• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home INSPIRASI

Abu Qotadah: Aku Berniat Meminang Bidadari dengan Berjalan Kaki

21 Aug 2014
in INSPIRASI, Salafus Shalih
Reading Time: 3 mins read
A A
Abu Qotadah: Aku Berniat Meminang Bidadari dengan Berjalan Kaki
0
SHARES
81
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PANJIMAS.COM – Dikisahkan oleh Abu Muhammad Abdullah bin Ahmad yang dikenal dengan sebutan Ibnu Jauhari di dalam kitab “Dzakhair al-Wa’idhin wa Sya’air adz-Dzakirin”, dia berkata “Abdul Wahid berkata, ‘Aku pernah keluar untuk mengikuti beberapa peperangan dan di suatu hari aku menyendiri tanpa seorang teman.

Tiba-tiba aku bertemu dengan seorang anak muda yang sedang mengerjakan shalat sementara tombaknya dia tancapkan dan di atasnya digantung mushaf al-Qur’an. Aku berhenti untuk melihat keadaan dirinya.

Kemudian kukatakan pada diriku sendiri, ‘Semoga aku dapat bertemu dan berkenalan dengan salah seorang waliyullah.’ Sehingga ketika pemuda tadi selesai mengerjakan shalat, aku mendekat dan aku uccapkan salam kepadanya serta kutanyakan, “Dari mana dan akan kemana engkau? Semoga Allah memberimu rahmat,” Si pemuda berkata, “Aku adalah penduduk kota Damaskus.”

Aku kembali bertanya, “Akan ke manakah tujuanmu?” Dia menjawab, “Aku telah memohon kepada Rabbku agar aku dinikahkan dengan bidadari dan aku saat ini akan bergabung dengan kaum muslimin untuk berperang, semoga Allah memberiku karunia syahid.” Aku kembali bertanya, “Siapakah namamu?” Dia pun menjawab , “ Namaku Ahmad, aku disebut dengan julukan Abu Qatadah.” Maka aku memintanya untuk berjalan bersama pasukan dengan menunggang untaku.

Ahmad menerima tawaranku akan tetapi tidak mau menaiki untaku. Kembali aku katakan kepadanya, “Alangkah lebih baiknya jika engkau bergabung bersama kami dengan menaiki unta daripada engkau harus berjalan tanpa alas kaki.” Tetapi pemuda itu menolak dengan berkata, “Aku telah berniat meminang bidadari dengan cara berjalan kaki.” Kemudian kami lanjutkan perjalanan sampai kami berjumpa dengan musuh. Dan segera kami turun ke medan pertempuran. Kami dengar panglima Islam memanggil, “Wahai pasukan Allah, naikilah kuda-kuda kalian dan bergembiralah dengan jannah Allah.”

Pemuda yang bernama Ahmad bangun dan berkata kepadaku, “Alaika as-salam semoga kita dapat berjumpa kembali,” dan langsung menyerang musuh. Dia terus menghantam musuh di kiri dan kanan dengan menggunakan pedangnya. Hingga seorang pasukan musyrikin melepaskan anak panah yang tepat mengenai tubuhnya, dan sesaat kemudian dia terjatuh.

Peperangan semakin sengit berlangsung antara dua pasukan, hamburan debu semakin meninggi. Pada saat peperangan berhanti, aku berujar kepada sahabatku, “Carilah pemuda yang bersama kita tadi,” mereka pun segera menyebar untuk mencari si pemuda. Dan akhirnya kami menemukannya telah tergeletak bersama tubuh-tubuh yang tak bernyawa, si pemuda sedang mengalami detik-detik akhir kehidupannya.

Para sahabatku membawa si pemuda ke hadapanku, kemudian aku letakkan kepalanya pada pangkuanku dan aku bersihkan debu yang menempel di wajahnya. Aku berkata, “Wahai sahabat, berbicaralah jika engkau mampu untuk mengucapkan kata-kata.” Dia membuka mata dan melihatku seraya berkata, “Bawalah baju, tongkat dan mushafku kemudian carilah rumahku. Jika engkau menemukan rumahku dan engkau berjumpa dengan seorang gadis kecil berumur lima tahun, maka sampaikan salamku kepadanya. Sesungguhnya gadis kecil itu adalah anak perempuan kesayanganku. Aku tidak memiliki sesuatu di dunia ini kecuali dia.” Begitu selesai mengucapkan kata-kata itu si pemuda menghembuskan nafas terakhirnya.

Pada saat peperangan telah berakhir, kami kembali menuju Damaskus. Setiba di Damaskus aku segera mencari rumah si pemuda. Ketika sampai di depan rumahnya, keluarlah seorang gadis kecil. Begitu melihatku dia kembali ke dalam rumah sambil berteriak, “ Wahai ibunda, bapak telah kembali dan datang bersamanya beberapa orang pasukan.” Kemudian keluarlah ibu bersama gadis kecil yang kembali berkata kepada ibunya, “Aku ingin melihat bapakku.” Mendengar ucapannya kami menangis dan tangisan kami semakin keras sehingga ibu itu bertanya, “Wahai saudara sekalian jika kalian datang dengan membawa kabar baik maka beritahukanlah kepada kami.”

Aku berkata, “Semoga Allah melipatgandakan pahala kalian melalui Abu Qatadah.” Wanita tersebut menangis mendengar ucapanku seraya berkata, “Semoga rahmat Allah tercurah kepada Abu Qatadah.” Lalu kami berikan kepada mereka berdua Jubah yang terpecik darah milik Abu Qatadah. Si gadis kecil berbicara kepada ibunya, “Wahai ibunda, apakah ini darah ayahku?” kemudian ia menangis dan memekik serta keluarlah ruh dari tubuh gadis kecil itu.

Kisah yang sangat mengharukan sekaligus memberikan inspirasi bagi setiap orang tua. Ia akan memberikan sesuatu apapun kepada anaknya sesuatu yang terbaik dalam hidupnya. Tanpa terkecuali barang-barang mewah yang biasa diberikan orang tua kepada anaknya. Abu qotadah memberikan kita pelajaran berharga, bahwa hadiah yang terbaik untuk keluarga (anak dan istri adalah syahid di jalan Allah SWT). Tak lebih dari itu yang dapat memberikan syafa’at nantinya di yaumil kiamah (hari akhirat).

Pengharapan anak akan bertemu ayah tercinta begitu besar dirasa sang anak. Ayah dan Ibu merupakan ‘tokoh’ yang tak ada gantinya dalam kehidupan. Menjadi panutan (tauladan) anak dalam meniru tingkah laku. Kisah Abu Qotadah ini mengajarkan kita mengenai cita-cita keluarga terhadap kehidupan yang sesungguhnya. [Miftahul Jannah]

Tags: abu qotadahanakbidadaridarahheadlinesistrijalan kakijubahmewariskanperangsuci
ShareTweetSend
Previous Post

Inilah Democrazy, Hasil Pemilu di Negara Maju Amerika Seekor Anjing Terpilih jadi Walikota

Next Post

Militer Irak & Milisi Syiah Tangkapi Imam Masjid Sunni di Amiriya

Next Post
Militer Irak & Milisi Syiah Tangkapi Imam Masjid Sunni di Amiriya

Militer Irak & Milisi Syiah Tangkapi Imam Masjid Sunni di Amiriya

Daulah Islamiyyah Tawan Dua Tentara AS

Daulah Islamiyyah Tawan Dua Tentara AS

AS Masukkan Majelis Syuro Mujahidin fi Aknafi Baitil Maqdis dalam Daftar Teroris

AS Masukkan Majelis Syuro Mujahidin fi Aknafi Baitil Maqdis dalam Daftar Teroris

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Abu Qotadah: Aku Berniat Meminang Bidadari dengan Berjalan Kaki

Abu Qotadah: Aku Berniat Meminang Bidadari dengan Berjalan Kaki

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.