• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home CITIZENS

Peluang Emas Gubernur Independen Muslim DKI Jakarta

16 Sep 2015
in CITIZENS, Suara Pembaca
Reading Time: 4 mins read
A A
Peluang Emas Gubernur Independen Muslim DKI Jakarta
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(Panjimas.com) – Dua tahun ke depan Jakarta akan kembali diramaikan dengan Pilkada Langsung Gubernur dan Wakil Gubernur. Dalam sejarah perebutan kursi kekuasaan, umat Islam sebagai mayoritas belum mampu mengkonsolidasikan kekuatan untuk menuju integrasi ukhuwah Islamiyyah dan penerapan syariat Islam. Untuk itu, Pilkada Jakarta tahun 2017 harus dimunculkan calon yang memperjuangkan nilai-nilai syariat Islam guna mensyariahkan Jakarta dalam rangka menuju NKRI bersyariah. Bukan hal yang mustahil, jika kursi Gubernur tahun 2017 akan mengantarkan kepada kursi Presiden RI, sebagaimana yang dilakukan oleh Jokowi. Oleh karenanya, seorang calon Gubernur Jakarta adalah harus dari umat Islam dan diusung oleh aliansi Ormas-Ormas Islam, alim ulama, habaib dan tokoh Islam. Seorang kandidat Gubernur versi umat Islam tentu harus memiliki sejumlah kriteria dan persyaratan yang memadai, khususnya kemampuannya dalam mengejawantahkan proyek perubahan (project charter) pembangunan DKI Jakarta yang bersyariah.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota Menjadi Undang-Undang, unsur calon independen kembali diperkenakan. Dengan persyaratan dukungan sekitar minimal 750.000 orang. Apabila kita melihat hasil Pilkada tahun 2012 yang lalu, perolehan suara dua pasang calon independen hanya sebesar 301.925 suara atau 6.96% dari jumlah total DPT 6.962.348. Adapun jumlah Golput sebanyak 2.555.207 (36,6%) pada Putaran Pertama, padahal perolehan suara pasangan Joko Widodo & Basuki T. Purnama hanya sebesar 1.847.157. Sumbangan suara kaum Golput, pada akhirnya telah mengantarkan pasangan Joko Widodo & Basuki T Purnama pada Putaran Kedua sebagai pemenang, dengan perolehan suara sebesar 2.472.130 (53,82%). Di sisi lain angka Golput sebesar 2.349.657 dan perolehan suara pasangan Fauzi Bowo & Nachrowi Ramli hanya sebesar 2.120.815 (46,18%). Beda tipis!, hanya 7.64%, atau sebanyak 351.315 pemilih. Ini artinya, kemenangan Joko Widodo & Basuki T. Purnama lebih disebabkan oleh ketidakpercayaan pemilih terdaftar – yang akhirnya menjadi Golput – terhadap semua calon Gubernur dan Wakil Gubernur, baik dari unsur Parpol maupun independen.

Berdasarkan data di atas, tidak ada jalan lain yang dapat mengantarkan Jakarta pada perubahan yang sangat mendasar yakni harus adanya alternatif pilihan bagi konstituen muslim, khususnya kaum Golput. Di sinilah diperlukan adanya keterpaduan para pimpinan Ormas-Ormas Islam, Alim Ulama, Habaib dan Tokoh Islam untuk bersatupadu memunculkan calon independen Gubenur dan Wakil Gubernur Muslim, sebagai pilihan umat Islam. Kekuatan umat Islam dimulai dan didahului oleh penguatan kelembagaan sebagai mesin pendorong yang mengarahkan konstituen muslim. Tanpa adanya kelembagaan ini, maka dapat diprediksi suara umat akan terpecah-pecah dan kemenangan ada pada calon yang tidak atau belum tentu mewakili kepentingan umat Islam. Penulis yakin dengan adanya kesamaan visi dan misi diantara para stakeholder dalam bentuk bersatunya komponen umat Islam melebur dalam suatu kelembagaan akan dapat menaikkan suara dan memenangkan Pilkada Gubernur Jakarta tahun 2017 yang akan datang. Kelembagaan dimaksud penulis namakan Majelis Tinggi DKI Jakarta Bersyariah.

Majelis Tinggi DKI Jakarta Bersyariah yang bersifat kolegial ini merumuskan kriteria dan persyaratan calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Dalam kegiatan administrasi operasionalnya Majelis Tinggi dibantu oleh Badan Pelaksana Harian (BPH) yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal. Melalui lembaga ini pula dibentuk Panitia Seleksi (Pansel) dan Tim Asesor/Penilai. Pansel berupaya menjaring sebanyak mungkin para calon untuk kemudian dilakukan penilaian oleh Tim Asesor yang terdiri dari para pakar independen sesuai dengan bidang keilmuannya untuk menilai dan memberikan rekomendasi beberapa calon (misalnya tiga pasang calon) kepada Majelis Tinggi. Selanjutnya, dipandang perlu untuk dilakukan konvensi umat melalui jajak pendapat guna melihat prosentase masing-masing calon yang akan diputuskan oleh Majelis Tinggi.

Kemudian, Majelis Tinggi mengundang masing-masing calon yang direkomendasikan oleh Tim Asesor/Penilai untuk memaparkan rencana strategis mewujudkan DKI Jakarat Bersyariah. Setelah itu, Majelis Tinggi bersidang guna menentukan calon tetap pilihan umat yang berhak maju dalam Pilkada tahun 2017. Calon terpilih dibebankan kewajiban menandatangani Akta Integritas yang memuat kewajiban pemenuhan amanat Majelis Tinggi sebagai Garis-Garis Besar Haluan DKI Jakarta Bersyariah. Apabila kemudian hari terjadi penyimpangan, maka proses impeachment diberlakuan. Modelnya bisa dalam bentuk penarikan dukungan, melaporkan kepada pihak yang berwajib (jika mengandung unsur pidana), kepada DPRD untuk proses pemakzulan, serta gugatan perdata karena wanprestasi. Yang tersebut terakhir mungkin dianggap aneh, apakah bisa perjanjian dalam Akta Integritas menjadi dasar pengajuan gugatan? Jawabannya adalah tidak ada ketentuan yang melarang untuk itu, sehingga asasnya adalah “kebolehan”, sepanjang memenuhi unsur Pasal 1320 (sepakat, cakap, suatu hal tertentu dan kausa yang halal) jo Pasal 1338 KUHPerdata (pacta sun servanda : perjanjian menjadi undang-undang bagi yang membuatnya). Semua tahapan, mulai dari tahap perekrutan hingga tahap keputusan selalu diketahui oleh umat, untuk itu peranan Masjid, Majelis Taklim, Media Islam, dan lain-lain sangat strategis untuk kegiatan sosialisasi dan sekaligus perubahan mindset pemilih muslim. Ketika, Gubernur dan Wakil Gubernur Muslim terpilih dan dilantik, keberadaan Majelis Tinggi tetaplah eksis. Bahkan lembaga ini menjadi semacam lembaga konsultatif, evaluasi, dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan tanggungjawab Gubernur.

Project Charter yang baik adalah realistis, terukur dan implementatif. Apa yang penulis sampaikan insya Allah mengandung tiga aspek tersebut. Harapan besar (Grand Strategy) adalah mewujudkan NKRI Bersyariah. Jadi pemenangan Pilkada DKI Jakarta bersifat sebagai entry point untuk menuju gagasan yang lebih utama, yakni menjadikan NKRI bersyariah, bebas dari maksiat, bebas dari aliran sesat, bebas dari KKN dan segala bentuk kemudharatan lainnya. Di sisi lain, Pemimpin Nasional Muslim haruslah visioner mengedepankan kemaslahatan, dengan mengupayakan ketersediaan berbagai kebutuhan rakyat. Pemimin Nasional Muslim harus mampu meningkatkan ekonomi (sektor rill) yang melibatkan dan mendayagunakan potensi rakyat. Begitupun peningkatan akses kesehatan, pendidikan dan akhlak, harus menjadi fokus utama.

Sebagai saran, jika Gubernur Muslim terpilih memimpin Jakarta, dalam masa pengabdian harus dapat membangun Universitas Jakarta Besyariah (UJB). Kaum dhuafa atau yang berada di level menengah ke bawah diberikan hak beasiswa. Para pengajar bisa diambil dari seluruh komponen umat yang sebenarnya banyak tersedia, baik itu dosen dan ustadz, lulusan dalam dan luar negeri maupun yang dari unsur Pondok Pesantren.

UJB ini diharapkan menjadi pilot project, seandainya sang Gubernur Muslim Jakarta meningkat posisinya menjadi orang nomor satu di republik ini, maka diharapkan Universitas Besryariah akan hadir di seluruh provinsi di Indonesia. Disinilah kekuatan sinergitas antara Alim Ulama, Zuama, dan Cendekiawan Muslim bersatupadu untuk meninggikan agama Allah, meningkatkan dan mendayagunakan potensi umat untuk kemaslahatan bangsa, negara dan Agama.

 

Oleh : DR. H. Abdul Chair Ramadhan, SH, MH, MM, Komisi Kumdang MUI Pusat & Ketua TAM-NKRI

Tags: Calon Independen MuslimGubernur DKIheadlinespilkada dki
ShareTweetSend
Previous Post

Komnas HAM Mendorong Negara Menjamin Hak Beribadat Warga Negara Terkait Beda Idul Adha

Next Post

Ahok Goblok ?!

Next Post
Ahok: Nanti di Lokalisasi Prostitusi Kita Pasang Plang Orang Suci Dilarang Masuk

Ahok Goblok ?!

Hati-hati, Beredar Kancing Baju dari Tulang Babi

Hati-hati, Beredar Kancing Baju dari Tulang Babi

Pemerintah Arab Saudi Beri Santunan 3,8 M bagi Korban Meninggal

Pemerintah Arab Saudi Beri Santunan 3,8 M bagi Korban Meninggal

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Peluang Emas Gubernur Independen Muslim DKI Jakarta

Peluang Emas Gubernur Independen Muslim DKI Jakarta

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.