WONOGIRI (Panjimas.com) – Komunitas Pecinta Sedekah (KPS) tidak hanya tebar hewan qurban tapi juga membangun Masjid Al Amin dusun Ngluweng, Tawang Harjo, Giriwoyo, Wonogiri, Ahad (3/9/2017).

Sriyanto, Kepala desa Tawangharjo dalam sambutannya mengatakan bahwa kedatangan KPS dari berbagai elemen membuat semangat dakwah di wilayahnya. Lima tahun terakhir gerakan misionaris mulai dihadang dengan kegiatan Islami yang dia motori mengkoordinasi takmir Masjid se Tawang Harjo.

“Atas nama tuan rumah minta maaf karena tidak sempurna dalam menerima tamu dari Solo. Kegiatan ini tadi sudah berjalan mulai sembelih hewan qurban dan nanti dilanjut untuk pembangunan Masjid dengan peletajan batu pertama,” katanya.

Dia berharap sinergi dakwah tersebut tidak berhenti. Untuk itu, dia menginginkan adanya perpustakaan Islami sebagai penggiat minat baca anak dan guru pengajar Taman Pendidikan Al Quran (TPA).

“Saya pengin berkesinambungan setelah ini semua. Salah satu yang ingin saya sampaikan saya pingin adanya perpustakaan Islami. Pembangunan tidak sebatas fisik Masjid saja tetapi yang masuk Masjid juga perlu dibangun dengan keilmuan,” harap dia.

Sementara itu, Ustadz Ardian Syah dai muda Solo, mewakili KPS menyampaikan bahwa untuk melanjutkan dakwah, pihaknya akan menerjunkan “Program Dai Berwibawa” yakni memberi dan membawa.

“Saya hanya ingin ta’aruf, sesungguhnya kita bersaudara seiman. Kalau hari ini kita panas, orang yang bertaqwa itu berjuang demi saudara seiman maka diakhirat nanti panas tidak terasa,” ungkapnya.

Ustadz Adrian melanjutkan bahwa aktifitasnya hanya semata mencari ridha Allah. Setiap orang yang bertaqwa yang berkeyakinan membantu saudaranya maka akan Allah mudahkan urusannya.

“Ketika kita memberi hanya ingin mencari ridho Allah, maka Allah akan ikut campur dalam urusan orang itu. Maka kami punya tim Dai Berwibawa, memberi dan membawa dengan bersinergi bahkan yang berat dan mahal akan menjadi ringan dan murah,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khalsum, pengurus Joglo Arrohmah menyerahkan bantuan pertama uang pembelian semen dan keramik lantai untuk rencana Masjid yang memiliki luas 80 meter persegi.

Sujadi, Ketua Takmir Masjid se Tawang Harjo mengungkapkan bahwa di wilayah Tawang Harjo tidak mempersoalkan aliran keagaman. Ukhuwah Islamiyah yang ditekankan untuk membangun umat.

“Terima kasih sekali pembangunan ini, untuk urusan kita baru mendengar ini pecinta sedekah. Yang menggembirakan kami ini ilmu baru insyaAllah kita akan menirunya program pecinta sedekah,” ujarnya. [SY]