SUKOHARJO, (Panjimas.com) – Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) menggelar Diklat (Pendidikan dan Latihan) VIII anggota baru di Gedung Islamic Center, Pabelan, Sukoharjo, Ahad (7/1/2018).

Sekitar 21 anggota baru LUIS diajarkan materi kelaskaran dan penegak amar makruf nahi mungkar (amanar). Humas LUIS, Endro Sudarsono mengatakan total peserta pembekalan Diklat VIII LUIS sebanyak 50 an orang termasuk anggota lama.

“Kita sampaikan akhlak perjuangan sesuai syariah. Kita butuh bekal niat ikhlas karena Allah dan ilmu. Penegak amanar harus memiliki ilmu yang baik dengan syariah maupun hukum positif. Sebab gerak kita akan bersinergi dengan aparat maupun birokrat yang terkait kemaksiatan khususnya pekat,” kata Endro, Ahad (7/1/2018).

Kegiatan Diklat tersebut juga diajarkan kegiatan fisik seperti lari sprint, roling, push up dan sit up. Konsep ini memang berlaku bagi anggota LUIS sejak awal. Kata Endro hal ini sangat dibutuhkan sebagai seorang Laskar penegak Islam.

Turut memberikan materi tokoh Majelis Mujahidin, Ustadz Irfan S Awwas dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Solo, Ustadz Subari. Endro mengapresiasi MUI Solo yang ikut mensukseskan Diklat VIII anggota baru LUIS.

“Kita harapkan MUI tetap menjalin silaturrahmi dengan LUIS. Karena bagaimanapun lahirnya LUIS juga dari MUI Solo yang berkomitmen dalam amar makruf nahi munkar,” pungkasnya. [SY]