• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Bu Diana, Mualaf yang Terjerat Hutang Rentenir Hingga Ratusan Juta

16 May 2014
in Nasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
Bu Diana, Mualaf yang Terjerat Hutang Rentenir Hingga Ratusan Juta
20
SHARES
64
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bekasi (Panjimas.com) Di sebuah perumahan Griya Timur daerah Bekasi, ia kini tinggal. Tinggal di sebuah rumah yang notabenenya adalah milik sendiri, bagi sebagian orang, kehidupan seperti ini dibilang sudah mapan dan nyaman.
Namun, tidak begitu halnya dengan Ibu Diana, seorang wanita yang harus selalu merasakan ketakutan dan ketidak tenangan, karena tiap hari , dia harus berhadapan dengan banyak rentenir. Bu Diana menceritakan tak kurang dari 21 rentenir , ia kini punya hutang. Dan ia harus menghadapinya seorang diri.

Kisah Bu Diana terjerat rentenir berawal ketika beliau pisah (cerai) dengan suaminya beberapa tahun silam. Sejak saat itu pula, mau tidak mau, ia harus berjuang untuk tetap bertahan hidup.

Akhirnya ia meminjam uang kepada salah seorang lintah darat yang tempat tinggalnya tidak jauh dari rumahnya. Ia berharap dengan uang pinjaman sedikit itu yaitu sekitar 6 juta, ia bisa memulai usaha kecil-kecilan.

Usaha warung berjalan, namun tiap bulan , Bu Diana harus membayar bunga pinjaman sebesar 1,2 juta. Padahal keuntungan warung tidak seberapa. Belum lagi , untuk makan dan keperluan lainnya.

Sekitar 3 tahun, ia rutin membayar bunga, dan belum lunas juga. Total yang ia sudah keluarkan 43 juta. Padahal hutang pokoknya hanya 6 juta rupiah. Pada suatu ketika ia terlambat membayar bunga pinjaman,enam bulan ia menunggak, ia selalu ditagih, didesak bahkan tak jarang kata-kata kasar dan ancaman harus ia terima.

Dalam keadaan seperti itu, wanita ini berusaha untuk tetap menguatkan diri , namun sekuat-kuatnya wanita, pasti ada titik dimana ia merasakan jatuh mental juga . Ia ke sana kemari mencari pinjaman. Akhirnya ia menemukan seseorang yang bisa memberikannya pinjaman 10 juta . Tapi syaratnya tiap bulan ia harus membayar bunga sebesar 2 juta rupiah. Tidak berpikir banyak dan panjang lagi,karena sudah tidak enak ditagih terus , akhirnya beliau menyanggupi permintaan salah seorang temannya yang sama-sama mengajar di sebuah SMA, kebetulan Bu Diana juga bekerja sebagai guru bantu disitu.
Uang 10 juta yang diterima, sebagian besar digunakan untuk membayar hutang kepada pihak peminjam pertama tadi. Sisanya ia gunakan untuk mencukupi kebutuhan.

Ketenangan batin, yang ia idamkan setelah melunasi tunggakn bunga, tidak berjalan lama, kini ia punya tanggungan untuk membayar hutang pokok beserta bunganya kepada 2 orang. Padahal penghasilannya bahkan untuk mencukupi kebutuhan tiap harinya saja susah.

Ia berpikir keras, agar ia selalu bisa membayar rutin hutangnya. Tiap bulan tak kurang dari 3,2 juta ia harus keluarkan dari dompetnya untuk membayar hutang tersebut. Akhirnya lewat seorang tetangganya ia di kenalkan kepada rentenir yang bekerja di sebuah koperasi palsu.

Gali lubang tutup lubang, begitulah pekerjaan rutin Bu Diana, untuk menenangkan batinnya. Menutup satu tempat lewat tempat yang lain. Awalnya ia terjerat 1 rentenir dan pada saat berita ini ditulis ia sudah terjerat sekitar 21 rentenir. Hutang di tiap rentenir jutaan rupiah. Bukannya tenang bahkan ia hampir gila karenanya.

“ Awalnya saya berharap bisa tenang, tapi yang terjadi malah sebaliknya mas. Saya bahkan hampir gila. Tidur, makan saja tidak nyaman karena kepikiran dengan hutang terus,”ungkap Bu Diana ketika interview dengan Panjimas.com, 16/5/2014.
Sudah tidak asing lagi bahwa para rentenir yang beroperasi dibalik wadah koperasi simpan –pinjam abal-abal ini memiliki trik-trik khusus untuk menjerat para korban. Terutama yang menjadi korban adalah ibu-ibu rumah tangga. Hampir semuanya meminjam tanpa sepengetahuan suami. Selain itu mereka memiliki suatu sistem permainan angka, dimana hutang yang awalnya kecil bisa membengkak luar biasa. Bahkan mereka sering mengancam bila setorannya macet.

Dalam keadaan kebingungan tanpa arah dan sandaran seperti ini, ia selalu bermunajat kepada Allah . Ia berdo’a agar Allah memberikan jalan keluar baginya.

Pernah juga ia ditawari, keluarganya siap melunasi semua hutangnya. Namun dengan syarat ia harus kembali ke agama awalnya, yaitu Nashrani. Namun Bu Diana menolak. Ia tidak mau kembali kepada agamanya yang dulu. Keyakinannya terhadap islam sudah final. Meski dari semenjak menjadi mualaf tahun 1996, ia belum mendapatkan tarbiyah intens dan terkontrol. Bahkan untuk sholat saja, ia belajar dari anaknya.

Ia tidak pernah lelah untuk terus berdoa, dan di saat kebimbangan seperti ini, Allah menunjukkan hidayah, Allah tuntun wanita ini datang ke kantor Gerakan Anti Rentenir (GAR).

Akhirnya, wanita yang berusia 46 tahun ini sudah taubat dari muamalah ribawi.Dan beliau tidak mau lagi untuk membayar bunga-bunga yang haram itu dari semua pinjamannya. Di dampingi GAR, ia kini sedang dalam penyelesaian pelunasan hutang pokoknya saja. Bahkan di depan rumahnya kini dipasang banner GAR, bertuliskan “Rumah ini dalam pengawasan GAR”. Dimaksudkan agar tidak lagi para rentenir itu mengganggu.

Bu Diana, sekarang bisa menjadi sedikit tenang, karena tidak ada lagi kata-kata kasar yang ia harus dengar, tidak ada lagi ancaman. Dan hutang yang wajib ia bayarkan tak sebesar dulu lagi. Yang lebih ia syukuri adalah ia merasakan indahnya persaudaraan sesama muslim. Orang yang tidak kenal sekalipun, karena aqidahnya sama, mereka bersedia membantu. Tanpa pamrih dan imbalan jasa sekalipun.Hanya mengharap pahala dan balasan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.(zidan)

 

 

Tags: headlines
Share20TweetSend
Previous Post

Hadits-Hadits Shahih, Lemah, dan Palsu Tentang Waktu Berbekam

Next Post

Liputan Shalat Jum’at dari Masjid Abu Hurairah Raqqa

Next Post
Liputan Shalat Jum’at dari Masjid Abu Hurairah Raqqa

Liputan Shalat Jum'at dari Masjid Abu Hurairah Raqqa

Densus 88 Tangkap Tiga Orang di Klaten

Korban Salah Tangkap Densus 88, Warga Jebres Solo Disekap dan Disiksa

Sabar dan Teguh, Pelajaran dari Hamraul Asad

Sabar dan Teguh, Pelajaran dari Hamraul Asad

  • Latest
  • Popular
Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

18 Jul 2026
Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

21 Oct 2026
Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

20 Oct 2026
Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

20 Oct 2026
Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

20 Oct 2026
Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

20 Oct 2026
Tiga Tahun 7 Oktober, Sukamta Ingatkan Dunia Jangan Memotong Sejarah Palestina

Kutuk Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Waka Komisi I DPR Minta KBRI Terus Pantau Kondisi WNI

20 Oct 2026
Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

20 Oct 2026
Bu Diana, Mualaf yang Terjerat Hutang Rentenir Hingga Ratusan Juta

Bu Diana, Mualaf yang Terjerat Hutang Rentenir Hingga Ratusan Juta

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Khutbah Jum’at; Keutamaan Tauhid dan Bahaya Syirik

Khutbah Jum’at; Keutamaan Tauhid dan Bahaya Syirik

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.