• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home ISLAMIA

Kisah Mujahid Cilik Di Perang Badar

1 Mar 2016
in ISLAMIA, Sirah Nabi
Reading Time: 2 mins read
A A
Kisah Mujahid Cilik Di Perang Badar
0
SHARES
530
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(Panjimas.com) – Mungkin sebagian diantara kita sudah sangat sering membaca kisah-kisah pejuang besar, Abu Bakar As-Siddiq, Umar bin Khaththab, Usman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Thariq bin Ziyad, dan lain-lain. Kini kita sekilas melihat pejuang kecil yang memiliki ruhul jihad yag tinggi, yang sangat menakjubkan para orang tua akan keberanian dan kesungguhannya dalam membela dienul Islam yakni Umair bin Abi Waqqash.

Ketika perang besar mulai yaitu perang badar, perang pertama kaum muslimin jalani setelah mereka hijrah ke Madinah. Dalam perang ini kaum muslimin berniat mencegat rombongan dagang Quraisy yang tengah kembali dari negeri Syam menuju kota Mekkah. Sebelum berangkat berperang, Rasulullah pun memeriksa persiapan pasukannya. Beliau memeriksa apakah diantara pasukannya terdapat orang yang sangat tua atau terlalu muda. Mereka yang sudah terlalu tua atau terlalu muda tidak akan diikutsertakan dalam perang, sebab mereka dianggap tidak efekatif dan terlalu membebani diri.

Ketika melihat Rasulullah sedang melakukan pemeriksaan, Umair bin Abi Waqqash saat itu masih berusia remaja bersembunyi di barisan belakang agar tidak ketahuan oleh Rasulullah. Dia takut tidak diizinkan ikut berperang dan malah disuu pulang ke rumahnya. Melihat hal itu Saad bin Abi Waqqash, saudara tuanya memanggil, “Kenapa engkau berlari-lari begitu, wahai Umair takut Rasulullah “Aku takut Rasulullah melihatku”, jawab Umair. “Kenapa kalau beliau melihatmu?” “Nanti dia akan menganggapku masih kecil, dan menolakku untuk berjihad,” jawab Umair lagi. “Kalau begitu, kalau beliau tidak mengizinkanmu ikut berjihad, pulang sajalah! Saranku. “Tidak”, jawab Umair dengan penuh kesal. “Aku tetap ingin berjihad, siapa tahu aku dapat mati syahid”, sambungnya lagi.

Rasulullah memang seorang pemimpin yang teliti. Beliau melihat Umair yang sedang bersembunyi dan memanggilnya. Rasulullah mengatakan bahwa dia tidak diizinkan ikut berperang saat itu karena masih terlalu kecil. Umair bin Abi Waqqash pun menangis tersedu-sedu. Dia tidak boleh ikut berjuang dan diperitahkan pulang segera. Wajah Umair terlihat sangat sedih karena tidak dapat membela Islam. Sambil terus menangis, Umair tetap meminta kepada Rasulullah agar dia diizinkan ikut. Akhirnya hati Rasulullah luluh juga. Beliau tidak tega melihat ketulusan dan kesungguhan anak itu. Umair pun akhirnya diizinkan untuk berangkat berperang ke medan Badar.

Kemudian Sa’ad bin Abi Waqqash berkata lagi, “Jadi akulah yang membawakan pedangnya, karena tidak kuat membawa pedang itu.”

Kemudian Pasukan Muslimin pun bergerak ke medan perang Badar dengan gagahnya. Mereka awalnya tidak menyadari bahwa musuh yang dihadapi jumlahnya sangat besar dan dilengkapi senjata yang lengkap. Namun Allah berkehendak lain, pasukan muslim yang jumlahnya kecil itu ternyata mampu mengalahkan pasukan musuh yang besarnya berlipat-lipat. Puluhan kaum kafir Quraisy tewas dan tertahan, sisanya pergi melarikan diri. Sementara belasan kaum muslimin gugur menemui kesyahidannya, di mana salah satunya adalah Umair bin Abi Waqqash, sahabat belia yang pemberani.

Lihatlah, betapa beraninya sahabat Rasulullah ini, walau Umair saat itu masih teramat kecil namun semangat jihadnya jauh melebihi ukuran tubuhnya. Seorang yang pemberani, mencintai Allah dan Rasulnya serta memiliki kemuliaan hati, ingin memberi andil dalam penegakan dienul Islam dari musuh-musuhnya.

Semoga dengan kisah ini kita sebagai orang tua dapat meneruskan pencetakan mental yang berkualitas layaknya Umair bin Abi Waqqash. Dan sekiranya anak keturunan kita dapat menjadi dan menauladani sifat mulia tersebut. Aamiin ya Rabbal ‘alamiin. [RN]

 

Penulis, Miftahul Jannah

Sumber: Qonnash Media Present, Childrean of Heaven, 2013.

Tags: headlinesmujahidperang badarUmair bin Abi Waqqas
ShareTweetSend
Previous Post

Pengurus ANNAS Probolinggo Dikukuhkan

Next Post

Muhammadiyah Tegaskan tak Akan Masuk Dalam Gerakan Deradikalisme

Next Post
Muhammadiyah Tegaskan tak Akan Masuk Dalam Gerakan Deradikalisme

Muhammadiyah Tegaskan tak Akan Masuk Dalam Gerakan Deradikalisme

Manfaatkan Teknologi, Kemenag Buat Buku Panduan Manasik Haji Versi Android

Rakernas Kemenag Bahas Evaluasi Serta Program Kerja Kedepan

Dituduh Teroris oleh Kadus, Sejumlah Guru TPQ Datangi Polsek Matesih

Dituduh Teroris oleh Kadus, Sejumlah Guru TPQ Datangi Polsek Matesih

  • Latest
  • Popular
Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

18 Jul 2026
Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

21 Oct 2026
Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

20 Oct 2026
Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

20 Oct 2026
Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

20 Oct 2026
Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

20 Oct 2026
Tiga Tahun 7 Oktober, Sukamta Ingatkan Dunia Jangan Memotong Sejarah Palestina

Kutuk Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Waka Komisi I DPR Minta KBRI Terus Pantau Kondisi WNI

20 Oct 2026
Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

20 Oct 2026
Kisah Mujahid Cilik Di Perang Badar

Kisah Mujahid Cilik Di Perang Badar

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Khutbah Jum’at; Keutamaan Tauhid dan Bahaya Syirik

Khutbah Jum’at; Keutamaan Tauhid dan Bahaya Syirik

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.