• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home ISLAMIA

Si Mahal Itu Bernama Kejujuran

7 May 2017
in ISLAMIA, Kuliah Akhlaq
Reading Time: 3 mins read
A A
Si Mahal Itu Bernama Kejujuran
0
SHARES
51
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PANJIMAS.COM – Entah sejak kapan, tapi pastinya, kejujuran menjadi barang sangat mahal dan langka hari ini. Tak saja para preman jalanan, orang-orang berdasi bahkan berjubah pun, merasa berat menggendong benda bernama kejujuran. Menipu, secara eksplisit maupun implisit tak mudah dihindari saat momen-momen tertentu, situasi-situasi tertentu.

Sejatinya hati tak sudi melakukannya. Namun, si bersangkutan sedang berada di dalam sebuah lingkaran. Lingkaran yang menjadi “lumbung beras” keluarganya. Bila ia bergerak berlawanan dengan arah gerak lingkaran itu, tubuhnya akan terhempas keluar dan bingung kemana mencari bulir-bulir beras untuk anak istri di kemudian hari. Akhirnya, mau tak mau ia ikut saja ke mana arah gerak sang lingkaran. Dan tragisnya, tidak jarang gerakannya membentuk irama kebohongan, kecurangan, kezaliman. Hatinya tak mau, tapi ia berada di situ, dan harus bergerak mengikuti irama, bila tak mau menerima risiko pahitnya!

Bukan rahasia lagi, negeri tempat kita tinggal berisi banyak sekali lingkaran yang acap kali bergerak dengan irama kontra kejujuran. Para pejabat di wilayah urusan keagamaan saja korup. Di lingkungan instansi pendidikan juga demikian.

Wajah dunia seperti waria berdandan menor. Orang yang tak sabar mencermatinya akan tertipu, mengira ia wanita. Padahal bila ditelanjangi, tampaklah kepalsuannya. Sihir gincu dunia harus diwaspadai oleh semua. Pengemban pesan al-Qur’an saja bisa lemas tak berdaya kala terpapar sorotnya. Silau membuat pandangannya penuh dusta.

Ini kenyataan. Maka itu umat Islam harus senantiasa saling mengingatkan. Mengingatkan bahwa kejujuran wajib ada dalam kehidupan, bila tak mau terjadi kehancuran. Semoga tulisan singkat ini menjadi pengingat akan pentingnya kejujuran dalam kehidupan.

Secara etimologi, jujur adalah lawan kata dusta. Bahasa Arab menyebutnya ash-shidqu, dan pelakunya disebut ash-shiddiq. Ash-shiddiq adalah orang yang selalu bersikap jujur, baik dalam lisan, tulisan, maupun tindakan.

“… Maka mereka itu akan bersama-sama dengan orang yang diberikan nikmat oleh Allah, (yaitu) para nabi, para pecinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (an-Nisa’:69).

Maksud “para pecinta kebenaran” dalam ayat ini adalah mereka yang gemar bersikap jujur, mengakui kebenaran, atau orang yang melaksanakan apa yang ia katakan. Ada juga yang menafsirkan bahwa yang dimaksud adalah pengikut terbaik para nabi yang dengan cepat mengimani kenabian, seperti shahabat Abu Bakar radhiyallahu yang karena itu digelari ash-Shiddiq (Abu Bakar ash-Shiddiq radhiyallahu anhu).

Secara terminologi, ulama memaknai ash-shidqu (jujur) dengan,

“Jujur adalah kata hati yang sesuai dengan yang diungkapkan. Jika   salah satu syarat itu ada yang hilang, belum mutlak disebut jujur.” (Imam Raghib al-Isfahani).

“Jujur adalah hukum yang sesuai dengan kenyataan, dengan kata lain, lawan dari bohong.” (al-Jurjani).

“Jujur merupakan asas segala sesuatu, sedangkan ikhlas itu tidak dapat terwujud  kecuali setelah masuk dalam amal. Amal terebut pun tidak akan diterima kecuali jika disertai jujur dan ikhlas.” (Imam Junaid).

“Kejujuran adalah kemurnian hati Anda, keyakinan Anda yang mantap, dan ketulusan amal Anda.” (Imam Qusyairi).

Allah subhanahu wa ta’ala telah menjadikan Nabi Ibrahim alaihissalam sebagai teladan kejujuran. Saat itu beliau berdoa,

“Dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian.” (asy-Syu’ara: 84).

Di ayat lain Allah subhanahu wata’ala berseru agar kita bersama dengan mereka,

“ Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan hendaklah kalian beserta orang-orang yang jujur.” (at-Taubah: 119).

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu berkata bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda,

“Kalian harus jujur karena sesungguhnya jujur itu menunjukkan kepada kebaikan, dan kebaikan itu menunjukkan kepada jannah. Seseorang senantiasa jujur dan berusaha untuk jujur sehingga ditulis di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Dan jauhilah oleh kalian dusta karena sesungguhnya dusta itu menunjukkan kepada keburukan, dan keburukan itu menunjukkan kepada neraka. Seseorang senantiasa berdusta dan berusaha untuk berdusta sehingga ditulis di sisi Allah sebagai seorang pendusta.” (HR. Muslim no. 6586).

Hadits ini memuat makna bahwa praktik jujur yang dilakukan terus-menerus akan membentuk sifat jujur. Begitu pula sebaliknya. Ia juga menunjukkan pentingnya kejujuran dalam membangun kehidupan. Karena kejujuran adalah keniscayaan dalam mewujudkan kehidupan yang baik, maka pelakunya akan dibalasi dengan jannah. Dan begitu pula sebaliknya, perilaku kontra kejujuran menyebabkan hancurnya kehidupan dan pelakunya diancam azab neraka.

Oleh karena itu tidak berlebihan bila Ibnul Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berpendapat bahwa jujur adalah sifat yang membuat seseorang menjadi terhormat. Selanjutnya ia katakan bahwa kejujuran menjadi pembeda antara orang munafik dan Mukmin.

Dusta sebagai lawan jujur merupakan perusak kehidupan. Terlebih bila yang didustakan adalah agama. Menolak ketetapan Allah subhanahu wa ta’ala dan me-reka jalan yang berbeda. Tindakan demikian merupakan kezaliman tingkat akut, karena dapat merusak cara berpikir orang yang mengikutinya, yang bila cara berpikir salah arahnya, akan mencipta kehancuran dalam kehidupan.

“Maka siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah dan mendustakan kebenaran ketika datang kepadanya?” (QS. az-Zumar: 32),

Semoga Allah subhanahu wa ta’ala selalu menjaga dan menguatkan hati kita, sehingga tetap teguh kukuh dalam kebenaran. Semoga kuatnya iman, kesabaran, dan tawakal kita akan menghindarkan kita dari tujuan-tujuan pragmatis dalam kehidupan, yang muncul sebagai dampak merebaknya wabah hedonisme. Jika kita selamat dari rasa tamak terhadap dunia dan yakin akan janji Allah subhanahu wa ta’ala yang sudah menjamin rejeki setiap hambaNya, insya Allah akan selamat dari jebakan lingkaran setan yang tersebar ke seluruh pelosok negeri. Wallahu a’lam. [IB]

Tags: hatiheadlineskejujurankuatnya iman
ShareTweetSend
Previous Post

Abdullah bin Amr, Ahli Ibadah yang Gemar Menulis Sabda Nabi

Next Post

Manfaat Buah Tin untuk Kesehatan

Next Post
Manfaat Buah Tin untuk Kesehatan

Manfaat Buah Tin untuk Kesehatan

Umat Islam Sesalkan Tuntutan Ringan JPU terhadap Penista Agama

Pemuda PUI: Ahok Pantas Dihukum Berat!

LUIS Sudah Pernah Laporkan Pelanggaran Social Kitchen Hingga 10 Kali

LUIS Sudah Pernah Laporkan Pelanggaran Social Kitchen Hingga 10 Kali

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Si Mahal Itu Bernama Kejujuran

Si Mahal Itu Bernama Kejujuran

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.