TASIKMALAYA, (Panjimas.com) — Diterjang banjir bandang Tasikmalaya pada hari Selasa (06/11/2018) lalu, Rumah Ustadz Wahyudin yang sekaligus menjadi markas Majelis Pengajian roboh rata dengan tanah. Akibatnya, Majelis Taklim terpaksa diliburkan.

Hal ini tentu membuat para santri merasa sedih karena tak bisa lagi menimba ilmu agama. Dalam pengajian dengan para santrinya Ustadz Wahyudin mengajarkan berbaga ilmu perihal ibadah, aqidah, tajwid, tahfizh, akhlaq dan fiqih.

Saat ini dibutuhkan dana 60 juta rupiah untuk mendirikan kembali rumah markaz pengajian Ustadz Wahyudin dengan bangunan tembok permanen. Lembaga Infaq Dakwah Center (IDC) pun berupaya menggalang donasi dari berbagai pihak.

Kiprah Dakwah Ustadz Wahyudin

Puluhan tahun lamanya Ustadz Wahyudin (46) menjadi guru mengaji di Kampung Jajaway Cipatujah, Tasikmalaya, Jawa Barat. Dengan sepenuh pengabdian untuk melestarikan dakwah Islam, ia dibantu sang istri, Ustadzah Ecih Sukmaesih dalam mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak di kampungnya.

Pasangan suami istri juru dakwah ini semangat berdakwah menjadi guru mengaji di pelosok desa itu, lantaran tak ada lagi tenaga dai yang mau membina anak-anak di kampungnya.

Dengan keterbatasan fasilitas, ustadz yang akrab disapa Uwa Uyu itu menyulap ruang tengah rumahnya yang sudah lapuk itu sebagai majelis ta’lim. Rumah berdinding bambu (gedek) itu menjadi segala-galanya bagi Ustadz Wahyudin, meski kondisi anyaman bambunya sudah lapuk dan banyak lubang.

Di kampungnya, puluhan anak-anak usia SD hingga SMP menjadi santri pengajian di rumahnya. Materi yang diajarkan meliputi fiqih ibadah, aqidah, iqra’, tajwid, tahfizh, doa sehari-hari dan akhlak.

Untuk menafkahi keluarganya, Ustadz Wahyudin bekerja sebagai petani kelapa. Dari penghasilan profesi petani yang pas-pasan, ia kesulitan membangun rumah markas pengajian dengan anggaran 60 juta rupiah.

Guru Mengaji Aset Islam

Di mata warga Jajaway, Ustadz Wahyudin adalah sosok guru ngaji yang tulus berdakwah, bersahaja, sabar, penuh tanggung jawab, memiliki jiwa sosial dan kepedulian yang tinggi terhadap dakwah.

Bambang Wahyu, Kepala Dusun Jajaway, memuji kegigihan dakwah Ustadz Wahyudin di kampungnya.

“Selain aktif sebagai DKM Al-Ikhlas, Uwa Uyu juga mengajar anak-anak Kampung Jajaway. Bahkan rumahnya dijadikan tempat mengaji anak-anak di kampung ini,” ujar Bambang.

Oleh karena itu, ia mendukung program IDC untuk membangun kembali rumah Ustadz Wahyudin yang ambruk pasca banjir.

“Saya sebagai kepala Dusun, sangat berharap sekali kepada para relawan IDC, untuk segera membangunkan rumah Bapak Wahyudin agar aktivitas keseharian beliau tidak terganggu dan anak-anak di sekitar sini bisa kembali mengaji,” pintanya.

Ayo Bantu Bangun Rumah Pengajian Ustadz Wahyudin

Beban musibah yang menimpa Ustadz Wahyudin dan para santrinya adalah beban kita juga. Karena persaudaraan setiap Muslim ibarat satu tubuh. Jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh lainnya otomatis terganggu karena merasakan kesakitan juga.

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ، مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى.

“Perumpamaan kaum mukminin dalam cinta-mencintai, sayang-menyayangi dan bahu-membahu, seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit, maka seluruh anggota tubuhnya yang lain ikut merasakan sakit juga, dengan tidak bisa tidur dan demam” (Muttafaq ‘Alaih).

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُنْيَا نَفَّسَ الله عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَومَ القِيَامَةِ و مَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ الله عَلَيهِ في الدُنيَا و الأَخِرَةٍ و مَن سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ الله في الدُنيَا و الأَخِرَةٍ و الله في عَونِ العَبْدِ ما كان العَبْدُ في عَونِ أَخِيهِ

“Barangsiapa menghilangkan kesulitan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan melepaskan kesulitannya pada hari kiamat. Barangsiapa memudahkan orang yang tengah dilanda kesulitan, maka Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Dan Allah senantiasa membantu seorang hamba selama hamba tersebut senantiasa membantu saudaranya…” (HR Muslim).

Seberapa pun infaq yang diberikan untuk membangun rumah taklim Ustadz Wahyudin, semoga para donatur akan mendapat pahala 700 kali lipat (Al-Baqarah 261), diganjar dengan 700 onta pada hari kiamat (HR Muslim no 1892), dan membuka peluang masuk surga dari pintu sedekah (HR Bukhari no 1897 & Muslim no 1027).

Semoga dari setiap aktivitas dakwah dan majelis ilmu di rumah tersebut, pahalanya selalu mengalir kepada para donatur, sepadan dengan pahala orang yang mengajarkan ilmu yang didapat.

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR Muslim no. 1893).

Bunga-bunga kasih kepedulian kaum Muslimin sangat dibutuhkan untuk membantu pembangunan rumah dan majelis taklim Ustadz Wahyudin. Rumah ini sangat dibutuhkan warga setempat, agar kelak tumbuh menjadi generasi dakwah Islam.

 

Donasi program Bedah Rumah Ustadz Korban Banjir bisa disalurkan ke rekening IDC:

  1. Bank Muamalat, No.Rek: 34.7000.3005 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  2. Bank BNI Syariah, No.Rek: 293.985.605 a.n: Infaq Dakwah Center.
  3. Bank Mandiri Syari’ah (BSM), No.Rek: 7050.888.422 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  4. Bank Bukopin Syariah, No.Rek: 880.218.4108 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  5. Bank BTN Syariah, No.Rek: 712.307.1539 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  6. Bank Mega Syariah, No.Rek: 1000.154.176 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  7. Bank Mandiri, No.Rek: 156.000.728.7289 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  8. Bank BRI, No.Rek: 0139.0100.1736.302 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  9. Bank CIMB Niaga, No.Rek: 80011.6699.300 a.n Yayasan Infak Dakwah Center.
  10. Bank BCA, No.Rek: 631.0230.497 a.n Budi Haryanto (Bendahara IDC).

CATATAN:

  • Demi kedisiplinan amanah dan untuk memudahkan penyaluran agar tidak bercampur dengan program lainnya, tambahkan nominal Rp 8.000 (delapan ribu rupiah). Misalnya: Rp 1.008.000,- Rp 508.000,- Rp 208.000,- Rp 108.000,- 58.000,- dan seterusnya.
  • Laporan penyaluran dana akan disampaikan secara online di: www.infaqDakwahCenter.com.
  • VIDEO:https://youtu.be/TzplNgrBtcI
  • INFO: 08122.700020.