• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Operasi Penyelamatan Pilot SU-24, 1 Marinir Rusia Tewas, 1 Helikopter MI-8 Ditembak Rudal Anti-Tank

27 Nov 2015
in Internasional, NEWS
Reading Time: 5 mins read
A A
Operasi  Penyelamatan   Pilot   SU-24,  1   Marinir   Rusia    Tewas,    1  Helikopter   MI-8    Ditembak  Rudal  Anti-Tank
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MOSKOW, (Panjimas.com) – Sebuah helikopter Mi-8 milik   Rusia   diserang   saat    melakukan   operasi pencarian dan   penyelamatan pilot   jet   tempur     Sukhoi   Su-24    di    Suria.   Seorang tentara  divisi infanteri,   Marinir Angkatan   Laut   [AL]   Rusia    dilaporkan   tewas dan   helicopter MI-8   hancur  oleh tembakan    mortar, dilansir oleh   Sputnik   News   Agency

Kepala Operasi    Utama    Direktorat   Staf  Umum  MIliter   Rusia    mengatakan    bahwa    2   helikopter Mi-8      terlibat    dalam operasi    untuk    menyelamatkan    pilot   Sukhoi   Su-24 yang   ditembak   jatuh   militer Angkatan   Udara [AU]   Turki.

Dikonfimasi oleh   pejabat     tinggi   militer   Rusia   itu ,   bahwa   1   Helikopter   MI-8   ditembak     jatuh,   sementara   para   awak   helikopter   MI-8   itu   telah   dievakuasi     ke Markas     Rusia   di   Hmeymim

“Sebuah    operasi    pencarian    dan   penyelamatan    yang    melibatkan 2 helikopter    Mi-8 dilakukan,     dengan   misi  mengevakuasi   pilot Su-24   dari    lokasi   pendaratan.    Selama   operasi   berlangsung,    sebagai   akibat    dari    tembakan   senjata,  salah    satu  helicopter MI-8   rusak,  dan    dipaksa    untuk    melakukan   pendaratan    di    wilayah  netral. 1    tentara   infanteri   Angkatan Laut    yang merupakan   personil   militer kontrak telah   tewas.,  “Letnan   Jenderal   Sergei      Rudskoi,   Kepala   Operasi    Utama Direktorat   Staf    Umum    Angkatan   Bersenjata   Rusia,   kepada   wartawan, hari   Selasa [24/11/2015].

Petugas    mencatat   bahwa   “personil    dari    tim    pencarian   dan      penyelamatan serta   para kru helikopter MI-8 telah    dievakuasi    dan    kini   berada    di    pangkalan   udara Hmeymim.   Helikopter    jatuh   dihancurkan      oleh   tembakan    mortir    dari    wilayah yang    dikuasai  oleh   kelompok-kelompok milisi pemberontak   anti rezim   Assad.”

“Operasi     pencarian    dan    penyelamatan tersebut     bertugas    menemukan   pilot jet tempur Su-24 Rusia yang   jatuh,” terang Letnan   Jenderal Rudskoi, lebih lanjut   ia menekankan   bahwa   wilayah   di mana    operasi    penyelamatan itu     dilakukan    diyakini dikontrol    oleh   kelompok   pemberontak   radikal.

Kronologi Misi Penyelamatan Helikopter Mi-8

Kapten   Penerbang   Konstantin  Murakhtin,    yang  lolos  dari    kematian    setelah    jet tempur-nya ditembak jatuh   oleh pesawta   F-16   Angkatan  Udara   Turki,   melontar dari pesawat   menggunakan parasut untuk   terjun    ke    tengah    wilayah  yang  ternyata     dikuasai  faksi   pemberontak Suriah,   Situasi ini membuat    setiap    operasi menyelamatkannya menjadi   sangat berbahaya.  Rekan    pilotnya    Letnan colonel Penerbang Oleg  Pershin   dilaporkan   dibunuh   oleh  militan    Turkmen    di  udara bahkan    sebelum    mendarat.

Kapt. Pnb. Murakhtin    cukup   beruntung   untuk    mendarat    dengan   aman, akan tetapi posisinya berada    tepat   di  garis  baku  tembak    dari pasukan   Angkatan   Darat rezim   Assad dan pasukan faksi mujahidin   pembebasan Suriah. Murakhtin lalu   mengaktifkan tanda   sinyal kehidupan    dan   kemudian tidak dapat melakukan    apapun    selain menunggu  bala bantuan datang.

Kemudian,   Tim  penyelamat    Marinir   dikirim    untuk    menyelamatkan   pilot    Su-24 meninggalkan  pangkalan    udara   Khmeimim    Rusia   beberapa   menit   setelah  Sukhoi Su-24   ditembak   jatuh ,    menuju   lokasi   prakiraan   jatuhnya pesawat .

“Kami bergerak sekitar   15 menit   setelah    kami    mendapat   informasi    bahwa    Turki telah menembak jatuh pesawat   kami.    Kawasan    itu   antara puncak Durin dan   Turkmen, di mana   tembak-menembak   sengit    sedang berlangsung disana. Kami bergegas    menuju   kemungkinan   lokasi    jatuhnya Su-24   dengan   menggunakan   3       helikopter   Mi-8, ”   jelas   seorang   sumber   keamanan   kepada    RIA Novosti News Agency.

Ketika    mendekati   lokasi insiden,   helicopter Mi-8   yang    datang  di hujani tembakan api   berat   dari   Mujahidin Front Pembebasan   Suriah [Free   Syrian   Army, FSA].    2 helikopter  Mi-8   Rusia  dapat     kembali   ke Markas     militer Rusia,  sementara    1 mendarat    dan   rusak karena   tembakan  mortar   dengan   12 Marinir  di dalamnya. 1 marinir AL Rusia , Aleksandr    Pozynich,  tewas    dalam  operasi itu, ia    meninggalkan helikopter  untuk    menemukan tempat perlindungan   dari    tembakan     mortir    dari puncak  bukit  di  dekatnya.

Dalam rekaman video   di     tempat kejadian   yang   direkam  oleh    wartawan    dari    ANNA-News Agency yang sedang berada   di  daerah   itu menunjukkan  Mi-8  dan    momen  dramatis  Marinir Rusia   datang dihujani tembakan api  dan  lolos   dari lokasi pendaratan.  Helikopter    mereka   meledak    setelah   terkena   roket    anti-tank    yang diluncurkan dari  darat.

Kemudian, dilaporkan pula rekaman video lain dari faksi pemberontak Rusia yang diduga telah menembaki helicopter Mi-8 itu, telah diunggah ke saluran YouTube, dikonfirmasi terkait dengan Brigade Pesisir Tentara Pembebesan Suriah [Free Syrian Army’s (FSA) 1st Coastal Brigade].

Militer rezim Assad yang berada dekat lokasi kejadian langsung menolong Tim Penyelamat Marinir Rusia itu, dengan melindungi dari 3 arah, hingga mampu memberikan waktu penjemputan kembali ke markas militer Rusian di Hmeymim

Kapt. Murakhtin, salah satu   Pilot   Sukhoi Su-24 yang selamat itu dikonfirmasi pernah menyabet gelar Navigator terbaik saat kompetisi terbesar militer udara Rusia tahyun lalu, dilansir oleh RT News Agency

Bantahan  Moskow

Sebuah jet  tempur   Su-24 Rusia   ditembak   jatuh    di    perbatasan     Suriah    pada     hari sebelumnya    dengan   2   pilot. Pihak   Ankara    mengklaim    bahwa    F-16s  Turki menembak   jatuh   pesawat ‘tak dikenal itu’   karena   melanggar    wilayah    udara      Turki. Sementara   pihak   Kremlin    telah    membantah   tuduhan    Turki   itu, Presiden   Vladimir Putin  mengatakan  bahwa   pesawat su-24   berada   0,6 mil   jauhnya  dari    perbatasan Turki   ketika  ditembak   jatuh.

Menurut    Presiden Rusia itu,    pesawat    jatuh   tidak    dalam status mengancam Turki ketika   ditembakkan    rudal    udara ke Su-24 itu.

Ditembak Jatuhnya     Sukhoi Su-24 milik   Rusia adalah   “tikaman   dari belakang    dari    kaki   tangan teroris,” kata    Presiden Rusia Vladimir Putin dalam    pertemuan   dengan    Raja   Yordania   Abdullah   II    pada    hari  Selasa   [24/11/2015], dilansir   oleh   Moscow   Times

Putin  menambahkan, “.Turki  tidak  punya alasan   untuk   menyerang    pesawat tempur kami”, lebih lanjut  ia   mengklaim     pesawat  itu    diserang    ketika   berada 1  kilometer dari  perbatasan   Turki   dan   mendarat   4  kilometer  jauh  dari    itu, dilaporkan oleh media pro-pemerintah   Rusia, RIA Novosti News Agency.

Presiden   yang   merupakam   mantan   intelijen   KGB ini     juga    mengatakan   bahwa    insiden     serius  ini   akan      berdampak    pada   hubungan      antara      kedua    negara. Rusia   sebelumnya   telah    melihat    Turki    sebagai    bukan    hanya    Negara   tetangga biasa,  tetapi    sebuah    Negara yang   ramah, kata Putin.

Menurut Putin,    jatuhnya   Sukhoi Su-24   tetap terjadi      meskipun    kesepakatan    dengan   Amerika Serikat –  [mitra  Turki    dalam    koalisi    internasional] –  telah     dirancang untuk   mencegah  jenis   insiden   udara   seperti     ini.

Vladimir   Putin juga    menuduh bahwa    Turki    telah      mendapat      keuntungan     dari pasokan minyak  dari    wilayah    Suriah   dikendalikan    oleh   kelompok    “Islamic State [IS],”, yang disebutnya   keuntungan   Turki   dari ‘kaki tangan teroris’ dan    alhasil   memberikan     kelompok-kelompok  ini    bantuan    keuangan,  dilaporkan     oleh       Surat Kabar   Vedomosti,   Selasa [24/11/2015].

Presiden    Rusia    itu   mengecam    keputusan    Turki    untuk    membahas    situasi     ini    dengan   mitra  NATO-nya    pada   sesi    khusus,    yang     menyiratkan    bahwa     pihak Ankara   tidak   “membangun   kontak    yang   diperlukan    dengan     pihak Rusia”    sebelum sesi pertemuan   khusus NATO .

“Sebaliknya … pihak    Turki    malah   mengarahkan   mitra    NATOnya   untuk      membahas masalah    ini,    seolah-olah  kami   yang     telah    menembak   jatuh    pesawat      mereka,” kata   Putin, dilansir oleh Vedomosti.

“Kami   tidak   akan   pernah   mentoleransi     kejahatan   semacam   ini seperti yang dilakukan   hari   ini, tegas Putin,   Sebagaimana   diketahui   Russia   dan   Turki   telah berbagi rasa   takut   atas   meningkatnya   ketegangan     diantara   dua     musuh   “Perang Dingin” itu

Kedua   Negara Rusia   dan     Turki   telah     memanggil     masing-masing   perwakilan diplomatik negaranya. Sementara itu, NATO segera mengadakan pertemuan antar Duta Besarnya pada Selasa Siang.

Pasca   Insiden penembakan oleh Angkatan Udara Turki, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov membatalkan kunjungannya   ke Turki   yang   sebelumnya   dijadwalkan pada hari Rabu [25/11/2015], sementara   itu   Menteri   Pertahanan   Rusia   mengatakan     pihaknya sedang   mempersiapkan   langkah   dan   tindakan   untuk   merespon   insiden   itu.

Dalam sebuah surat resmi   kepada   Dewan     Keamanan PBB   [UN   Security   Council],     Turki mengatakan bahwa pihaknya menembak jatuh jet tempur itu saat berada di wilayah udara Turki. Bersama dengan pesawat yang kedua, yang telah terbang lebih dari 1 mil di dalam wilayah udara Turki selama 17 detik, meskipun telah diperingatkan 10 kali dalam jangka 5 menit.

“Tidak ada yang ragu bahwa kami telah mengupayakan usaha terbaik untuk menghindari insiden itu. Tetapi semua pihak harus menghormati hak-hak Turki untuj mempertahankan perbatasannnya, kata   Presiden   Reccep Tayyip   Erdogan   dalam   sebuah   pidatonya       di Ankara, lebih   lanjut Erdogan menegaskan bahwa hanya dengan ‘Kepala   dingin’ Turkilah insiden-insiden   buruk   di   masa   lalu   bisa   dicegah.

Ketegangan    antara    Rusia    dan   Turki telah   berada     dalam   tensi    tinggi    karena        Ankara   melihat   pesawat   Rusia   telah berulang kali melakukan pelanggaran  wilayah    udara  Turki     Pada tanggal 6 Oktober, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan    serangan    Rusia   “tidak    terlihat    seperti    kecelakaan,”

Sebagaimana   diketahui,   Peristiwa   ini   terjadi   tak   lama   setelah   protes   Turki   atas   sikap   provokatif     pesawat   tempur   Rusia, termasuk     ketika     mengebom   daerah   sipil   dan     pengungsi   di   dekat   perbatasan. [IZ]

Tags: headlinesrusiaturki
ShareTweetSend
Previous Post

SNHR: Sejak 2011, 19.000 Perempuan Suriah Dibunuh Rezim Assad

Next Post

Persis Sarankan Bupati Purwakarta Tinggalkan Budaya Musyrik

Next Post
Kencan Hingga Tengah Malam, Akan Didenda dan Diusir dari Desa

Persis Sarankan Bupati Purwakarta Tinggalkan Budaya Musyrik

Pemimpin Legalkan Maksiat Sama Saja dengan Tebar Kerusakan di Masyarakat

KH Didin Hafiduddin: Itu Bukan Adat Sunda

MUI Bogor: Sampaikan ke Maulana Agar Ia Bertaubat

Ustadz Maulana Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Operasi  Penyelamatan   Pilot   SU-24,  1   Marinir   Rusia    Tewas,    1  Helikopter   MI-8    Ditembak  Rudal  Anti-Tank

Operasi Penyelamatan Pilot SU-24, 1 Marinir Rusia Tewas, 1 Helikopter MI-8 Ditembak Rudal Anti-Tank

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.