• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Menteri Turki Tegaskan, “Genosida Sekarang Berlangsung di Aleppo! Mirip dengan Srebrenica di Yugoslavia”

18 Dec 2016
in Internasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
Menteri Turki Tegaskan, “Genosida Sekarang Berlangsung di Aleppo! Mirip dengan Srebrenica di Yugoslavia”
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERLIN, (Panjimas.com) – “Insiden genosida sekarang berlangsung di Aleppo Timur”, ujar Menteri Turki untuk Urusan Uni Eropa Omer Celik pada hari Kamis (15/12).

Saat berbicara dengan para wartawan Turki dan Jerman di Berlin, menyusul pembicaraan resminya, Omer Celik menyatakan keprihatinan serius dan mendalam pemerintahan Turki atas serangan-serangan yang menargetkan warga sipil di Aleppo Timur, setelah pasukan rezim Assad dan sekutunya memasuki daerah [Aleppo] yang sebelumnya berada di bawah kendali kelompok oposisi itu.

“Sayangnya, penduduk di Aleppo kini menghadapi genosida besar di depan mata seluruh dunia dan lembaga-lembaga modern,” pungkasnya.

Menteri Turki itu mengkritik kekuatan dunia [Negara-Negara Barat, Rusia, China] karena gagal mencegah pertumpahan darah lebih lanjut di Aleppo Timur, lebih lanjut Celik mengatakan bahwa “situasi saat ini mirip dengan yang pernah terjadi di tahun 1995, ketika dunia gagal menghentikan genosida Srebrenica di bekas Yugoslavia.”

“Pembantaian-pembantaian seperti ini, di depan mata dunia dan lembaga-lembaga modern adalah aib,” tegasnya,

Omer Celik mendesak upaya-upaya internasional yang lebih kuat untuk menghentikan pembantaian massal di Aleppo Timur.

Kekerasan meningkat di kota pekan ini, ketika pasukan rezim Assad dan milisi-milisi Syiah yang didukung Iran maju ke wilayah Aleppo timur yang dikendalikan kubu oposisi, pasukan Assad dan milisinya telah melakukan operasi pengepungan selama 5 bulan dan pengeboman udara terus-menerus.

Dikutip dari Anadolu Agency, terdapat sekitar 80.000 warga sipil diyakini telah terperangkap di daerah-daerah di Aleppo Timur.

Celik mengatakan upaya Turki baru-baru ini untuk membuka koridor kemanusiaan di Aleppo sebagai akses jalan keluar yang aman bagi penduduk sipil yang terjebak di sana telah terhalang oleh serangan pasukan rezim Assad dan sekutunya, meskipun add kesepakatan gencatan senjata antara pihak-pihak yang bertikai, pada Rabu (14/12).

Rezim Syiah Nushairiyah yang saat ini disokong Rusia dan Iran, telah meningkatkan serangan-serangan militernya dalam beberapa bulan terakhir, dengan tujuan membangun kembali kontrol atas bagian-bagian dari Aleppo, yang berhasil dibebaskan 4 tahun lalu oleh kelompok-kelompok oposisi bersenjata.

Perkembangan terbaru di Aleppo, tentara rezim Suriah, yang didukung oleh pasukan Rusia dan Iran, telah merebut kota Aleppo yang sebelumnya dikuasai kubu oposisi selama 4 tahun lamanya.

Diperkirakan 100.000 penduduk Aleppo kini tetap dikepung oleh rezim Assad dan milisi-milisi sekutunya, ratusan ribu penduduk Aleppo Timur dikepung hanya dalam area seluas 8,6 kilometer persegi.

Sementara, Stasiun televisi France 24 baru-baru ini mengutip PBB, bahwa di Aleppo timur saja masih terdapat sekitar 50.000 penduduk sipil yang dikepung pasukan rezim Assad dan milisi-milisi sekutunya.

Sebagian besar dari mereka telah menghadapi situasi memburuknya pasokan makanan dan kekurangan air, terutama sejak awal bulan Desember, ketika rezim Assad menguasai Distrik Bab al-Nairab Aleppo. Untuk diketahui, Distrik Bab al-Nairab merupakan pusat tangki pasokan air utama di Aleppo.

Selama 27 hari terakhir, sebanyak 990 warga sipil telah tewas di Aleppo timur karena serangan-serangan oleh rezim Assad dan milisi-milisi sekutunya, kata sumber-sumber lokal di Aleppo.

Saat ini, semua Rumah Sakit dan fasilitas medis berhenti beroperasi karena serangan terus dilancarkan pasukan Assad, sementara itu pembelajaran di sekolah-sekolah juga terganggu.

 

Milisi Syiah Halangi Warga Tinggalkan Aleppo

Meskipun pernyataan Rusia pekan lalu bahwa rezim Assad akan menghentikan serangan di Aleppo timur agar dapat memungkinkan warga sipil untuk meninggalkan kota yang terkepung, namun milisi Syiah berafiliasi dengan rezim Iran menghalang-halangi warga sipil untuk keluar menyelamatkan diri dari Aleppo , demikian menurut sumber-sumber lokal.

“milisi-milisi dari [Lebanon] Hizbullah dan milisi Al-Nujaba [Irak] mencegah warga sipil meninggalkan kota [Aleppo],” kata seorang sumber lokal yang berbicara dalam secara anonim.

Menurut Ahmed Hammami, seorang Komandan lapangan pasukan oposisi, milisi Syiah mengarahkan warga sipil untuk mengosongkan zona tempur di Aleppo ke daerah-daerah di dekatnya.

“Ribuan keluarga baru-baru ini diarahkan menuju lingkungan Ansari, area [Aleppo] yang dikontrol milisi [asing],” imbuhnya.

“Kami takut pembantaian bisa dilakukan di lingkungan ini dan dalam kasus-kasus serupa,” kata Hammami.

Dikutip dari Anadolu, Ismail Abdullah, seorang penduduk Aleppo, mengatakan melalui internet bahwa penduduk kota [Aleppo] tidak dapat menemukan air untuk minum atau makanan untuk dimakan, sedangkan sumber daya listrik atau lainnya telah dihentikan operasinya, bulan yang lalu”.[

Sejak awal 2011, Suriah telah menjadi medan pertempuran, ketika rezim Assad menumpas aksi protes pro-demokrasi dengan keganasan tak terduga — aksi protes itu 2011 itu adalah bagian dari rentetan peristiwa pemberontakan “Musim Semi Arab” [Arab Spring].

Sejak saat itu, lebih dari seperempat juta orang telah tewas dan lebih dari 10 juta penduduk Suriah terpaksa mengungsi, menurut laporan PBB.

Sementara itu Lembaga Pusat Penelitian Kebijakan Suriah (Syrian Center for Policy Research, SCPR) menyebutkan bahwa total korban tewas akibat konflik lima tahun di Suriah lebih mencapai angka dari 470.000 jiwa. [IZ]

 

 

Tags: AleppogenosidaheadlinesMenteri Turki
ShareTweetSend
Previous Post

Ustadz Andri Kurniawan: Kita Sedang Hidup dengan Fitnah Akhir Zaman

Next Post

Jenderal Iran Dilaporkan Tewas di Palmyra, Suriah

Next Post
Jenderal Iran Dilaporkan Tewas di Palmyra, Suriah

Jenderal Iran Dilaporkan Tewas di Palmyra, Suriah

Pria Kejam Penikam Muslim di New York, Akhirnya Dijatuhi Hukuman 20 Tahun Penjara

Pria Kejam Penikam Muslim di New York, Akhirnya Dijatuhi Hukuman 20 Tahun Penjara

Ustadz Andri Kurniawan: Simposium PKI Merupakan Testcase dari Kader Komunis

Berikut Ini Lima Prinsip Membangun Kekuatan Umat

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Menteri Turki Tegaskan, “Genosida Sekarang Berlangsung di Aleppo! Mirip dengan Srebrenica di Yugoslavia”

Menteri Turki Tegaskan, “Genosida Sekarang Berlangsung di Aleppo! Mirip dengan Srebrenica di Yugoslavia”

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.