• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home INSPIRASI

Filosofi Peci Batik Jogokariyan 

1 Mar 2021
in INSPIRASI, Nasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Filosofi Peci Batik Jogokariyan 
0
SHARES
204
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

YOGYAKARTA (Panjimas.com)  – Tak kenal maka tak sayang. Kalimat ini cukup sebagai pembuka untuk mengulas sebuah atribut kaum muslimin yaitu penutup kepala yang bernama peci atau kopyah.

Kali ini bukan peci biasanya yang berbentuk bulat, berwarna putih polos atau sedikit motif atau berbentuk songkok yang seringkali dikenakan para petinggi negara seperti Bung Karno. Namun sebuah peci batik Jogokariyan yang fenomenal yang dikenakan oleh artis hijrah, pejabat Kepolisian, Tentara, Menteri Sandiaga Uno, Prabowo, Ustadz Abdul Somad dan banyak lagi yang ikut mengenakan sekaligus mengendorse peci ini.

Namun peci batik yang diluncurkan Masjid Jogokariyan ini mengandung makna sejarah yang dalam.

Ustadz Muhammad Jazir ASP tokoh penting di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta menjelaskan filosofinya bahwa ternyata peci tersebut meniru atau mengadopsi sorban yang dikenakan oleh abdi dalem ulama kraton Yogyakarta yang disebut abdi dalem Suronoto.

“Suro itu berani, noto itu raja. Jadi dalam konsep kerajaan kesultanan Jogja itu yang berani terhadap raja artinya yang bisa mengatur para raja itu adalah para ulama. Jumlahnya ada 12 orang sehingga disebut abdi dalem Haji Selusin, karena ikat kepalanya putih, sorbannya putih maka disebut abdi dalem pamethakan,” terang Ustadz Jazir kepada Panjimas.com, Sabtu (27/2/2021).

Menurut Ustadz Jazir, abdi dalem Suronoto kala itu bertugas mengontrol raja, memberikan nasehat, meluruskan, bahkan menegur. Perannya sebagai ulama harus berani kepada raja yang melakukan kesalahan. Oleh karena itu dinamakan Suronoto.

Bahkan ada sebuah kampung di Jogja yang bernama Suronatan, kampung tempat tinggalnya para abdi dalem ulama Suronoto.

Semangat itulah yang ingin dibangkitkan lagi di Masjid Jogokariyan. Tetapi tidak lagi putih karena Jogokariyan sendiri adalah kampung pembatik, maka dari itu diambilah motif batik. Namun pesan pemantik semangatnya tetep harus Suronoto.

“Jadi kita harapkan kalau sudah pake peci ini kalau ada Noto atau raja atau penguasa yang salah dan menyimpang kita harus berani meluruskan, berani mengingatkan, berani menegur. Jadi jangan pakai peci ini kalau ada kedzoliman diam saja, kesalahan raja diam saja, jadi kita harapkan rakyat itu dengan memakai peci ini sebagai gerakan kultural harus berani menegur, meluruskan, mengingatkan dari langkah-langkah penguasa yang salah,” tutur Ustadz Jazir.

Peci batik Jogokariyan itu sendiri telah dirintisnya sekitar tahun 2003 yang mana ketika itu banyak pergolakan politik dan terjadinya aksi-aksi demo umat di masa Gus Dur.

Ditambah konflik Ambon yang tengah berkecamuk dan lain sebagainya yang disikapi dengan congkak oleh penguasa. Maka Masjid Jogokariyan yang dipimpin oleh Ustadz Jazir merespon dengan membuat gerakan membangun keberanian untuk meluruskan pemimpin yang keliru. Sebagaimana yang dilakukan oleh adbi dalem ulama Suronoto. Maka diluncurkannya peci batik Jogokariyan.

Peci batik Jogokariyan selain diharapkan menjadi pengingat sejarah yang mendorong kecintaan dan semangat perjuangan pada hari ini, juga memiliki nilai ekonomis yang menjadi sarana mengembangkan dan mensejahterakan jama’ah dan masyarakat sekitar. Bahkan produknya kini tak hanya tersebar di dalam negeri, namun telah menembus pasar internasional. Salah satunya ekspor ke Malaysia sampai 10 kontainer.

“Jadi orang tertarik bukan sekedar karena pecinya, tapi ruh ideologisnya. Di dalam itu Suronoto keberaniannya untuk menegur raja-raja yang salah itu intinya,” jelasnya.

Dari hasil penjualan peci batik Jogokariyan, para pengrajin menyerahkan 5% dari penjualannya masuk ke kas Masjid. Yang tentunya semakin laris, maka masjid semakin mendapat pemasukan lebih banyak.

“Sebenarnya itulah fungsi masjid untuk membangkitkan ekonomi masyarakat, ini masyarakat bekerja punya penghasilan, masjid dapat bagiannya, masjid dengan jejaring jama’ahnya menciptakan pasarnya,” pungkas Ustadz Jazir yang juga mengenakan baju batik khas Jogokariyan.

Tags: headlinesjogokariyanpecipeci batikpeci batik jogokaryansuronatanustadz jazir asp
ShareTweetSend
Previous Post

Jihad Ekonomi di Tengah Pandemi: Muhammadiyah Rungkut Launching Toko Muh

Next Post

Tolak Izin Investasi Miras dan Desak Wapres Bicara

Next Post
Wakil Ketum MUI : Bangsa Ini Telah Kehilangan Arah Dan Pedomannya

Tolak Izin Investasi Miras dan Desak Wapres Bicara

PBNU Ikut Tidak Setuju Miras Masuk Daftar Investasi

PBNU Ikut Tidak Setuju Miras Masuk Daftar Investasi

Gerakan Wakaf Diluncurkan Dan Miras Dilegalkan, Majelis Mujahidin : Mengindikasikan Karakter Dan Sikap Munafik

Gerakan Wakaf Diluncurkan Dan Miras Dilegalkan, Majelis Mujahidin : Mengindikasikan Karakter Dan Sikap Munafik

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Filosofi Peci Batik Jogokariyan 

Filosofi Peci Batik Jogokariyan 

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.