• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Dianggap Teroris, Kepolisian China Tembak Mati 28 Muslim Uighur

31 Dec 2015
in Internasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
Astaghfirullah!! Pemerintah China Paksa Muslim Uighur Jual Alkohol, Larang Jilbab & Jenggot
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BEIJING, (Panjimas.com) – Kepolisian Cina akhir November lalu secara resmi mengumumkan ditembak matinya 28   orang   yang   mereka   anggap   sebagai   ‘’kelompok teroris’’ di   wilayah   Xinjiang, yang   mayoritas   penduduknya   Muslim.

Ini   merupakan   operasi   paling   berdarah   dalam   beberapa   bulan,   dari hasil perburuan selama   56 hari,   menyusul   serangan   terhadap   sebuah tambang   batu bara di Aksu pada bulan   September lalu   yang   menewaskan   16 orang, kata portal   web   pemerintah daerah Xinjiang,   Tianshan. Satu orang   menyerah, tambahnya.

Ini merupakan konfirmasi resmi pertama atas 2 serangan terhadap   tambang dan juga akibatnya.

Seperti diketahui, Xinjiang   adalah   tanah   air   dari   etnis   minoritas Muslim Uighur. Banyak dari mereka   mengeluhkan   tentang   diskriminasi   dan kontrol   terhadap   budaya dan   agama   mereka, dan   wilayah   Xinjiang   sering   dilanda   kerusuhan   mematikan.

Menurut portal berita pemerintah   daerah Xinjiang, Tianshan,   serangan terhadap tambang batu bara itu   merupakan “serangan   teroris dan   kekerasan di bawah komando   langsung   dari   sebuah organisasi   ekstrimis   di luar   negeri”, kata Tianshan.

Mengutip Kantor berita resmi Xinhua mengutip pernyataan pemerintah Xinjiang mengidentifikasi pemimpin serangan sebagai   Musa Tohniyaz   dan   Mamat Aysa, yang diidentifikasi berdasarkan namanya dari   etnis   Uighur.

Pernyataan   resmi   diterbitkan   tak lama   setelah   Radio Free Asia (RFA), yang didanai oleh pemerintah AS, mengatakan bahwa lebih dari   50 orang termasuk 5 polisi tewas dalam serangan   pisau   di sebuah   tambang   batu bara di Aksu pada bulan September.

Para   penyerang menargetkan penjaga keamanan, rumah pemilik tambang, dan asrama pekerja, katanya.

Awal   pekan   ini   Radio Free Asia (RFA)   mengutip   pemerintah China dan sumber-sumber lokal mengatakan   tersangka, termasuk 7   perempuan dan     anak-anak – di antara mereka ada yang   berumur 1   tahun dan 6   tahun – dilaporkan   telah   dibunuh oleh pihak berwenang China.

Label Terorisme Palsu

Beijing   menuduh bahwa separatis   Uighur   adalah   seperti   Gerakan   Islam   Turkistan   yang   berada di balik serangan di Xinjiang, yang   diklaim pihak Beijing telah   menimbulkan   gelombang   kerusuhan yang   mematikan.

Namun para pakar dari   luar negeri   meragukan   kekuatan   kelompok   itu   dan   hubungan mereka dengan   terorisme   global,   dengan   beberapa   pakar   mengatakan bahwa pemerintah Cina melebih-lebihkan   ancaman   untuk melakukan pembenaran atas langkah-langkah   keamanan   ketat mereka   di   wilayah   yang   kaya   akan   sumber daya   alam   itu.

Kelompok-kelompok HAM mengatakan   bahwa   tindakan   tersebut adalah salah satu pemicu kekerasan.

Beijing –menganggap   kecaman   dari   pemerintah-pemerintah   asing   terhadap   serangan   di Xinjiang tidak berdasar – dan malah balik   menuding   Negara-negara Barat   menerapkan “standar ganda” dengan   mengangkat isu terorisme dari serangan Paris yang menewaskan sedikitnya 129 orang itu.

“Standar ganda seharusnya tidak diperbolehkan,” kata Menteri Luar Negeri China Wang Yi hari Ahad.

“Cina adalah korban dari   terorisme,” kata pemberitaan Xinhua News   dalam   sebuah komentarnya hari Kamis malam.

“Memerangi   Gerakan   Islam   Turkistan Timur , Eastern Turkistan Islamic Movement (ETIM),, kelompok teror yang ada dalam daftar PBB, dan   kelompok   teroris   lainnya   merupakan komponen   penting dari   perjuangan   melawan   terorisme   internasional,” tambahnya.

Cina cenderung   untuk   melabeli “teroris”   untuk   semua   serangan yang   melibatkan Muslim Uighur, walaupun faktanya pemerintah Xinjiang masih sering menindas Muslim Uighur. Seperti ketika   Kepolisian Cina bulan lalu dengan cepat mengesampingkan kemungkinan “aksi teroris” ketika   serangkaian 18 ledakan   menewaskan   sedikitnya 7 orang d i wilayah selatan Guangxi.

Kata “teroris” itu   sama   dihindari Beijing   ketika ledakan bom menewaskan1 orang   dan melukai 8   orang   di luar   kantor   Partai   Komunis di   provinsi   Shanxi pada tahun   2013.

Kontak Senjata

Portal berita Tianshan mengatakan, Kepolisian   Cina   mengerahkan   sekitar   10.000   orang dari “berbagai   kelompok   etnis”   untuk   membantu   dalam   mencari   penyerang     tambang batu bara.

Berita Tianshan   ini   dilengkapi dengan   gambar yang menunjukkan para   petani   dipersenjatai   dengan   tongkat   kayu   dan alat-alat   pertanian, dan   sebuah helikopter yang juga dikerahkan dalam operasi itu

Pihak berwenang meluncurkan “serangan keras”   di   Xinjiang   setelah   bom meledak di   stasiun   kereta api   utama   di   daerah   ibukota Urumqi   tahun   lalu , ketika Presiden,   Xi Jinping   telah   mengakhiri   kunjungan ke kota itu .

Tindakan kekerasan   telah   tampak sebagai   uji coba massa   dan   beberapa   eksekusi.

Pada bulan   Maret tahun 2014, 31 orang   ditikam   hinggga mati   di   sebuah stasiun   kereta api di Kunming, di barat daya Cina, dengan 4   penyerang   tewas, dengan separatis Xinjiang dipersalahkan   dan   media   pemerintah   menganggap   itu   sebagai tragedi “11   September di Cina” .

2 bulan kemudian 39 orang   tewas dalam   serangan berdarah   di sebuah pasar di Urumqi. [IZ]

 

Tags: cinaheadlinesintoleranmuslim uighur
ShareTweetSend
Previous Post

100 Massa Berdemonstrasi Protes Serangan Masjid di Corsica

Next Post

Pertumbuhan Muslim Demikian Cepat, Thailand Mulai Lirik Keuangan Syariah

Next Post
Pertumbuhan  Muslim Demikian Cepat,  Thailand   Mulai  Lirik Keuangan Syariah

Pertumbuhan Muslim Demikian Cepat, Thailand Mulai Lirik Keuangan Syariah

Spanduk Larangan Menggunakan Terompet Bertebaran di Pekalongan

Spanduk Larangan Menggunakan Terompet Bertebaran di Pekalongan

Ketua MUI DIY Menghimbau Agar Umat Islam tidak Hura-hura Saat Pergantian Tahun

Ketua MUI DIY Menghimbau Agar Umat Islam tidak Hura-hura Saat Pergantian Tahun

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Astaghfirullah!! Pemerintah China Paksa Muslim Uighur Jual Alkohol, Larang Jilbab & Jenggot

Dianggap Teroris, Kepolisian China Tembak Mati 28 Muslim Uighur

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.