Konspirasi

PKI VI: Lolos dan Menjadi Tikus Hutan

PKI VI: Lolos dan Menjadi Tikus Hutan

(Panjimas.com) – Aku beruntung, karena kesigapanku, tidak tertangkap pasukan Siliwangi. Aku berhasil lari bersama keluargaku. Meski telah menjadi buronan, pasukan Siliwangi tidak pernah bisa menangkapku. Aku memang telah lama dilatih oleh pimpinan PKI dalam metode lari dan bersembunyi. Untuk menangkap[Read More…]

PKI V: Pasukan Siliwangi Menggagalkan Kekejian Mulyanto

PKI V: Pasukan Siliwangi Menggagalkan Kekejian Mulyanto

(Panjimas.com) – Belum lama aku menikmati kemenangan dan hampir jadi Bupati, ternyata ada serangan dari tentara Indonesia pimpinan Soekarno. Beberapa hari sesudah pesta itu, ternyata ada pasukan Siliwangi yang sampai ke Pohrendeng untuk menangkap semua anggota FDR yang ada di[Read More…]

PKI IV: Jasad-jasad Polisi Dimasukkan ke dalam Jamban

PKI IV: Jasad-jasad Polisi Dimasukkan ke dalam Jamban

(Panjimas.com) – Aku betul-betul bisa menari dan berpesta pada 18 September 1948 itu. Tepat di hari saat Kamerad Muso menggumumkan Republik Soviet Indonesia, aku dan anak buahku menyerang markas kepolisian distrik Ngawen (Blora). Sebanyak 24 anggota polisi kusekap. Tujuh polisi[Read More…]

PKI III: Susah Disembelih, Abu Umar Dimasukkan Langsung ke dalam Sumur

PKI III: Susah Disembelih, Abu Umar Dimasukkan Langsung ke dalam Sumur

(Panjimas.com) – Celakanya, hal aneh terjadi pada Abu Umar. Meskipun telah kucoba kusembelih berkali-kali, tetapi ternyata golok yang digunakan tidak mempan, dia ternyata punya ilmu kanuragan kebal tubuh. Dari pada kami pusing, akhirnya Abu Umar langsung kumasukkan ke dalam sumur,[Read More…]

PKI II: Menculik Semua Tokoh Kunci Blora

PKI II: Menculik Semua Tokoh Kunci Blora

(Panjimas.com) – Saat semua penduduk sudah sembunyi, aku dan anak buahku berhasil menculik Abu Umar, Mr. Iskandar, dr. Susanto, Gunandar, dan Oetoro. Dari Blora, kubawa mereka ke dusun Pohrendeng dengan menggunakan mobil. Dua dari lima orang yang kutangkap, adalah pejabat[Read More…]

PKI I: Jamban adalah Kuburan Kalian!

PKI I: Jamban adalah Kuburan Kalian!

(Panjimas.com) – Ambisiku untuk menjadi Bupati Blora, sudah ada di depan mata. Jalan di depanku begitu lempang, tanpa aral, dan bermandikan cahaya. Aku tak perlu mengendap seperti tikus masuk gorong-gorong lagi dalam memperjuangkan komunisme di masyarakat luas. Sudah pasti, penghujung[Read More…]

Waspada! Munarman Ungkap Rencana Kuffar Menuju Pematangan Konflik Berbasis Etnis dan Agama

Waspada! Munarman Ungkap Rencana Kuffar Menuju Pematangan Konflik Berbasis Etnis dan Agama

JAKARTA (Panjimas.com) – Umat Islam dunia, khususnya Indonesia sebagai dengan jumlah Muslim terbesar, agaknya harus waspada dan mempersiapkan diri. Pasalnya, ada rencana makar yang bisa mencapai eskalasi cukup luas, dengan perencanaan matang yang tengah disusun oleh musuh-musuh Islam. Hal itu[Read More…]

Pasca Pemberontakan G-30S/PKI, Gereja Menangguk Untung, Eks PKI Masuk Kristen

Pasca Pemberontakan G-30S/PKI, Gereja Menangguk Untung, Eks PKI Masuk Kristen

JAKARTA (Panjimas.com) – Robert Crib Dalam tulisannya pada Buku ‘The Indonesia Killing: Pembantaian PKI di Jawa dan Bali 1965-1966‘ yang diterbitkan Matabangsa tahun 2000 menulis begini ketika membahas fenomena terjadinya gelombang perpindahan agama usai Pemberontakan PKI 1965. Pada halaman 73-75  buku[Read More…]

[VIDEO] Buya Taufiq Ismail Ungkap Sejarah Berdarah Komunis

[VIDEO] Buya Taufiq Ismail Ungkap Sejarah Berdarah Komunis

BEKASI (Panjimas.com) – Ideologi komunis, disinyalir bangkit kembali. Di negeri ini, komunis menyisakan penglaman pahit dan menjadi bahaya laten. Diawali dua orang pemuda, Karl Marx dan Frederick Engels, dalam tulisannya berjudul Manifesto Komunis, ideologi tersebut kemudian berkembang menjadi ideologi yang[Read More…]

Surat Bung Hata: Sumpah Pemuda Indonesia Keturunan Arab dan Bedanya dengan Keturunan Cina

Surat Bung Hata: Sumpah Pemuda Indonesia Keturunan Arab dan Bedanya dengan Keturunan Cina

PANJIMAS.COM – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Al-Habib Muhammad Rizieq bin Husain Syihab mempublikasikan sebuah catatan dari Bapak Proklamasi Republik Indonesia, Muhammad Hatta, pada Selasa (9/8/2016). Dalam catatan yang diunggah Habibrizieq.com, situs resmi milik Imam Besar FPI itu, dikemukakan[Read More…]