• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home INSPIRASI

Berguru kepada Uwais al-Qarni (Bagian Terakhir)

19 Sep 2017
in INSPIRASI, Salafus Shalih
Reading Time: 3 mins read
A A
Ibnu Jarir ath-Thabari, Sejarawan dan Ahli Tafsir yang Menolak Jabatan
0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(Panjimas.com) – Mari mengenang kembali siapa Uwais al-Qarni radhiyallahu ‘anhu. Adalah lelaki miskin yang berpenyakit kusta, yang mencari penghidupan sebagai penggembala. Dikisahkan bahwa dirinya hidup berdua dengan ibunda tercinta. Saat ia dewasa, ibundanya mulai renta dan menderita lumpuh serta buta. Uwais sangat sayang dan berbakti kepadanya.

Bukti betapa besar bakti Uwais kepada ibunda ditunjukkan dengan pemenuhan permintaan Sang Ibu yang dilakukan dengan cara hampir tak masuk logika: menggendongnya dari Yaman sampai Baitullah untuk beribadah haji.

Uwais al-Qarni yang tak kagum dengan gemerlap dunia sedikit pun, sangat mengagumi sosok Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam yang hanya ia dengar melalui cerita. Kekaguman mendalam itu sampai menggerakkan kakinya menempuh perjalanan Yaman-Makkah dengan harus meninggalkan ibundanya sendirian di rumah.

Seorang miskin yang tak bermartabat di masyarakat, bahkan sering jadi olok-olokan, tapi menjadi sosok yang sangat dirindukan oleh dua tokoh terdepan kaum Muslim: Umar bin Khatthab dan Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhuma. Kedua pemuka itu ingin sekali bertemu Uwais dan harus menunggu beberapa tahun lamanya. Mereka hanya ingin minta doanya sebagaimana pernah diwasiatkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam. Sungguh istimewa… Istimewanya lagi, lelaki tak berharta itu tak mau menerima harta Baitul Maal karena tanpa melalui tetesan keringatnya.

Begitulah gambaran singkat seorang Uwais al-Qarni radhiyallahu ‘anhu seperti sudah kita beberkan pada keempat edisi lalu.

Selanjutnya, Uwais al-Qarni tetap menetap di tanah tumpah darahnya Yaman hingga wafat. Penulis tak mendapati keterangan apakah ia sempat berkeluarga atau tidak, dan kapan tepatnya dirinya wafat. Keterangan yang penulis temukan hanya menyebut bahwa lelaki Yaman itu wafat beberapa tahun setelah perjalanannya ke Makkah bersama kafilah dagang.

Fenomena luar biasa terjadi sesaat setelah ajalnya tiba. Waktu itu peristiwa tak masuk akal disaksikan oleh penduduk sekitar. Seorang Uwais al-Qarni yang tersembunyi dan tak dikenal didatangi banyak sekali petakziyah yang entah dari mana asalnya. Mereka orang-orang asing yang tak dikenal oleh penduduk lokal.

Tidak saja sekadar datang, orang-orang itu berebut ingin memandikan jenazah Uwais. Saat dibawa ke pembaringan, di sana sudah banyak orang bersiap memakaikan kain kafan. Demikian pun saat dishalatkan, banyak sekali jama’ahnya. Jelang pemberangkatan ke makam, mereka berebutan memikul keranda. Sesampai di makam, tampak banyak orang berkumpul di sana dan liang lahat sudah tuntas dibuat.

Peristiwa pengurusan jenazah Uwais al-Qarni benar-benar menggemparkan masyarakat Yaman. Mereka bertanya-tanya, siapa sebenarnya lelaki itu? Sebagian orang mengenalnya hanya sebagai seorang penggembala yang miskin, tapi mengapa banyak sekali petakziyah datang, siapa yang mengabarkan kematiannya? Sangat wajar penduduk sekitar terheran-heran.

Tapi kita tak perlu heran. Yang kita perlukan adalah pelajaran. Kita sudah tahu profil pribadi Uwais al-Qarni radhiyallahu ‘anhu yang memang sangat mencengangkan. Sepintas sederhana, tapi coba kita berkaca. Bagaimana jiwa mulia lelaki miskin itu dibanding kita? Dalam iklim kehidupan yang penuh fitnah syahwat seperti ini, bisakah kita mencapai akal budi sedikit saja di bawahnya?

Bagaimana dengan popularitas, apakah kita sudah zuhud terhadapnya? Bukankah masih ada rasa bangga bila foto kita di restoran terkenal disaksikan banyak orang di media sosial?

Bagaimana dengan bakti kepada orang tua? Apakah bicara dengan nada tinggi ke orang tua saat merasa kesal masih kita anggap biasa? Apalagi dengan ibu. Setelah istri hamil, penulis baru tahu betapa sejak dalam kandungan, seorang anak sudah “menyiksa” ibunya. Pusing, sakit perut, muntah-muntah, lemas karena makanan keluar lagi tak lama usai ditelan. Begitulah derita ibu hamil muda. Belum saat melahirkan harus bertaruh nyawa, belum setelah lahir selama beberapa tahun harus menyentuh kotorannya. Lalu bila si anak sudah tumbuh baligh dan bisa berfikir dewasa, apakah masih tega membuat ibu menderita?

Bagaimana dengan harta? Uwais al-Qarni yang dalam kondisi pas-pasan saja tidak mau menerima harta halal yang bukan hasil tetesan keringatnya. Lalu apakah Anda yang sudah berpenghasilan besar, demi bisa membeli produk mewah bermerek terkenal, tega mencuri uang rakyat jelata yang hidup serba seadanya?

Sungguh, Uwais al-Qarni radhiyallahu ‘anhu adalah guru besar umat manusia. Dari kisahnya, terkandung pesan-pesan moral yang sangat menyentuh relung jiwa orang-orang yang mau menggunakan hati dan akalnya. Pantas saja bila Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam menyebutnya “penduduk langit”, dan yang mentakziyahinya adalah para malaikat. Wallahu a’lam. [IB]

Tags: Sahabat Rasulullah
ShareTweetSend
Previous Post

Aduuh, Panasnyaaaa…

Next Post

Ribuan Rakyat Afrika Selatan Gelar Aksi Bela Rohingya di Kedutaan Myanmar, Pretoria

Next Post
Ribuan Rakyat Afrika Selatan Gelar Aksi Bela Rohingya di Kedutaan Myanmar, Pretoria

Ribuan Rakyat Afrika Selatan Gelar Aksi Bela Rohingya di Kedutaan Myanmar, Pretoria

Inilah Pengaruh Remaja Indonesia Menjadi Perokok Pemula

Inilah Pengaruh Remaja Indonesia Menjadi Perokok Pemula

Ini Klarifikasi Ustadzah Dewi Purnamawati Soal Kabar Islamnya John Kei

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Ibnu Jarir ath-Thabari, Sejarawan dan Ahli Tafsir yang Menolak Jabatan

Berguru kepada Uwais al-Qarni (Bagian Terakhir)

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.