MAKASSAR, (Panjimas.com) – Bertempat di Gedung Al-Bayan, Kampus Utama Hidayatullah Makassar, Kompleks BTP Blok M No 26 Kel. Tamalanrea, Muslimah Center  bekerja sama Muslimah Hidayatullah (MUSHIDA), Komunitas Pencinta Keluarga (KIPIK), Ummi Community For Lansia Bahagia ( UC4LB) gelar Talkshow membangun keluarga tangguh Tolak RUU P-KS.

Sebanyak 100 Orang peserta dari komunitas muslimah, lembaga dan simpatisan Muslimah Hidayatullah memadati aula lantai gedung Al Bayan.

Menghadirkan dua pembicara nasional muslimah  yaitu Dr.Sabriati Azis,M.Pd (Ketua Jaringan Aliansi Cinta Keluarga Indonesia ) dan Ustadzah Harisa Tipa abidin,S.Pd.I (Ketua Muslimah Wahdah Islamiyah Pusat).

“Membangun ketahanan keluarga adalah wujud nyata dari keyakinan kita dalam menjaga diri dan keluarga kita dari api neraka. Masyarakat indonesia ke depan bisa dilihat atau diprediksi dengan kondisi keluarga saat ini. Karena institusi keluarga  adalah bagian terbesar dalam pembangunan bangsa olehnya peraturan perundangan di Indonesia hanya tidak boleh hanya mengatur keluarga secara parsial, sehingga gambaran utuh mengenai ketahanan keluarga tidak muncul sebagai prioritas pembangunan,” ungkap Ustadzah Harisa dalam pemaparan materinya.

Adapun Ibu Sabriati menekankan dua tanggung jawab besar para ibu hari ini yaitu Tanggung jawab untuk mencerahkan masyarakat tentang parenting Islami dan Mengkritisi hal –hal yang mengancam keluarga, dan RUU P-KS adalah hal yang perlu untuk disikapi secara tegas.

Kegiatan itu diakhiri dengan melalukan penandatangan Petisi Tolak RUU P-KS sebagai wujud ketidak setujuan dan sikap nyata dari seluruh peserta yang hadir terhadap penolakan terhadap Rancangan Undang Undang P-KS. [ES]