PANJIMAS.COM –  Bagi umat Islam, kedudukan Natal sudah jelas dan tegas sesuai dengan fatwa MUI tanggal 1 Jumadil Awal 1401 H (7 Maret 1981 M) tentang haramnya Perayaan Natal Bersama yang masih berlaku sampai sekarang. Berdasarkan Al-Qur`an surat Al-Hujurat 13, Luqman 15, Mumtahanah 8 Al-Kafirun 1-6, Al Baqarah 42, 282, Maryam 30-32; Al-Ma’idah 72-73, 75, 116-118, At-Taubah 30, dan hadits Nabi dari Nukman bin Basyir, umat Islam haram mencampuradukkan akidah dan ibadah dengan doktrin agama lain. Termasuk perayaan Natal Kristiani yang mengadopsi ritual agama kafir.

Terhadap kemungkaran dan bahaya pemurtadan iman yang dilancarkan oleh para misionaris radikal, Yayasan IDC menerbitkan buku Misteri Natal dan Ketuhanan Yesus yang ditulis Ustadz Masyhud SM, pengurus LDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan pakar kristologi nasional. Buku ini sebagai upaya nahi munkar (mencegah kemungkaran), sekaligus reaksi untuk merespon gerakan kristenisasi berkedok Islam yang dilakukan oleh para misionaris dan penginjil radikal.

HADIRILAH!

Bedah Buku Misteri Natal dan Ketuhanan Yesus
(Menangkal Propaganda Natal Berkedok Islam)

Pembicara:
Ustadz Insan (Wencelclaus) LS Mokoginta
(Muallaf Mantan Katolik / Pakar Kristologi)

Hari/Tanggal:
Selasa, 25 Desember 2018

Waktu:
Ba’da Shalat Shubuh
(Pukul 05.00 WIB)

Tempat:
Masjid Jami’ Al-Ukhuwah
Jalan Palem Merah Raya No.1, Palem Semi, Karawaci, Tangerang, Banten 15810

GRATIS BUKU MISTERI NATAL & KETUHANAN YESUS