• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home ISLAMIA

Banjir Itu Soal Akhlaq

5 Nov 2017
in ISLAMIA, Kuliah Akhlaq
Reading Time: 2 mins read
A A
Banjir Kepung Belitung dan Belitung Timur, Akses Jalan Terputus
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(Panjimas.com) – Peristiwa banjir tak jarang kita dengar kabarnya. Banjir adalah keberlebihan suplai air ke suatu wilayah yang menyebabkan lokasi yang seharusnya daratan menjadi perairan. Dalam skala kecil, banjir menimbulkan ketidaknyamanan. Dalam skala besar, ia menimbulkan ketidaknyamanan sekaligus ketidakamanan.

Banjir adalah buah ketidakharmonisan hubungan antar makhluk Allah subhanahu wa ta’ala di dunia. Misal saja eksploitasi berlebihan atas hutan yang membuat air hujan tak terikat perakaran. Soal lain adalah penutupan permukaan tanah secara berlebihan, area resapan air kurang dan tak mampu menyerap air hujan. Soal lain lagi adalah penyumbatan saluran. Got, gorong-gorong, dan selokan yang tersumbat sampah membuat aliran air tertahan lalu meluap ke daratan. Itu banjir sungai. Kalau banjir laut disebabkan mencairnya bongkah-bongkah es di kutub oleh pemanasan global. Pemanasan global adalah buah kebejatan moral manusia yang rajin mencemari udara.

Artinya, banjir bukan sekadar peristiwa alam. Ia adalah buah kerusakan akhlaq. Banjir hanyalah jasad dari ruh yang rusak.

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia ….” (ar-Ruum: 41).

Namun rupa-rupanya banyak manusia tak begini alur pikirnya. Bagi mereka, banjir adalah peristiwa alam (fisik), dan antisipasinya pun cukup dengan pendekatan fisik.

Dibuatlah saluran air besar dengan biaya yang sangat besar. Dan rupa-rupanya, proses pembuatannya menimbulkan kerusakan-kerusakan komponen alam yang sangat kita butuhkan. Tumbuh-tumbuhan, pepohonan: para pengikat air tanah dan penyerap polusi udara.

Apakah saluran air itu akan berfungsi optimum dalam jangka lama? Rasanya tidak. Kebejatan moral manusia akan membuatnya tak lagi berarti di esok hari. Merasa aman dari risiko genangan air hujan, manusia berakhlaq hina akan merasa dimanja. Mereka akan seenaknya menutup permukaan tanah dengan bangunan-bangunan megah, akan seenaknya mengonsumsi produk-produk industri yang menyisakan banyak sampah. Sampah-sampah itu akan memburai di sekeliling keranjang sampah lalu terbang dihempas angin dan masuk ke saluran air. Saluran air yang dibangun dengan dana besar akan rusak lebih cepat dari hitungan ideal.

Rupa-rupanya banyak manusia terbiasa berpikir parsial. Memandang banjir, yang dipikir hanya keberlebihan air. Padahal bencana terjadi bukan saja ketika jumlah air berlebihan. Kekurangan air pun bencana. Peristiwa kekeringan jadi berita tiap kemarau tiba. Kemarau adalah bencana bagi beberapa wilayah di dunia.

Bila air hujan dibuang sebanyak-banyaknya ke laut, sementara permukaan tanah di daratan ditutup seluas-luasnya, air yang meresap ke tanah kecil jumlahnya. Akhirnya, persediaan air tanah tak mencukupi kebutuhan makhluk hidup setiap harinya. Terjadilah kekeringan, kehausan, kedekilan karena kurang mandi dan cuci pakaian. Sawah ladang tak menghasilkan, terjadilah krisis pangan. Rerumputan kering kerontang, sapi kerbau tinggal kulit dan tulang. Produksi oksigen berkurang saat deru mesin kendaraan kian memenuhi jalan, menebar karbon monoksida ke udara. Potret buruk lingkungan macam itukah yang kita inginkan? Yang akan kita wariskan untuk generasi mendatang?

Banjir itu masalah akhlaq. Bencana lingkungan itu buah moral yang bejat. Antisipasi dan penanganannya harus menyentuh ranah akhlaq, bahkan inilah yang utama. Akhlaq yang mulia akan mewujud gaya hidup bijak lingkungan. Infrastruktur sederhana sudah membuat hidup aman sentosa dalam masyarakat berakhlaq mulia. Sebaliknya, infrastruktur seampuh apa pun yang di bangun dengan biaya berapa pun, bila penggunanya masyarakat bermoral bejat, akan hancur dengan segera.

Saatnya kita sadar bahwa sekularisme hanyalah kibulan setan. Harus ditinggalkan! Tidakkah kita ingat kisah banjir kaum Nuh alaihissalam yang abadi dalam al-Qur’an? Ia bukan masalah fisik, ia terjadi karena rusaknya iman (baca al-Mukminun: 23-30). Wallahu a’lam. [IB]

Tags: banjirheadlines
ShareTweetSend
Previous Post

KH Al Khaththath: Ulama Melarang Memilih Pemimpin dan Partai Pendukung Perppu

Next Post

Mahmoud Abbas Tegaskan Otoritas Palestina Tolak Kehadiran ‘Milisi’ di Gaza

Next Post
Presiden Palestina: “Kami Tahu Siapa yang Membunuh Yasser Arafat!”

Mahmoud Abbas Tegaskan Otoritas Palestina Tolak Kehadiran 'Milisi' di Gaza

Kasus Setnov, Koalisi Antidefamasi: Meme Satir Sebagai Bentuk Kritik dan Tak Boleh Dikriminalisasi

Kasus Setnov, Koalisi Antidefamasi: Meme Satir Sebagai Bentuk Kritik dan Tak Boleh Dikriminalisasi

LBH Jakarta: Penyebaran Meme Setnov bukan Pencemaran Nama Baik

LBH Jakarta: Penyebaran Meme Setnov bukan Pencemaran Nama Baik

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Banjir Kepung Belitung dan Belitung Timur, Akses Jalan Terputus

Banjir Itu Soal Akhlaq

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.