• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Ustadz Abu Deedat: Tutup Bandara Misionaris di Papua, Mereka Jalankan Misi Penjajahan & Pecah Belah NKRI

1 Dec 2014
in Nasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
Ustadz Abu Deedat: Tutup Bandara Misionaris di Papua, Mereka Jalankan Misi Penjajahan & Pecah Belah NKRI
0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA (Panjimas.com) – Ustadz Abu Deedat Syihab, pakar Kristologi dan anti Kristenisasi mendesak pemerintah bersikap tegas menyikapi maraknya bandara perintis milik misonaris Kristen di Papua.

Menurut Ustadz Abu Deedat, sudah sejak lama di Papua itu banyak berdiri bandara perintis karena selama ini daerah tersebut menjadi sasaran misionaris asing.

“Kalau di Papua begitu sudah tidak heran, karena sudah sejak lama banyak misionaris di sana yang mereka mempunyai pesawat-pesawat di sana karena Papua ini menjadi target para misionaris. Kenapa jadi target? Karena Papua ini memiliki kekayaan alam dan orang-orang di Papua itu mudah disulut. Jadi saya tidak heran dengan apa yang disampaikan Pangdam Jaya,” kata Ustadz Abu Deedat kepada redaksi Panjimas.com, Jum’at (28/11/2014).

Menurutnya, para misionaris asing tersebut juga melaksanakan kepentingan penjajahan. Apalagi Papua merupakan daerah yang memiliki kekayaan alam. Untuk itu, pemerintah seharusnya bertindak tegas, bukan malah diam ketika aparat TNI diusir saat menyelidiki bandara misionaris tersebut.

“Dari dulu di Papua itu banyak lembaga misionaris dari luar yang kepentingannya itu sebenarnya untuk kepentingan penjajahan. Jadi seharusnya pemerintah itu memiliki ketegasan terhadap para misionaris pelanggar itu, jadi ketegasan itu jangan hanya berlaku kepada kalangan Muslim saja, nyaris sepertinya TNI tidak berani menyikapi pelanggaran misionaris itu,” ungkapnya.

14168927181147445362

Lebih kongkritnya menurut Ustadz Abu Deedat, para misionaris asing itu diduga tengah memainkan peran lepasnya wilayah-wilayah Indonesia Timur seperti Timor Timur dahulu.

“Target asing itu kan ingin kalau Indonesia ini pecah, seperti Timor Timur dulu dan yang mudah dipecah atau memisahkan diri ini ya kawasan Indonesi Timur itu, apalagi dihuni oleh banyak non muslim, hal ini juga dimainkan oleh negara barat untuk memecah belah Indonesia,” bebernya.

Ustadz Abu Deedat menilai, pengusiran anggota TNI seperti diungkapkan Pangdam Jaya Mayjen TNI Agus Sutomo merukan bukti intoleransi misionaris Kristen.

“Ini membuktikan sebenarnya yang intoleran itu adalah mereka para misionaris, bayangkan masa aparat negara seperti Babinsa TNI bisa diusir, seperti bukan di negaranya sendiri,” tandasnya.

Agar kejadian tersebut tak terulang lagi dan menghindari dampak buruk yang tidak diinginkan di bumi Cenderawasih itu, Ustadz Abu Deedat mendesak agar aparat segera menutup bandara perintis milik misionaris tersebut.

“Kalau aparat masih memandang bahwa Papua adalah bagian dari NKRI, jadi kalau ada bandara-bandara ilegal apalagi dikuasai misionaris asing itu seharusnya ditutup. Ini tujuannya juga untuk mencegah konflik, makanya sering kita dengar di sana ada aparat yang ditembak oleh OPM. Intinya mereka harus ditindak tegas, sebab kalau tidak maka aparat akan dilecehkan,” tutupnya.

14168923211478399696

Bandara Perintis milik Misionaris di Papua

Untuk diketahui, Sebenarnya bedirinya bandara perintis milik misionaris memang sejak lama ada di Papua. Sebut saja keberadaan Maskapai AMA (Associated Mission Aviation) di Tanah Papua. Maskapai ini adalah milik bersama lima keuskupan se-Tanah Papua, yaitu Keuskupan Agung Merauke, Keuskupan Jayapura, Keuskupan Agats-Asmat, Keuskupan Manokwari-Sorong, dan Keuskupan Timika yang mengklaim telah beroperasi sejak tahun 1950-an.

Keberadaan maskapai AMA di Tanah Papua, dibangun untuk pelayanan dan pengembangan Gereja di Papua. Para misionaris Katolik (waktu itu kebanyakan dari Eropa) mesti berjalan kaki dari satu tempat ke tempat yang lain.

Setelah perjalanan lebih dari 50 tahun lebih, kini AMA memiliki pesawat-pesawat yang lebih besar dengan kapasitas penumpang sembilan hingga 12 orang. Uskup Saklil mengatakan bahwa saat ini AMA mempunyai delapan unit pesawat, meliputi jenis Cessna, Pilatus Porter, Grand Caravan, dan PAC.

Namun, seperti disampaikan Pangdam Jaya Mayjen TNI Agus Sutomo bandara perinstis yang digunakan misionaris Kristen di Papua justru bertindak semena-mena. (Baca: Pangdam Jaya: Bandara Misionaris Kristen di Papua Berani Usir TNI)

Hal itu disampaikan saat memberi kuliah umum di Universitas Bung Karno (UBK), Jalan Kimia, Jakarta, (Jumat, 21/11).

“Kita sering menyamar ke sana menjadi Babinsa malah diusir, seperti orang asing di negeri sendiri. Biasanya bandara perintis itu buat para misionaris, ini tak boleh dibiarkan,”,” katanya. [AW]

Tags: abu deedatAMAAssociated Mission AviationheadlineskatolikKeuskupan Agats-AsmatKeuskupan Agung MeraukeKeuskupan JayapuraKeuskupan Manokwari-SorongKeuskupan TimikamisionarisPangdam Jaya
ShareTweetSend
Previous Post

Tentara Wanita Zionis Israel yang Bergabung dengan Pasukan Kurdi Ditangkap IS

Next Post

Lecehkan Umat Islam Angkat Gubernur Tandingan, Bacot Ahok: Kenapa Ngga Bikin Tuhan Tandingan?

Next Post
Lecehkan Umat Islam Angkat Gubernur Tandingan, Bacot Ahok: Kenapa Ngga Bikin Tuhan Tandingan?

Lecehkan Umat Islam Angkat Gubernur Tandingan, Bacot Ahok: Kenapa Ngga Bikin Tuhan Tandingan?

Miris, Sasaran Kristenisasi Terselubung di Car Free Day Jakarta, Anak-anak, ABG dan Lansia

Ustadz Bernard: Misionaris Gunakan Cara Berdusta, Licik Seperti Ular & Tulus Seperti Merpati

4 Personil Band Inggris Diduga Telah Bergabung dengan Daulah Islamiyyah

4 Personil Band Inggris Diduga Telah Bergabung dengan Daulah Islamiyyah

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Ustadz Abu Deedat: Tutup Bandara Misionaris di Papua, Mereka Jalankan Misi Penjajahan & Pecah Belah NKRI

Ustadz Abu Deedat: Tutup Bandara Misionaris di Papua, Mereka Jalankan Misi Penjajahan & Pecah Belah NKRI

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.