• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Cemas Eksistensi Mujahidin BIFF, Uskup Filipina Perintahkan Angkat Senjata dan Bentuk Pasukan ‘Red God Soldier’

26 Jan 2016
in Internasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
Cemas  Eksistensi  Mujahidin  BIFF, Uskup  Filipina  Perintahkan  Angkat  Senjata  dan  Bentuk  Pasukan ‘Red  God Soldier’
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MANILA, (Panjimas.com) – Jemaat Kristen yang tinggal di beberapa daerah   mayoritas Muslim di Filipina Selatan telah mulai untuk mengangkat senjata dan membentuk organisasi ekstrim bernama “Red God Soldiers”, karena merasa cemas, frustasi dan takut merespon eksistensi kelompok ekstrimis Muslim, demikian pernyataan seorang Uskup Filipina, seperti dilansir oleh Anadolu Agency.

GMA melaporkan hari Jumat (22/01/2016) bahwa Uskup Angelito   Lampon   dari   Vikariat Jolo, ibukota Provinsi Sulu, mengatakan bahwa   beberapa   anggota   komunitas   minoritas Kristen mulai berusaha untuk   melindungi diri   mereka sendiri dengan mengangkat senjata karena pihaknya   merasa   semakin “putus asa” di pulau   Mindanao, di mana   beberapa kelompok bersenjata   beroperasi.

“Jika pasukan   pemerintah   dapat   mempertahankan warga   sipil, siapapun   apakah   mereka Muslim atau Kristen, maka   saya   pikir   hal   ini   tak akan   terjadi,” kata   Lampon   dalam laporan   awalnya yang   diterbitkan di situs   berita   untuk   Konferensi   Wali Gereja Filipina.

Dia   menggambarkan   pembentukan kelompok ekstrimis “Red God Soldier” sebagai   “upaya putus asa oleh orang-orang Kristen yang sedang diserang sekarang dan   kemudian   oleh kelompok-kelompok bersenjata.”

Sekitar 300 anggota kelompok radikal “Red God Soldier” berkumpul pada hari Selasa (19/01/2016) untuk   menampilkan   senjata-senjata   mereka dan   berjanji   untuk “mendorong Muslim   Moro   murtad   ataupun   membelot dari   komunitas   mereka,” demikian   menurut   situs Konferensi Wali Gereja Filipina.

Mereka juga   membakar   bendera   IS (Islamic State) dan mengecam serangan yang baru-baru ini terjadi sekaligus menyalahkan para   mujahidin, Mujahidin Pejuang Kebebasan Islam Bangsamoro (BIFF), Bangsamoro Islamic Freedom Fighters, yang   telah berjanji   setia (baiat) kepada   kelompok   IS.

Uskup   Lampon   mengklaim bahwa ia menganggap pembentukan kelompok bersenjata Kristen ditujukan untuk   menarik   perhatian   pemerintah   terhadap   konflik regional.

“Kalau saja ada   keamanan yang cukup bagi mereka, saya pikir mereka tidak akan mengangkat senjata,” tambahnya. “Tetapi jika mereka merasa tidak berdaya, saya kira   itu bentuk   pembelaan diri.”

BIFF adalah kelompok sempalan dari kelompok pejuang terbesar Filipina, Front Pembebasan   Islam   Moro (MILF), yang   menandatangani   kesepakatan   perdamaian dengan pemerintah tahun 2014.

BIFF (Bangsamoro Islamic Freedom Fighters) merupakan salah satu kelompok mujahidin yang masih sering melakukan perlawanan terhadap pemerintah demi mendirikan negara Islam di Kepulauan Mindanao di selatan Filipina. Semangat ini tak pernah padam sejak 2008, ketika BIFF masih menjadi bagian dari kelompok mujahidin terbesar di Filipina, Moro Islamic Liberation Front (MILF).

Kala itu, tak lama setelah MILF meneken Memorandum of Agreement on Ancestral Domain (MOA-AD) sebagai salah satu upaya damai dengan pemerintah Filipina, pemimpin pasukan bersenjata dari kelompok mujahidin tersebut, Umbra Kato, justru menggalang kekuatan.

Kato tak terima MILF mau berdamai dengan pemerintah demi mendapatkan sekadar perluasan daerah otonom dan kekuasaan di Mindanao. Semangat Kato masih berkobar untuk mendapatkan negara Islam independen dengan entitas Bangsamoro. Ia pun memutuskan untuk melanjutkan perjuangannya di bawah bendera baru, BIFF. Kato sendiri tewas pada April 2015 karena sakit. Raganya boleh mati, tapi semangat Kato terus hidup dalam BIFF.

Kini, ketika pemerintah dan MILF sudah menyepakati perjanjian damai terbaru dengan hasil berupa rancangan Hukum Dasar Bangsamoro (BBL), BIFF masih bertekad terus memperjuangkan satu negara Islam yang independen.

BIFF menentang   proses   perdamaian yang sedang   berlangsung, yang tidak akan ditetapkan   sampai undang-undang disahkan untuk   menggantikan   Daerah Otonomi yang ada di Mindanao Muslim, (ARMM), Autonomous Region Muslim Mindanao, dan juga   diharapkan akan   membawa   kesejahteraan dan kemakmuran   untuk   wilayah   selatan – yang   mana sebagaimana diketahui, wilayah selatan yang mayoritas Muslim hingga kini merupakan daerah di   Filipina yang paling terbelakang.

Kelompok Abu Sayyaf, yang diketahui berafiliasi dengan Al-Qaeda, juga beroperasi di   wilayah tersebut, dengan   benteng yang terkenal di Provinsi Sulu dan Basilan.

Sementara itu, Komandan Joint Task Grup Sulu mengatakan kepada wartawan hari Rabu (20/01/2016) bahwa kelompok Abu Sayyaf   telah   merekrut anggota   baru di   provinsi tersebut   dengan   menawarkan   P30,000 peso ($628 dollar) untuk   mereka   yang   bergabung.

Brigadir Jenderal Alan Arrojado seperti dikutip dari The Philippine Star mengatakan   bahwa kelompok   Abu Sayyaf   telah   mendapatkan lebih   dari   setidaknya   15   pengikut   baru, dan juga   telah   mengusik warga   desa   untuk   memaksa   mereka untuk   bergabung.

Brigjen Alan juga menegaskan bahwa 4   dari   8   sandera     diyakini   berada   dalam   Tahanan Abu Sayyaf, termasuk seorang birdwatcher (peneliti Burung) berkebangsaan Belanda, yang ditahan oleh   kelompok yang berada di bawah   kepemimpinan Radulan Sahiron. [IZ]

Tags: BIFFheadlinesMujahidin MindanaoRed God Soldiers
ShareTweetSend
Previous Post

Pemimpin Wilayah Otonomi Muslim Mindanao Konfirmasi Jejak Islamic State

Next Post

[Foto] Aktivis Islam Mulai Berdatangan Hadiri Sidang PK Ustadz Ba’asyir

Next Post
[Foto] Aktivis Islam Mulai Berdatangan Hadiri Sidang PK Ustadz Ba’asyir

[Foto] Aktivis Islam Mulai Berdatangan Hadiri Sidang PK Ustadz Ba’asyir

Tampilkan Logo Palu Arit, Baliho HUT PDIP Diturunkan

Tampilkan Logo Palu Arit, Baliho HUT PDIP Diturunkan

Bupati Bangka Minta Jamaah Ahmadiyah Hengkang dari Daerahnya

Bupati Bangka Minta Jamaah Ahmadiyah Hengkang dari Daerahnya

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Cemas  Eksistensi  Mujahidin  BIFF, Uskup  Filipina  Perintahkan  Angkat  Senjata  dan  Bentuk  Pasukan ‘Red  God Soldier’

Cemas Eksistensi Mujahidin BIFF, Uskup Filipina Perintahkan Angkat Senjata dan Bentuk Pasukan ‘Red God Soldier’

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.