SURAKARTA (Panjimas.com) – Sebuah mega proyek pembangunan kawasan religi agama Kristen telah mulai dibangun di pinggiran Kota Solo. Tepatnya di daerah Desa Plesungan dan Desa Karangturi, Kecamatan Gondangrejo, Jawa Tengah.
Berdasarkan data yang dikumpulkan redaksi Panjimas, nama proyek ini adalah Holly Land Experience Indonesia. Proyek pembangunan ini sudah mencapai 60 persen diatas lahan seluas 47 hektar.
Pembangunan ini sontak mendapat berbagai reaksi dari masyarakat. Terutama di kawasan yang mayoritas warganya beragama Islam. Warga kemudian membentuk Forum Umat Islam Gondangrejo Bersatu untuk menolak pembangunan wisata religi Kristen tersebut.
Sementara itu dari informasi yang dikumpulkan redaksi Panjimas, koordinator pembangunan Holly Land yang bernama Novi Hartono menjelaskan bawah proyek Holly Land bukan tempat peribadatan tetapi hanya untuk wisata religi.
Novi juga menambahkan bahwa Proyek Holly Land Experience ini adalah miniatur atau replika dari dari Kota Yerusalem, dimana akan dibangun berbagai miniatur tempat peribadatan di komplek ini.
Di dalam komplek Holly Land ini akan ada berbagai bangunan-bangunan yang diantaranya adalah:
a. Gereja Segala Bangsa (Church of All Nations)
b. Gereja Pernikahan (Wedding Church)
c. Tempat Ornamen Doa Pater Noster (Menunjukkan doa dalam berbagai bahasa)
d. Loteng Yerusalem
e. Gereja Saint Peter
f. Souvenir
g. Yardenit – Toilet
h. Tempat Kelahiran Yesus
i. Padang Gembala
j. Bukit Golgota
k. Chapel of Ascension – Gedung Kenaikan Yesus
l. Pos Jaga
m. Church of Transfiguration
n. Gereja Elijah
o. Church of Primacy (Gereja Utama)
p. Kapernaum (Capernaum)
q. Teater Roma
r. Museum
s. Restoran
t. Goa Doa
u. Lingkungan Kuburan Yesus
Proyek besar Holly Land Experience ini adalah garapan dari Yayasan Keluarga Anugerah Surakarta.
Di dalam komplek Holly Land saat ini apabila kita masuki, akan terlihat sejumlah lorong, ruangan-ruangan kecil serta ukiran-ukiran di tembok dalam bahasa Ibrani.





















