• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Kisah Pernikahan Umar Patek dengan Muallaf Keturunan Katolik Asal Filipina

26 Apr 2016
in Nasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Kisah Pernikahan Umar Patek dengan Muallaf Keturunan Katolik Asal Filipina
0
SHARES
282
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG (Panjimas.com) – Usai menjalankan misi jihad ke Afghanistan dan Pakistan, Umar Patek pada Desember 1995 melanjutkan perjuangannya ke Filipina. Dia mengaku tak tertarik ke Indonesia, karena tidak ditemukan adanya konflik berbau agama yang harus diperangi.

Tiga tahun tinggal di Filipina, Umar Patek kemudian melamar gadis setempat keturunan Katolik. Tahun 1998, dia memutuskan menikahi gadis mualaf itu.

“Istri saya katolik dan aku minta calon mertuaku hadir saat pernikahan di Camp Abu Bakar Assidiq di Filipina. Saat itu, mertua khawatir jika hadir akan dibunuh karena katolik,” ujar Umar Patek di Malang, Senin (25/4).

“Dia seorang mualaf, ayahnya juga pendeta,” kisahnya.

Ketika lamarannya diterima, Umar pun memohon calon mertua dan keluarganya untuk hadir di Camp Abu Bakar Sidiq di Camp Mujahidin di Filipina. Mereka yang pemeluk Katolik diminta menyaksikan pernikahan Umar Patek.

“Mereka berpikir, nanti akan dibunuh. Tetapi aku menjamin keamanan. Darah kalian haram, harta kalian akan aman,” kisahnya.

Janji suci kedua mempelai pun terwujud dengan dihadiri mertua dan keluarganya. Tidak terjadi insiden apapun dan pernikahan berjalan sesuai dengan rencana.

“Kami tidak serta-merta memerangi orang non muslim, apalagi sipil non muslim. Kami berperang hanya pada tentara, kami mempertahankan wilayah kami,” tegasnya.

Pada hari pernikahan, keluarga berfoto bersama. Perbedaan saat itu sama sekali tidak tampak, karena memang bukan orang yang harus diperangi.

“Cerita ini untold story, karena akses media yang sulit. Jarang masyarakat kenal dengan kami. Orang mengenalnya Umar Patek killer machine dan sadis. Keluarga orang-orang non muslim, masih aku kenal, tanpa perselisihan,” kisahnya.

Umar juga menceritakan, bagaimana kebiasaan selebrasi dengan menembakkan senjata di udara juga ditiadakan. Semua dilakukan demi jaminan keamanan para tamunya.

“Biasanya ada selebrasi, agar tidak memberikan rasa takut selebrasi itu dilarang. Sampai akhirnya mereka berkomentar, Islam agama yang damai,” katanya.

Umar Patek pulang kembali ke Indonesia pada tahun 2000 sebelum penyerangan bom Bali. Kemudian, ia kembali ke Filipina pada 2002 usai bom Bali sebelum akhirnya ditangkap di Pakistan dan diekstradisi ke Indonesia serta divonis 20 tahun penjara.

Amerika sempat mempublis sayembara penangkapan Umar Patek senilai 1 juta dolar AS. Hingga akhirnya agen keamanan Pakistan menangkap Umar Patek bersama istrinya pada Januari 2011 di Abbottabad, sebuah kota garnisun di barat laut Pakistan yang menjadi lokasi tewasnya pimpinan Al Qaeda, Osama bin Laden, dalam serangan tentara Amerika Serikat pada Mei 2011 lalu.

Istri Umar Patek diketahui bernama Ruqayyah Binti Husen Luceno alias fatimah zahrah. Ia dijerat pasal berlapis, yaitu Pasal 266 ayat (1) KUHP jo pasal 55 ayat (1) KUHP dan pasal 266 ayat 2 KUHP jo pasal 55 ayat 2 (2). Ruqayyah divonis 2 tahun 3 bulan penjara terkait perkara pemalsuan identitas dokumen keimigrasian. [AW/Lip6, mdk, dbs]

Tags: afghanistananak pendetabom balifilipinaheadlinesistri umar patekkatolikruqayyahterorismeumar patek
ShareTweetSend
Previous Post

Mampu Rakit Bom dari Air Kencing di Lapas, Ali Imron Pilih Kelola Situs atas Izin Densus

Next Post

75 Pengusaha Muslim Soloraya Hadiri Seminar Bisnis Tanpa Riba

Next Post
75 Pengusaha Muslim Soloraya Hadiri Seminar Bisnis Tanpa Riba

75 Pengusaha Muslim Soloraya Hadiri Seminar Bisnis Tanpa Riba

Datangi DPRD, Umat Islam Solo Minta Ruhut Sitompul Dipecat

Datangi DPRD, Umat Islam Solo Minta Ruhut Sitompul Dipecat

Presiden Jokowi Teriak Boikot, Wartawan Indonesia yang Kunjungi Israel Jadi Pengkhianat

Jokowi Instruksikan Verifikasi Data Panama Papers

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Kisah Pernikahan Umar Patek dengan Muallaf Keturunan Katolik Asal Filipina

Kisah Pernikahan Umar Patek dengan Muallaf Keturunan Katolik Asal Filipina

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.