• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home INSPIRASI

Mencari Generasi Ibnu Rawahah

25 Nov 2017
in INSPIRASI, Salafus Shalih
Reading Time: 2 mins read
A A
Abdullah bin Amr, Ahli Ibadah yang Gemar Menulis Sabda Nabi
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(Panjimas.com) – Mata pena lebih tajam dari mata pedang, begitu kata pepatah. Benar, jika sekali ayun sebilah pedang hanya dapat menikam satu, dua orang; torehan pena dapat menghunjam ke dada jutaan orang! Sepertinya pepatah ini selalu berlaku di sepanjang sejarah peradaban. Pun di zaman Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam.

Kala itu, di masa awal dakwah Islam di Madinah, seorang shahabat Muhajirin bernama Abdullah bin Rawahah radhiyallahu ‘anhu memberi bukti nyata. Ia salah satu peserta Baiat Aqabah pertama dan kedua yang seorang pujangga. Walau hidup di lingkungan masyarakat buta aksara, orang mengenalnya sebagai penyair ulung yang mahir meramu kata menjadi syair menggugah jiwa.

Entah apa muatan syair-syair Ibnu Rawahah waktu hidayah belum tiba. Pastinya, sejak Islam hidup di dada, ia produktif dengan karya-karya yang melukiskan keimanan kepada Allah dan RasulNya.

Mata pena lebih tajam dari mata pedang. Pena adalah simbol kata, sastra, dan literasi pada umumnya. Begitulah karya sastra Ibnu Rawahah. Sekali ia bacakan syairnya, seketika itu terhunjamlah pesan spiritual Islam ke lubuk-lubuk hati banyak orang yang mendengarkan. Bak pedang tajam diayun menyambar tubuh sasaran.

Ajaran Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam adalah kebenaran mutlak dari Allah subhanahu wata’ala, inilah pesan fundamental syair-syairnya. Allah subhanahu wata’ala pasti akan selalu menolong kaum Muslim dan memenangkan Islam, inilah juga pesan fundamental syair-syairnya. Pesan-pesan itu melesat ke segala arah lalu menghunjam ke lubuk hati banyak orang.

Berikut beberapa contoh syair Ibnu Rawahah radhiyallahu ‘anhu:

Wahai Putra Hasyim yang baik
Allah t’lah lebihkan dirimu dari s’luruh manusia
Berimu karunia yang tak diberikanNya kepada orang lain
Sungguh
Firasatku yakin ‘kan kebaikanmu
Satu firasat yang beda dengan cara pandang mereka padamu
Andai saja engkau tanya, dan
Minta tolong mereka ‘tuk pecahkan persoalan
Tidaklah mereka ‘kan jawab dan bela
Karna itulah
Allah kukuhkan kebaikan dan ajaran yang kaubawa
Seperti Dia t’lah tolong dan kukuhkan Musa

Dalam sebuah ekspedisi jihad, sebelum berangkat, dengan syairnya, Ibnu Rawahah menyuntikkan suplemen spiritual kepada pasukan.

Kepada Allah Maha Pengasih kumohon ampunan
Pukulan menakutkan mencerai-beraikan
Tusukan tombak di tanganku buat musuh
Limbung melayang
Tembuslah dada dan jantung hingga
Dikatakan: bila mereka melewati mayatku!

Saat pasukan Muslim kalang kabut melawan 200 ribu lebih pasukan Romawi, syair Ibnu Rawahah menjelma ribuan pedang yang mengayun memukul mundur lawan.

Kubersumpah wahai diri
Engkau harus turun ke medan laga
Oh, mengapa tampak kau menolak surga?
Wahai diri bila kau tak terbunuh mati di sini
Pun, engkau pasti juga ‘kan mati
Inilah sejak lama kaunanti
Kematian sejati
Tibalah waktu
Apa yang kauidamkan s’lama ini

Jejak kedua pemberani pasti kauikuti jika
Engkau dalam petunjukNya
Berdua mendahului syahid
Ja’far dan Zaid
Maju menyerbu pasukan Ruum

Bila bukan taqdir Allah hari ini saat ke surga
Ditebaslah musuh dengan pedangnya
Tewas sejumlah besar mereka
Tapi ada denting lonceng penanda pulang
Kepada Allah ta’ala, syahidlah mereka

Sungguh pelajaran berarti bagi kita kini. Pena, kata, sastra, adalah senjata ampuh milik siapa pun pemegangnya. Syair, puisi, cerpen, novel, dan karya sastra apa pun bentuknya, bisa lebih dahsyat dari rudal paling canggih di dunia! Sekarang pertanyaannya, apakah saat ini sastra islami sedang mendominasi karya sartra dunia? Apakah saat ini sastra islami sedang mendominasi dunia sastra Indonesia? Mari jujur kita menjawab, dan mari ikuti dengan langkah perubahan bila jawaban itu memilukan!

Wallahu a’lam. [IB]

Tags: Mujahid Berpanah SyairSahabat Rasulullah
ShareTweetSend
Previous Post

Masjida dan KCR Gelar Seminar Ruqyah Syar’iyyah

Next Post

Nah loh, Pakar Ruqyah: Perilaku Melepas Jilbab Disinyalir Ada Gangguan Jin

Next Post
Nah loh, Pakar Ruqyah: Perilaku Melepas Jilbab Disinyalir Ada Gangguan Jin

Nah loh, Pakar Ruqyah: Perilaku Melepas Jilbab Disinyalir Ada Gangguan Jin

Reuni 212 Monas, FAUIB Imbau Aparat Tidak Pandang Negatif

Reuni 212 Monas, FAUIB Imbau Aparat Tidak Pandang Negatif

Negara Non-Muslim Dominasi 10 Eksportir Terbesar Pasar Halal Global Senilai $4 Milyar Dollar

Negara Non-Muslim Dominasi 10 Eksportir Terbesar Pasar Halal Global Senilai $4 Milyar Dollar

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Abdullah bin Amr, Ahli Ibadah yang Gemar Menulis Sabda Nabi

Mencari Generasi Ibnu Rawahah

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.