQnya sepi. Terus ketika Ramadhan, Santri TPQ diajak buka bersama oleh mereka,” kata Ustadz Sutono.

Karena jarak TPQ Masyaul Athfal Jeblosan  dengan Gereja hanya 50 m, maka menjadi tantangan sendiri bagi Ustadz Sutono beserta guru TPQ yang lain dalam mendidik dan menjaga aqidah santri TPQ diwilayah tersebut.  Banyak dinamika didapati apalagi setelah berdirinya TK Kristen yang tidak jauh dari TPQ yang dikelola Ustadz Sutono pula. [RN]