• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Abdurrahman bin Auf, Saudagar Berjuluk Si Tangan Emas

12 Feb 2017
in Nasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
Abdurrahman bin Auf, Saudagar Berjuluk Si Tangan Emas
0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PANJIMAS.COM – Abdurrahman bin Auf Radhiyallahu ‘anhu, dikenal sebagai shahabat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam yang hartawan dan dermawan.

Benar, ia seorang saudagar besar penuh teladan. Berasal dari Bani Zuhrah, Abdurrahman dilahirkan 10 tahun setelah Tahun Gajah. Dalam generasi shahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, kita mengenal istilah Assabiqunal awwalun, yakni kelompok shahabat yang masuk Islam di urutan awal. Dan Abdurrahman termasuk seorang di antaranya. Ia mengikrarkan diri sebagai Muslim tepat dua hari setelah Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu ‘anhu, sebelum Baitul Arqam menjadi pusat tarbiyah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

Sebelum masuk Islam, Abdurrahman bin Auf dikenal dengan nama Abdu Amr Nama  Abdurrahman bin Auf baru diberikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam setelah dirinya masuk Islam.

Selain termasuk Assabiqunal awwalun, Abdurrahman bin Auf  termasuk pula dalam barisan sepuluh shahabat pilihan yang dikabarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam akan masuk surga. Ia juga termasuk satu dari enam orang sahabat yang bermusyawarah dalam pemilihan khalifah setelah Umar bin Khaththab. Dan di masa Rasulullah masih hidup, ia dimuliakan dengan diserahi amanah sebagai mufti di Madinah.

Seperti halnya shahabat yang lain, Abdurrahman bin Auf tidak luput dari tekanan bahkan penganiayaan oleh kaum musyrikin Quraisy. Ia termasuk salah satu shahabat yang berhijrah ke Habasyah. Lalu setelah Rasulullah dan para shahabat diperintah oleh Allah Ta’ala agar berhijrah ke Yatsrib (kemudian dinamai Madinah), Abdurrahman menjadi pelopornya. Demi menyelamatkan iman, ia rela meninggalkan harta benda miliknya.

Setibanya kaum Muslimin Makkah di Yatsrib, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam mempersaudarakan mereka (yang disebut Muhajirin) dengan Anshar (penduduk asli Yatsrib). Abdurrahman bin Auf dipersaudarakan dengan Sa’ad bin Rabi al-Anshari. Seperti halnya Abdurrahman, Sa’ad adalah seorang saudagar kaya. Dirinya bertulus hati ingin memberi bantuan materi saudara barunya yang datang dari jauh. Tapi Abdurrahman menolak. Ia hanya memohon agar ditunjukkan letak pasar di kota itu. Dengan senang hati Sa’ad menunjukkannya.

Setelah mengetahui lokasi pasar, Abdurrahman bin Auf segera memulai pekerjaan yang memang menjadi keahliannya, berdagang. Berkat ketekunan dan kedekatannya dengan Allah Ta’ala, usahanya tumbuh pesat. Belum berapa lama nenjalankan bisnis di daerah yang baru, ia telah berhasil mengumpulkan harta yang lumayan banyak. Suatu hari pria ini datang menemui Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dan berkata, “Saya ingin menikah, ya Rasulullah.”

“Apa mahar yang akan kau berikan pada calon istrimu?” tanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

“Emas seberat biji kurma,” jawabnya.

Nabi saw bersabda, “Laksanakanlah walimah walau hanya dengan menyembelih seekor kambing. Semoga Allah Ta’ala memberkahi pernikahan dan hartamu.”

Emas seberat biji kurma sungguh bukan barang yang murah dan dimiliki siapa saja. Namun Abdurrahman telah memilikinya.

Setelah menikah, kehidupan Abdurrahman bin Auf bertambah sejahtera. Usahanya terus berkembang dan jadilah ia seorang saudagar kaya raya. Ibarat menemukan sebongkah batu, di bawahnya terdapat emas dan perak. Begitu besar berkah yang Allah karuniakan kepadanya, sehingga dirinya mendapat julukan ‘Shahabat Bertangan Emas’.

Meski bergelimang harta, namun Abdurrahman bin Auf tidak lantas cinta kepada dunia. Imannya mengatakan bahwa harta benda dunia hanya fatamorgana. Ia adalah cobaan bagi manusia. Maka, pada saat Perang Badar, dirinya turut terjun ke medan jihad fi sabilillah. Tak hanya hartanya yang diinfakkan, tangannya pun turut memegang senjata dan berhasil menewaskan musuh-musuh Allah, di medan laga. Umar bin Utsman bin Ka’ab at-Taimy salah satunya.

Tak hanya sekali saja. Di Perang Uhud, Abdurrahman ‘Si Tangan Emas’ tetap tak mau ketinggalan mengangkat senjata. Bahkan di saat banyak shahabat yang pergi meninggalkan medan tempur, dirinya tetap bertahan di sisi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam

Sebagai seorang hartawan, Abdurrahman bin Auf merupakan shahabat andalan dalam menginfakkan harta. Untuk membiayai Perang Tabuk, ia menyerahkan dua ratus uqiyah emas. Bahkan dirinya sampai tak menyisakan uang belanja untuk keluarganya. Mengetahui hal itu, Umar bin Khaththab melapor kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dengan berbisik, “Sepertinya Abdurrahman berdosa karena tidak meninggalkan uang belanja sedikit pun untuk keluarganya.”

Rasulullah lantas menanyai Abdurrahman, “Apakah engkau meninggalkan uang belanja untuk istrimu?”

“Ya,” jawabnya, “aku tinggalkan untuk mereka lebih banyak dan lebih baik daripada yang kusumbangkan.”

“Berapa?” tanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

“Sebanyak rezeki, kebaikan, dan pahala yang Allah janjikan,” jawabnya mantab.

Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam wafat, Abdurrahman bin Auf tetap istiqamah menjadi penyokong dana perjuangan Islam. Bahkan ia memeroleh kemuliaan mengemban amanah menjaga kesejahteraan Ummahatul Mukminin (istri-istri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam). Tugasnya ialah memenuhi segala kebutuhan materi dan mengadakan pengawalan setiap mereka pergi.

Demikian besar andil Abdurrahman bin Auf dalam perjuangan penegakan Islam di bumi, khususnya dengan harta bendanya. Hal ini patut menjadi pelajaran untuk Muslimin saat ini. Jangan sampai harta benda menjadi alat setan untuk menipu kita. Karena sejatinya gemerlap dunia hanya kepalsuan belaka.

Seperti dikatakan oleh Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu di saat Abdurrahman wafat, “Engkau telah mendapatkan kasih sayang Allah dan berhasil menundukkan kepalsuan dunia. Semoga Allah selalu merahmatimu.” Abdurrahman bin Auf, Si Tangan Emas, wafat pada 652 M dalam usia 72 tahun. Wallahu a’lam. [IB]

Tags: Abdurrahman bin AufAssabiqunal AwwalunheadlinesrasulullahsaudagarShahabatsi tangan emas
ShareTweetSend
Previous Post

GNPF: Umat Islam Ingin Damai, Tidak Mau Dibenturkan dengan Pemerintah

Next Post

Habib Rizieq: Ulama dan Umat Islam Bukan Musuh Negara, Dirangkul Bukan Dipukul!

Next Post
Habib Rizieq: Ulama dan Umat Islam Bukan Musuh Negara, Dirangkul Bukan Dipukul!

Habib Rizieq: Ulama dan Umat Islam Bukan Musuh Negara, Dirangkul Bukan Dipukul!

Jangan Mau Dipecah Belah, Imam Besar FPI Minta Umat Islam Menahan Diri

Jangan Mau Dipecah Belah, Imam Besar FPI Minta Umat Islam Menahan Diri

Habib Rizieq: “Saya Sudah Kenyang Difitnah, Jangan Ada Hukum yang Direkayasa”

Habib Rizieq: “Saya Sudah Kenyang Difitnah, Jangan Ada Hukum yang Direkayasa”

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Abdurrahman bin Auf, Saudagar Berjuluk Si Tangan Emas

Abdurrahman bin Auf, Saudagar Berjuluk Si Tangan Emas

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Inilah Kisah-kisah Keji & Tak Senonoh yang Melecehkan para Nabi dalam Kitab Suci Kristen

Inilah Kisah-kisah Keji & Tak Senonoh yang Melecehkan para Nabi dalam Kitab Suci Kristen

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.