• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Tak Konsisten!! Australia Kecam Eksekusi Gembong Narkoba, Tapi Saat Amrozi Cs Dieksekusi Diam Seribu Bahasa

15 Feb 2015
in Nasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Tak Konsisten!! Australia Kecam Eksekusi Gembong Narkoba, Tapi Saat Amrozi Cs Dieksekusi Diam Seribu Bahasa
0
SHARES
181
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA (Panjimas.com) – Pihak Australia terus melancarkan kecaman kepada Pemerintah Indonesia terkait rencana hukuman mati terhadap terpidana narkotika asal Australia. Tentu hal ini menjadi pertanyaan ketika Indonesia mengeksekusi terpidana mati Trio Bom Bali I, Amrozi Cs dimana negeri Kangguru tersebut diam seribu bahasa ketika Indonesia mengeksekusi para terpidana itu.

“Kalau dikaitkan ke belakang, beberapa tahun lalu Indonesia menegakkan hukum mati terhadap pelaku kejahatan yang menelan banyak warga Australia di Bali. Kenapa saat itu Australia tidak sekeras sekarang mengecam hukuman mati,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Arrmanatha Nasir, pada Ahad (15/2/2015).

Tata, sapaan Arrmanatha tidak menyebutkan kejahatan yang disebutkannya itu. Namun, kasus tersebut merujuk pada kasus Bom Bali I tahun 2002 yang menelan 184 korban jiwa dan 250 korban luka. 88 warga negara Australia tewas dalam aksi teror tersebut. Tanggal 8 November 2008, tiga narapidana; Amrozi, ustadz Ali Gufron alias ustadz Mukhlas dan Imam Samudra dieksekusi mati di Pulau Nusakambangan Cilacap.

Pelaksanaan eksekusi hukuman mati, Tata menambahkan, membuktikan bahwa Indonesia tidak tebang pilih terhadap pelaku kejahatan. “Kita (Indonesia) tidak pilih-pilih dalam menegakkan supremasi hukum terhadap pelaku kejahatan. Malah, saat banyak orang Indonesia meninggal kenapa mereka diam saja,” kata Tata.

Indonesia berharap dunia internasional tidak menekan Indonesia untuk membatalkan rencana eksekusi mati dan menghormati penegakan hukum di negeri yang berdaulat. “Pemerintah Indonesia tegas dalam upaya pelaksanaan hukum dan ini bagian dari upaya melaksanakan dan menegakan supremasi hukum. semua orang di mata hukum sama,” tegasnya.

Bahkan, dia menambahkan, dalam International Covenant on Civil and Political Rights (Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik), masih bisa diberlakukan untuk kejahatan sangat serius. “Narkoba sendiri kejahatan sangat serius dan mengakibatkan jutaan dan sudah banyak sekali yang meninggal, itu kita anggap serius,” kata Tata.

Terkait dengan ancaman hubungan diplomatik bila eksekusi mati tetap dilaksanakan, Tata tegas menolak sikap tersebut. “Harus dibedakan, ini tidak terkait masalah bilateral dan diplomatik. Jangan dibawa-bawa ke masalah diplomatik dan bilateral,” tegasnya.

Dia juga mengaitkan dengan upaya pemerintah Indonesia yang berupaya menyelamatkan warganya di luar negeri yang terancam hukuman mati tanpa embel-embel ancaman memutus hubungan diplomatik dan bilateral.

Pemerintah Australia kembali memperingatkan Indonesia soal efek dari eksekusi mati dua warganya yang terkait dalam kelompok Bali Nine. Perdana Menteri (PM) Australia, Tony Abbot menyebut eksekusi mati itu akan berimbas pada hubungan diplomatik kedua negara.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Julie Bishop pada Minggu lalu memperingatkan Indonesia, bahwa warga Australia bisa memboikot Indonesia, termasuk Bali. [GA/dtk]

Tags: aMROZI cSaustraliagembong narkobaheadlinesKementerian Luar Negeri (Kemenlu)PM Australia Tony AbbotTak Konsisten!! Australia Kecam Eksekusi Gembong Narkoba Tapi Saat Amrozi Cs Dieksekusi Diam Seribu BahasaTrio Bom Bali Iustadz Ali Gufron alias ustadz Mukhlas dan Imam Samudra
ShareTweetSend
Previous Post

Penyerang Masjid Az Zikra KH Arifin Ilham, Ibrahim Al Habsyi & Keluarganya Syi’ah Tulen

Next Post

Bela Syi’ah & Sebut Syi’ah Tak Sesat, Habib Zein Alkaf: Muhyiddin Junaidi Goblok!!

Next Post
Habib Zein Alkaf: Menag & Dirjen Islam Selalu Rugikan Islam Dalam Menghadapi Syi’ah

Bela Syi’ah & Sebut Syi’ah Tak Sesat, Habib Zein Alkaf: Muhyiddin Junaidi Goblok!!

Berita Duka: Ustadz H Zulkifli Lc MA, Anggota Dewan Pendiri IDC Wafat Meninggalkan Segudang Karya Dakwah

Berita Duka: Ustadz H Zulkifli Lc MA, Anggota Dewan Pendiri IDC Wafat Meninggalkan Segudang Karya Dakwah

UNS Solo Beri Nilai Tambah Kepada Mahasiswa Hafizh Qur’an

UNS Solo Beri Nilai Tambah Kepada Mahasiswa Hafizh Qur’an

  • Latest
  • Popular
Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

18 Jul 2026
Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

21 Oct 2026
Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

20 Oct 2026
Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

20 Oct 2026
Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

20 Oct 2026
Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

20 Oct 2026
Tiga Tahun 7 Oktober, Sukamta Ingatkan Dunia Jangan Memotong Sejarah Palestina

Kutuk Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Waka Komisi I DPR Minta KBRI Terus Pantau Kondisi WNI

20 Oct 2026
Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

20 Oct 2026
Tak Konsisten!! Australia Kecam Eksekusi Gembong Narkoba, Tapi Saat Amrozi Cs Dieksekusi Diam Seribu Bahasa

Tak Konsisten!! Australia Kecam Eksekusi Gembong Narkoba, Tapi Saat Amrozi Cs Dieksekusi Diam Seribu Bahasa

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Khutbah Jum’at; Keutamaan Tauhid dan Bahaya Syirik

Khutbah Jum’at; Keutamaan Tauhid dan Bahaya Syirik

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.