• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

TK Amanah Ummah dan Mimpi Suratmi yang Terenggut

5 Apr 2016
in Nasional, NEWS
Reading Time: 4 mins read
A A
TK Amanah Ummah dan Mimpi Suratmi yang Terenggut
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KLATEN, (Panjimas.com) – Hari masih pagi. Selarik semburat mentari Klaten menembus tirai jendela, membelai hangat bangku-bangku panjang nan mungil yang masih tertelungkup antar meja satu sama lain. Ruangan sederhana dengan alas keramik hijau itu lengang, senyap. Kini, tak ada lagi hingar bingar keceriaan yang mewarnainya seperti sebulan silam.

Sudah hampir sebulan ini, ruangan itu membisu.Tak ada lagi hilir mudik para bocah mungil yang menggemaskan. Tak ada lagi canda tawa, semuanya membisu. Tak ada lagi kalam-kalam Ilahi yang terlafal dari bocah-bocah Raudhatul Athfal Amanah Umah, TK Islami impian Siyono dan Suratmi.

Masih sebulan silam, kebahagiaan masih menyergap seisi ruangan ini. Satu per satu anak yang lucu dan mungil mengeja kata. Warna-warni angka yang tertempel di dinding. Bangku-bangku yang diduduki para empunya. Meja hijau tempat mereka belajar mencorat-coret kertas.

Ruangan mungil yang kini muram inilah, impian sepasang kekasih yang memulai biduk rumah tangga empat belas tahun silam. Dua orang guru TK yang bersua, menjalin ikatan pernikahan, bercita-cita membangun Taman Kanak-kanak bersama: Raudhatul Athfal (TK) Amanah Umah.

Kini, ruang mungil itu masih membisu. Tak ada lagi canda tawa para bocah. Hanya tangis bocah tiga tahun yang kehilangan sang Ayah yang tak kembali setelah dijemput paksa Densus 88. Balita yang sedari tadi menangis dipangkuan sang bunda yang nampak tegar, kehilangan sosok suami penyayang anak-anak.

Mengawali April 2016, pada sepetak ruang tamu yang disulap jadi TK ini, kami tim Jurnalis Islam Bersatu (JITU) bersua dengan Suratmi, dengan mata berkaca-kaca. Janda lima anak yang sedari tadi mengayunkan lengannya menempatkan buah hatinya, Ibrahim yang terus menangis ke pangkuannya.

“Bagaimana saya tidak merasa sedih, hari Jum’at akhir Februari bapak saya meninggal. Lalu 8 Maret suami saya ditangkap dan meninggal hari Kamis,” kata Suratmi mengenang almarhum Siyono, terisak-isak sambil berusaha menyeka air matanya yang mulai berjatuhan.

Awan duka masih menggelayut di mata Suratmi setelah sang Ayah wafat, namun tak sampai dua pekan, kabar satu ini benar-benar membuat dirinya terhentak. Bagaimana tidak, sepenggal Maret, saat anak-anak TK mulai mengeja kata, disanalah kebiadaban terjadi.

Papan kapur yang tak sempat terhapus, menjadi saksi tangis histeris anak-anak yang melihat kepongahan punggawa Densus 88 yang menodongkan senjata menggeledah paksa. Guru-guru hanya gemetaran, sebagian kocar-kacir penuh isak tangis.

Tawa sempat berganti tangis histeris, tapi kini tak ada tawa dan histeris. Ruangan ini membisu. Hanya kursi-kursi mungil yang teronggok di sudut-sudutnya, di tengahnya bersimpuh Suratmi di atas tikar. Kepalanya tertunduk. Mencoba membenarkan nafasnya yang mulai tak beraturan.

Kepalanya kembali terangkat, dia melanjutkan kisahnya bahwa Selasa ba’da maghrib, suaminya dijemput oleh tiga orang di Masjid. “Lalu bapak mertua saya memberi tahu, ‘ndok, bojomu dibawa ke Polres.’ Mendengar itu, saya langsung lari ke masjid dan suami saya sudah menghilang,” Suratmi mengenang.

Dalam haru, Suratmi menghela nafas. Matanya sedikit berbinar. Ia berusaha mengenang masa lalunya, saat ia bersua pertama kali dengan Siyono, saat mereka berdua mengajar di sebuah Taman Kanak-kanak. Ia menuturkan perjuangannya membangun TK yang kini hanya membisu.

“Jadi saya bersama almarhum mengajar di tempat yang sama. Beliau mengajar di TK tersebut, lalu saya juga mengajar di tempat yang sama,” kenangnya.

Siyono nampak sosok guru TK yang ramah, bersahaja dan sering membimbing anak-anak serta lingkungan sekolahan agar shalat berjamaah di Masjid. Keduanya saling mengenal sebagai pengajar TK dan pencinta anak. Sepeti pepatah Jawa, witing tresno jalaran soko kulino, rasa cinta itu muncul.

Mimpi bersama

Sepenggal 2002, Siyono melamar Suratmi dan ikatan pernikahan pun terjalin. Dua insan penyayang anak membangun komitmen, membangun mimpi bersama, kelak mereka akan mendirikan sekolah kanak-kanak sendiri

“Kami berkeinginan mendirikan TK. Bagaimana kalo kita merintis dan mendirikan sekolah sendiri untuk TK Islam di sini?” kata Suratmi menirukan impian sang suami. Kedua guru TK ini menjalani hidup dengan bahagia. Kebahagiaan semakin lengkap setelah hadirnya Fatimah, sang buah hati disusul anak-anak lainnya.

Sepenggal 2005, impian Suratmi baru terwujud. Di rumahnya sekarang, di Dusun Brengkungan, Desa Pogung, Kecamtan Cawas, Klaten, mimpi-mimpi mereka dibangun. Bermulai dari enam orang tetangga yang mulai belajar di dalam Masjid, Suratmi dan Siyono merintis TK impiannya.

‘Amanah Ummah’ nama TK yang ia pilih mengingat pentingnya amanah berupa anak-anak yang dititipkan di TK mereka. Berbilang tahun, semakin banyak warga yang mengamanahkan anak-anaknya ke TK mereka. Yang semula di masjid, semakin ke sini semakin berkembang.

Dari hanya enam orang, dua belas orang, empat puluh orang hingga kini enam puluhan bocah mengenyam pendidikan di sini. Ruangan demi ruangan pun dibangun. Kursi-kursi terisi penuh rapi. Anak-anak yang riang dengan merdunya melafalkan abjad.

Mimpi yang selama ini dibangun terwujud. Sepuluh tahun lebih merintis lembaga pendidikan anak. Sambil mengajar, Siyono membantu kedua orang tuanya bertani, memotong jerami, merawat sang mertua dengan telaten. Dua orang guru TK ini memupuk mimpi-mimpinya.

Petir di Siang

Namun, kabar kelam menyambar bak petir disiang bolong. Sang suami yang diciduk Densus 88 tiba-tiba, tiga hari kemudian muncul berita bahwa nyawanya telah tiada. Ia pergi dalam kondisi sehat, namun pulang tanpa nama! Belum puas di situ, canda tawa yang menyelimuti sehari-hari Amanah Ummah itu berubah menjadi tangis histeris, menyisakan trauma seisinya.

Ruangan ini masih menjadi saksi akan Siyono dan Suratmi memupuk impian mereka, mengajarkan para anak, mengeja kata, melafalkan kalam suciMu ya Rabb. Dan kini ruangan ini tak lagi digunakan sebagai tempat Kegiatan Belajar Mengajar.

Densus 88 boleh saja berhasil membuat para anak ketakutan sehingga tak berani datang ke sekolah. Densus 88 boleh saja mengikis cita-cita Suratmi akan TK impiannya. Densus 88 boleh saja menghilangkan keceriaan anak-anak di TK ini. Densus 88 bahkan boleh saja membuat pelajaran terhenti sejenak hingga kini.

Tapi, impian Suratmi dan para anak Amanah Ummah tak kan pernah padam. Semangat belajar tak pernah padam. Suratmi pun akan berjuang melanjutkan impian mereka bedua dengan menuntut keadilan akan kematian suaminya.

Para bocah pun kini mulai kembali beraktifitas. Satu per satu bocah Pogung yang trauma kini mulai belajar kembali namun tak di ruang yang kini membisu. Di tempat lain, mereka mulai menata masa kecil mereka, kembali bersua dengan kawan sebaya, memulai kembali tawa yang sudah direnggut. Semoga.

Reporter: Tomy Abdullah
Editor: Rizki Lesus

Tags: densus 88headlinesSiyonoSuratmiTK Amanah Umah
ShareTweetSend
Previous Post

Trauma Melihat Densus 88, Tiang Kamera Wartawan Disangka Senjata

Next Post

Diziarahi Keluarga Pertama Kalinya, Makam Siyono Tercium Aroma Melati

Next Post
Diziarahi Keluarga Pertama Kalinya, Makam Siyono Tercium Aroma Melati

Diziarahi Keluarga Pertama Kalinya, Makam Siyono Tercium Aroma Melati

Bicarakan Damai,  Bupati Singkil Undang Tokoh Agama Islam dan Kristen

Bicarakan Damai, Bupati Singkil Undang Tokoh Agama Islam dan Kristen

Ini Dia Tujuh Sumber Kebahagiaan yang Mesti Kamu Tau

Ini Dia Tujuh Sumber Kebahagiaan yang Mesti Kamu Tau

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
TK Amanah Ummah dan Mimpi Suratmi yang Terenggut

TK Amanah Ummah dan Mimpi Suratmi yang Terenggut

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.