• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

HRW Desak Rezim Myanmar Buka Akses Bagi Pemantau Independen dan Wartawan

23 Nov 2016
in Internasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
HRW Desak Rezim Myanmar Buka Akses Bagi Pemantau Independen dan Wartawan
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

YANGON, (Panjimas.com) – Kelompok hak asasi internasional, Human Rights Watch (HRW) pada hari Kamis (17/11) mendesak pemerintah Myanmar untuk segera mengizinkan para pemantau independen dan wartawan untuk memverifikasi laporan terkait pemusnahan massal dan pelanggaran hak-hak lainnya terhadap Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine, dilansir Anadolu.

Surat kabar “Myawaddy” yang dikelola pihak militer Myanmar mengklaim bahwa serangan-serangan pembakaran massal di desa-desa Muslim Rohingya di Rakhine yang kini berada di bawah kontrol militer Myanmar, merupakan ulah sepihak warga desa-desa Muslim Rohingya untuk membangkitkan simpati global, sementara kelompok Muslim Rohingya mengatakan bahwa pembakaran dan penghancuran massal merupakan taktik militer Myanmar untuk menghapus desa Muslim Rohingya dan kemudian membelokkan opini dengan menyalahkan mereka.

Pada hari Kamis (17/11) pekan lalu, LSM yang berbasis di New York, Amerika Serikat itu, Human Rights Watch (HRW) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pemerintah Myanmar harus memberikan para pengamat hak asasi manusia dan wartawan independen akses secara cepat dan tak terbatas ke daerah tersebut, dan pihak berwenang juga telah mengkonfirmasibanyaknya kerusakan properti.

Sebuah tim inspeksi militer mengklaim pada Rabu (16/11) bahwa 185 bangunan dibakar di 4 desa Muslim Rohingya di Maungdaw, sementara menurut laporan HRW pada tanggal 13 November yang memanfaatkan citra satelit berhasil mengidentifikasi 430 bangunan hancur di daerah itu.

HRW mengidentifikasi total sebanyak 430 bangunan hancur di 3 desa Muslim di kabupaten Maungdaw utara, berdasarkan analisis citra satelit beresolusi tinggi yang tercatat dipotret pada pagi hari tanggal 22 Oktober, 3 November, dan 10 November 2016. Dari jumlah ini, sebanyak 85 bangunan hancur di desa Pyaung Pyit (Ngar Sar Kyu), sementara 245 bangunan hancur di desa Kyet Yoe Pyin, dan 100 bangunan lainnya juga hancur di desa Wa Peik (Kyee Kan Pyin).

Melihat tanda-tanda kerusakan di setiap desa Muslim Rohingya di Maungdaw itu, sangat konsisten diakibatkan oleh api, termasuk keberadaan bekas luka bakar besar dan hancurnya pohon-pohon yang menaunginya. Karena tutupan pepohonan lebat, sangat mungkin bahwa jumlah sebenarnya dari bangunan-bangunan yang hancur lebih tinggi.

“Konfirmasi Pemerintah Burma [Myanmar] terkait meluasnya kerusakan akibat kebakaran di  negara bagian Rakhine, seharusnya dengan menawarkan diizinkannya akses media sebagai langkah untuk mendapatkan kebenaran tentang apa yang terjadi,” tandas Direktur HRW Asia, Brad Adams.

“Tapi ini terlau lama, dan sudah terlambat … akses cepat dan tanpa hambatan ke daerah yang terkena dampak untuk penyelidikan independen oleh media dan organisasi hak asasi manusia sangatlah penting.”, pungkasnya

Pada hari Rabu (16/11), Shwe Maung, seorang Muslim Rohingya mantan anggota Parlemen Myanmar, menggambarkan bahwa laporan media pemerintah itu “konyol”, Ia pun menambahkan bahwa “taktik” semacam itu telah lama digunakan oleh militer di Maungdaw sebelumnya.

“Ini bukan berarti hal itu aneh, karena warga desa Muslim Rohingya juga disalahkan ketika tentara dan polisi membakar rumah-rumah di desa Du Chi Yar Tan,” jelasnya, Maung mengacu pada sebuah kejadian pada bulan Januari 2014 di mana 48 Muslim Rohingya dilaporkan tewas.

“Pemerintah harus menyelidiki apa yang terjadi di Maungdaw, bukannya menyalahkan korban lagi dan lagi.”

Tuduhan itu mencerminkan kampanye di mana kedua pihak, Muslim Rohingya dan militer Myanmar mencoba untuk saling menyalahkan.

Sejak kelompok bersenjata melancarkan serangan fatal pada stasiun polisi di bagian barat bulan lalu di Myanamr, pemerintah mengatakan bahwa sedikitnya 86 orang, 17 tentara dan 69 Rohingya, diduga “penyerang” (di antara mereka terdapat 2 perempuan) – telah tewas di Rakhine.

kelompok Rohingya, bagaimanapun, mengklaim bahwa jumlah nyawa yang melayang dalam pekan terakhir saja mencapai 150 warga sipil.

Pemerintah mengatakan bahwa tentara Myanmar telah menangkap lagi 30 Muslim Rohingya, sehingga jumlah keseluruhan yang ditahan sebanyak 278 jiwa, karena dituduh sepihak bersiap-siap untuk menyerang pasukan pemerintah selama operasi pembersihan militer berlangsung.

Belum ada verifikasi independen atas penangkapan atau serangan, karena akses ke daerah tersebut di dekat perbatasan Bangladesh berada di bawah kontrol militer Myanmar sejak serangan terhadap kantor polisi pada 9 Oktober

Pada hari Rabu (16/11), Mayor Jenderal. Soe Naing Oo mengatakan dalam konferensi pers di ibukota Nay Pyi Taw, bahwa hal itu sulit untuk memastikan keamanan dan keselamatan saat wilayah yang bersangkutan telah dinyatakan sebagai zona operasi militer dan pasukan “seringkali disergap”.

“Para penyerang tidak berseragam dan pasukan militer tidak bisa benar-benar mengatakan di mana kamp-kamp dari para penyerang itu berasal,” demikian menurut laporan surat kabar pemerintah, mengutip laporan “The Mirror”. [IZ]

 

Tags: headlinesIslam DilecehkanLanggar HAMMuslim Myanmarmuslim Rohingya
ShareTweetSend
Previous Post

ISESCO Kecam Keras RUU Anti-Adzan Israel, “Pelanggaran Terhadap DUHAM PBB”

Next Post

Mantan Anggota Parlemen Myanmar, Sebut Militer Lakukan Taktik Pembelokan Opini

Next Post
Darurat Muslim Rohingya! Pemerintah Buddha Myanmar Bentuk Ratusan Milisi Kafir di Rakhine

Mantan Anggota Parlemen Myanmar, Sebut Militer Lakukan Taktik Pembelokan Opini

Kekerasan di Myanmar Paksa Ratusan Muslim Rohingya Melarikan Diri ke Bangladesh

Kekerasan di Myanmar Paksa Ratusan Muslim Rohingya Melarikan Diri ke Bangladesh

Citra Satelit Tunjukkan 820 Bangunan Hancur di 5 Desa Muslim Rohingya di Rakhine

Citra Satelit Tunjukkan 820 Bangunan Hancur di 5 Desa Muslim Rohingya di Rakhine

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
HRW Desak Rezim Myanmar Buka Akses Bagi Pemantau Independen dan Wartawan

HRW Desak Rezim Myanmar Buka Akses Bagi Pemantau Independen dan Wartawan

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.