SURAKARTA (Panjimas.com) – Tak banyak yang tahu, Ranu Muda selain berprofesi sebagai wartawan, ternyata ia juga duduk sebagai anggota Komisi Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Surakarta. Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Jawa Tengah, Ustadz Aris Munandar Al-Fattah.

“Ranu yang saya kenal adalah sosok pribadi Muslim yang taat beragama, memiliki dedikasi dan komitmen untuk memperjuangkan serta membela agamanya dengan baik,” kata Ustadz Aris Munandar kepada Panjimas.com, pada Jum’at (24/12/2016).

Ustadz Aris Munandar yang juga pengurus MUI Surakarta mengungkapkan, Ranu yang malang melintang sebagai penulis dan mendirikan beberapa media, memiliki peran besar untuk menjangkau berbagai pihak dan elemen kaum Muslimin.

“Dengan peranannya di dunia kewartawanannya ini, maka oleh Majelis Ulama Indonesia di Surakarta ini, dia ditunjuk sebagai salah satu anggota Komisi Ukhuwah yang dengan ini diharapkan bisa mepererat dan membangun hubungan baik di antara sesama Ormas dan elemen Islam di Solo Raya ini,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Ustadz Aris Munandar mendesak aparat kepolisian yang telah menahan Ranu agar bertindak arif dan bijaksanya dalam menyikapi kasus ini. Berikut ini pernyataan lengkap Ustadz Aris Munandar Al-Fattah dan sekelumit dokumentasi aktivitas Ranu Muda Adi Nugroho. [AW]