• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Bertentangan dengan Aqidah, Sekolah di Allahabad Larang Para Guru Nyanyikan Lagu Kebangsaan India

10 Aug 2016
in Internasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Bertentangan dengan Aqidah, Sekolah di Allahabad Larang Para Guru Nyanyikan Lagu Kebangsaan India
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ALLAHABAD, (Panjimas.com) – Sebuah sekolah swasta Muslim di Distrik Allahabad di India menolak untuk mengizinkan nyayian lagu kebangsaan oleh siswa dan para anggota staf-nya pada Hari Kemerdekaan India, Sekolah Swasta Muslim itu menyatakan bahwa ada sejumlah kata-kata dalam lagu kebangsaan India yang melanggar ajaran aqidah Islam, mengutip laporan Ahmedabad Mirror News.

Perintah larangan itu dikeluarkan oleh Mohammad Zia-ul Haq, Manajer Sekolah MA Convent di wilayah Sadiabad kota Allahabad. Sekolah swasta ini terletak di wilayah padat yang didominasi penduduk Muslim, sekolah ini dilaporkan memiliki total 330 siswa.

Menurut laporan Indian Express, Lagu Kebangsaan India, Vande Mataram atau Saraswati Vandana biasa dinyanyikan saat perayaan Hari Kemerdekaan India, manajemen sekolah menyatakan ada frasa dalam lagu yang bertentangan dengan ajaran Islam. Memprotes keputusan manajemen sekolah ini, kepala sekolah dan tujuh guru lainnya mengundurkan diri pada hari Jumat (05/07).

Ketika dihubungi, Mohammad Zia-ul Haq, manajer MA Convent School di wilayah Sadiyabad Distrik Allahabad, mengatakan keputusan itu diambil menyusul keberatan dari beberapa orang tua Muslim.

Zia-ul Haq, Manajer sekolah, mengatakan kepada para guru bahwa menyanyikan lagu kebangsaan tidak diperbolehkan karena adanya frasa ‘Bharat Bhagya Vidhata’ di stanza pertama lagu kebangsaan yang itu bertentangan dengan ajaran Islam, demikian menurut guru yang mengundurkan diri dari sekolah, dua hari lalu .

“Lagu kebangsaan memiliki frasa, ‘Bharat Bhagya vidhata’, yang itu bertentangan dengan Islam karena Allah adalah Vidhata Bhagya bagi kami [Muslim]. Bagaimana kami dapat mengatakan Bharat telah menentukan dan berkuasa atas nasib kami!, ” kata Zia-ul Haq.

“Dalam lagu kebangsaan, negara telah digambarkan lebih besar dan lebih penting daripada mazhab (agama) dan khuda (dewa), dan hal ini tidak dapat diterima oleh setiap Muslim sejati,” kata Haq.

“Bahkan Mahkamah Agung telah mengatakan bahwa Anda tidak bisa memaksa siapa pun untuk melakukan apa pun yang bertentangan dengan agama mereka,” imbuhnya.

Haq mengatakan ini bukan pertama kalinya bahwa sekolah kami melarang nyayian lagu kebangsaan, Vande Mataram dan Saraswati Vandana. Dia mengatakan keputusan ini telah menjadi kebijakan lama sejak sekolah ini didirikan.

“Lagu kebangsaan tidak pernah dinyanyikan di sekolah kami, dan itu tidak bisa dibiarkan karena lagu kebangsaan itu tidak Islami. Saya [Zia-ul Haq] menjalankan sekolah dan harus mematuhi para orang tua [Muslim],” katanya.

“Para guru yang mengundurkan diri juga memiliki beberapa masalah lain dengan manajemen sekolah,” ujar Haq.

Manajer sekolah Zia-ul Haq, mengatakan bahwa jika mereka [para Guru dan Kepala Sekolah] tidak sepakat dengan “kebijakan” sekolah ini, mereka bisa pergi

“Sebagian besar dari kami belum bekerja di sini untuk waktu yang sangat lama. Kami terkejut karena manajemen sekolah tidak pernah mengizinkan nyanyian lagu kebangsaan dalam 12 tahun terakhir.”, ujar seorang guru yang mengundurkan diri.

Namun, Kepala Sekolah MA Covent yang baru saja mengundurkan diri itu, mengklaim bahwa “Sekolah ini memiliki 200 siswa Hindu sedangkan sisanya 130 adalah Muslim. Bagaimana dia bisa melarang lagu kebangsaan dan Vande Mataram dengan mengutip alasan agama, protesnya. Saya meninggalkan sekolah segera setelah saya mendengar tentang hal ini. Tujuh guru lebih juga mundur, ini tidak dapat diterima sama sekali,” kata kepala sekolah, yang tidak ingin disebutkan namanya. Ia dilaporkan baru saja bergabung ke sekolah itu setahun lalu, mengutip Indian Express.

Kepala sekolah mengatakan dirinya sedang mempertimbangkan tindakan hukum terhadap manajer sekolah Zia-ul Haq.

Sementara itu, Hakim Distrik Allahabad, Sanjay Kumar mengatakan sekolah MA Covent, yang sampai Kelas VIII, tidak diakui. “Saya [Sanjay Kumar] akan mengambil tindakan tegas terhadap manajemen sekolah. Kami akan memberi mereka kesempatan untuk didengar. Saya bertemu manajer di malam hari dan akan menentukan tindakan berikutnya, ” kata Kumar. [IZ]

Tags: aqidahheadlineslagu kebangsaanSekolah India
ShareTweetSend
Previous Post

UNICEF Danai Proyek Mural Yang Gambarkan Krisis Air di Jalur Gaza, Palestina

Next Post

Pengaturan Transportasi Dalam Perspektif Islam

Next Post
Manajemen Transportasi Ngawur, Sebabkan 18 Orang Pemudik Meninggal Dunia

Pengaturan Transportasi Dalam Perspektif Islam

Jangan Biarkan Setan Menjamah Anakmu!

Solusi Sistemik untuk Kekerasan Terhadap Anak

[Foto & Video Istimewa] Melawan Lupa, Tragedi Idul Fitri Kelabu di Tolikara

Intoleransi, SARA dan HAM: Jargon yang Selalu Menyudutkan Islam

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Bertentangan dengan Aqidah, Sekolah di Allahabad Larang Para Guru Nyanyikan Lagu Kebangsaan India

Bertentangan dengan Aqidah, Sekolah di Allahabad Larang Para Guru Nyanyikan Lagu Kebangsaan India

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.