PURBALINGGA, (Panjimas.com) – Lebih dari 100 pedagang dalam jaringan (daring) dari berbagai wilayah di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, mengikuti “Festival Bakul Online” yang digelar Muslimah Entrepreneur (ME) Purbalingga.

“Kegiatan ini baru pertama kali digelar oleh ME Purbalingga yang baru berusia sekitar satu tahun dan rencananya akan menjadi kegiatan tahunan,” kata Ketua ME Purbalingga Nurani Lutfi di sela festival yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Goentoer Darjono, Purbalingga, Ahad (28/10). Demikian dilansir republika.

Menurut dia, pihaknya menyediakan 106 gerai bagi pedagang daring namun dalam praktiknya, jumlah peserta yang mengikuti festival melebihi tempat yang disediakan.

Lebih lanjut, dia mengatakan festival tersebut digelar dalam rangka memperkenalkan ME kepada khalayak luas karena kegiatan penjualan yang dilakukan komunitas tersebut berbasis grup “Whatsapp”.

“Oleh karena itu, kami mengusung tema ‘online’ dalam penyelenggaraan festival ini,” katanya.

Menurut dia, peserta festival terdiri atas pedagang fesyen, aksesori, jasa, dan sebagainya. “Khusus untuk kuliner, ada 43 gerai,” jelasnya.

Kendati ME memiliki program untuk mendukung “Bela Beli Purbalingga” dan “Bela Beli Produk Muslim”, dia mengatakan peserta “Festival Bakul Online” tidak hanya berasal dari Purbalingga juga dari Purwokerto.

Selain untuk memunculkan para pelaku usaha berbasis daring dan transaksi jual beli, kata dia, festival tersebut juga diisi dengan kegiatan sosial rohani berupa donor darah yang melibatkan peserta maupun pengunjung.

“Jumlah pengunjungnya di luar ekspektasi. Mungkin karena kegiatannya digelar pada hari Minggu dan lokasinya di GOR Goentoer Darjono, jadinya ramai dikunjungi masyarakat,” katanya. [RN]