• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Pasca Bom Bus Pengawal Presiden, Tunisia Berlakukan Jam Malam dan Tutup Perbatasan

28 Nov 2015
in Internasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
Pasca   Bom  Bus  Pengawal   Presiden, Tunisia Berlakukan Jam Malam dan    Tutup     Perbatasan
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TUNIS, (Panjimas.com) – Presiden   Tunisia   Beji   Caid   Essibsi   hari   Selasa   [25/11/2015]   memberlakukan   keadaan   darurat     selama 30   hari   setelah     serangan bom   bunuh    diri   yang   menewaskan   13   anggota   Dinas     Keamanan  Presiden,   dilansir oleh   CBS News   Agency.

Pemerintah Tunis akan  “melakukan   perang    melawan   terorisme”, tegas Essibsi beberapa   jam   setelah   ledakan    bom yang menghantam   sebuah   bus   yang    membawa pasukan   pengamanan   Presiden    di   jantung   ibukota Tunisia. Selain itu dilaporkan 20  anggota   pasukan pengawal     Presiden    mengalami   luka-luka,   termasuk 3   diantaranya sedang  menjalani  operasi.

Juru  bicara    Presiden Tunisisa  mengatakan   ledakan bom   itu    tampaknya   merupakan menjadi serangan   bom  bunuh   diri.  Presiden   Essibsi    mengumumkan   keadaan darurat dan memberlakukan jam    malam  dari pukul 9 pm   sampai 5 am   [20.00-04.00 GMT] di ibukota Tunis.

Swiss Justice and Police Department   [Departemen   Kehakiman dan Kepolisian Swiss] mengatakan bahwa Presiden  Tunisia  telah  membatalkan   kunjungan   kenegaraannya ke Swiss yang direncanakan   pada hari   Rabu [25/11/2015] dan Kamis [26/11/2015].

Ledakan   di waktu senja itu terjadi di sekitar   Mohammed  V  Avenue,  yang hanya   beberapa   ratus  meter dari    kantor  pusat   Kementerian   Dalam    Negeri.    Pasukan Khusus Militer Tunisia   dengan   cepat   langsung mengepung dan mengamankan   lokasi   kejadian.

Tunisia   Penyumbang   Jihadis   Asing   Terbesar

Tunisia   diperkirakan   menjadi    sumber tunggal    terbesar    dari   para   mujahidin   asing  dalam   perang    Suriah.    Pihak    berwenang    memperkirakan      jumlah warga Tunisia yang   berjuang    di sana   sekitar    3.000.

Pada   bulan   Juli   lalu ,  Delegasi PBB  yang   berkunjung     ke  Tunisia    mengatakan    telah   menerima    informasi    bahwa   sekitar    4.000  warga   Tunisia   bertempur    di Suriah,  dengan   1.000    sampai    1.500    lainnya   yang     bertempur   di    Negara   tetangga Libya.

Ledakan bom itu   terjadi   beberapa   hari    setelah    Kementerian   Dalam      Negeri menaikkan   peringatan    keamanan   ke   tingkat    tertinggi   kedua    setelah    memperoleh   informasi   tentang   kemungkinan    serangan    di    kota   resor    tepi    laut dari kota   kecil Sousse  dan daerah-daerah sensitif    lainnya.

Islamic State [IS] Klaim  Bertanggung Jawab

Islamic State   [IS]  telah    mengklaim    bertanggung   jawab   atas   serangan  bom   bus Paspamres   Presiden    kemarin, Kamis [26/11/2015], yang   menewaskan    13   anggota   Dinas     Keamanan   Presiden di depan   sebuah   hotel itu.

Dalam    pernyataan yang   diunggah   secara   online Kamis [26/11/2015], IS mengatakan seorang gerilyawan itu di-identifikasi   sebagai   Abu   Abdullah   al-Tunisi   yang telah melakukan   serangan   di   ibukota   Tunis   setelah   menyusup   ke dalam bus.

Dalam pernyataanya kelompok IS mengatakan “rezim tiran Tunis tidak akan memiliki kedamaian dan kami tidak akan beristirahat sampai hukum Allah tegak dan mengatur masyarakat   di   Tunis.”

Bus itu membawa anggota pengawal presiden Tunisia. Presiden telah menyatakan keadaan sebulan darurat.

Pihak   Washinton    menyatakan     Amerika   Serikat    mengutuk    “dalam   istilah    terkuat” serangan    terhadap   pasukan   keamanan  Tunisia.

Kendaraan bus itu   meledak di   Mohamed  V Avenue, sebuah jalan dengan   pepohonan besar  di pusat    ibukota    Tunis.

Ambulans   bergegas    menuju   lokasi   ledakan  dan    pasukan    keamanan  dengan    cepat menutup  daerah    tersebut.

Bandara   di    Tunisia  dan    beberapa    daerah    wisata  kota  Tunis   telah    ditutup, megutip   laporan   sebuah  stasiun  radio  lokal Tunis.

Seorang juru  bicara Presiden    mengatakan itu   adalah    “serangan”    yang menggambarkan   “kemarahan,” dilansir   oleh   AFP News.

Salah  satu   saksi   dilaporkan   telah    mengatakan: “Beberapa    orang    mati, benar-benar keheningan. “Polisi,  kegelisahan, penghinaan dan    intimidasi orang  untuk   membubarkan kerumunan.”

Perdana  Menteri   Tunisia   Habib    Essid  dan    Menteri    Dalam   Negeri  Najem   Gharsalli telah meninjau tempat kejadian serangan.

Hanya 11  hari  yang   lalu,    pihak    berwenang meningkatkan tingkat    keamanan    di Tunisia  dan   mengerahkan keamanan  ekstra.

Tunisia  telah    menderita  2   serangan   besar tahun   ini    menargetkan    industri pariwisata.

Seorang  pria    bersenjata    membunuh   38    orang    asing  di    sebuah    pantai    Hotel Sousse pada    bulan   Juni   dan   pada    pada     bulan   Maret,    pria   bersenjata menewaskan   21   turis   dalam    serangan    di    Museum    Bardo    di    Tunis.

Tentara Tunisia masih memerangi   kelompok militan   Islamis   di pegunungan dekat perbatasan   Aljazair

Militan telah    menyerang   pos    pemeriksaan dan   berpatroli  di    daerah     pedesaan    di dahulu.

Pemerintah   Tunisia Putuskan   Tutup    Perbatasan

Sehari   setelah serangan bom bus paspampres kepresidenan, Pemerintah   Tunisia    mengatakan  pada    hari    Rabu [25/11/2015]   bahwa   mereka   menutup    perbatasannya    dengan      Libya,  dimana   banyak terjadi   bentrokan   dengan kelompok   jihadist Islam, dilansir   oleh   AFP News.

Tidak    ada      alasan      diberikan,  tetapi Kementerian   Dalam   Negeri    mengatakan sebelumnya   peledak    yang   digunakan   dalam    serangan yang    menewaskan   12 pengawal   Presiden    sama   dengan   peledak   yang   digunakan   untuk    membuat    sabuk bunuh    diri  yang   secara   ilegal   dibawa   dari   Libya dan    telah disita tahun    lalu.

Dewan   Keamanan    Nasional Tunisia , yang    dipimpin    oleh    Presiden  Beji    Caid    Essebsi, memutuskan  untuk    menutup    perbatasan   mulai   tengah    malam    dengan “memperkuat   pengawasan       perbatasan   maritim  dan  di    Bandara,”    demikian dalam sebuah    pernyataan.

Dewan Keamanan Nasional   juga   memutuskan    untuk    “meningkatkan   operasi      untuk memblokir   situs    Internet   yang terkait dengan     terorisme”.

Dan    pihak berwenang   akan   “mengambil     langkah-langkah   mendesak      mengenai orang   yang    kembali    dari    lahan   subur    konflik,    sejalan   dengan   hukum anti-teroris,” demikian   pernyataan itu tanpa    menjelaskan   rincian lebih   lanjut.

Sebelumnya,    Kementerian  Transportasi    mengatakan    bahw   keamanan   akan     diperkuat di pelabuhan dan   hanya    penumpang yang akan diizinkan untuk     memasuki    Bandara internasional   Tunis.

Menurut    Reuters,    pihak   berwenang    Tunisia   juga    mengkonfirmasi       seorang pembom bunuh  diri    mengenakan   rompi      dikemas    dengan   bahan   peledak      plastik    meledakkan   bus     pasukan     pengawal   Presiden.

“Serangan  ini    merupakan    sebuah   evolusi  dalam   perilaku    para   teroris,    kali    ini mereka   menyerang    simbol    Negara   dan   di   jantung     ibukota,” kata     Perdana Menteri    Habib    Essid  kepada   wartawan   setelah   pertemuan      keamanan    darurat. [IZ]

Tags: Bom BisheadlinesISTunisia
ShareTweetSend
Previous Post

Ustadz Maulana Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Next Post

Intoleran, Muslimah Swiss Didenda £ 6.500 Jika Kenakan Cadar di Tempat Umum

Next Post
Pesan Istri Syaikh Aiman : ”Kepada Para Muslimah Setelah Kebangkitan” Bag. 1

Intoleran, Muslimah Swiss Didenda £ 6.500 Jika Kenakan Cadar di Tempat Umum

Korban Miras Oplosan Berjatuhan, Gubernur Jabar Baru Akan Lakukan Pengawasan Peredaran Miras

Soal Sampurasun, Aher Minta Semua Pihak Kedepankan Dialog

ISAC: Densus 88 Tak Profesional Seperti Preman

LUIS: Jika Bali Dijadikan Israel, Laskar Islam Siap Berperang

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Pasca   Bom  Bus  Pengawal   Presiden, Tunisia Berlakukan Jam Malam dan    Tutup     Perbatasan

Pasca Bom Bus Pengawal Presiden, Tunisia Berlakukan Jam Malam dan Tutup Perbatasan

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.