• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Serbuan Buruh China, KAMMI Tuntut Mosi Tidak Percaya kepada Jokowi

1 Nov 2016
in Nasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Serbuan Buruh China, KAMMI Tuntut Mosi Tidak Percaya kepada Jokowi
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, (Panjimas.com) – Maraknya isu serbuan buruh asing dan gesekan sosial yang muncul di berbagai daerah belakangan ini menjadi perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Bidang Hubungan Luar Negeri PP KAMMI telah menggelar Sarasehan Demokrasi pada hari Sabtu (29/10/2016) di Sekretariat PP KAMMI, Jakarta.

Sarasehan Demokrasi tersebut menghadirkan Ferdinand Hutahaean (Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia) yang didaulat sebagai narasumber dan Irawan Malebra (Bidang Kebijakan Publik PP KAMMI) sebagai moderator dalam diskusi yang mengangkat tema “Ada Apa dengan Tenaga Kerja Asing di Indonesia?”.

“Belakangan ini kita diresahkan dengan munculnya serbuan buruh asing, khususnya buruh China. Data Kemenakertrans menyatakan sekitar 70.000 buruh asing masuk ke Indonesia per tahunnya, sedangkan angka pengangguran kita mencapai 7 juta orang. Apakah kondisi ini sengaja diciptakan pemerintah?”, pantik Irawan membuka diskusi.

Menanggapi isu buruh asing, Ferdinand Hutahaean mengatakan bahwa situasi ini terjadi berawal dari proyek infrastruktur Jokowi. “Utang ratusan trilyun pemerintah terhadap China dalam proyek infrastruktur ini yang menyebabkan Jokowi membiarkan kepentingan asing masuk, harus menurut pada kepentingan China”, ungkapnya.

“Proyek infrastruktur Jokowi tidak menguntungkan Indonesia karena bahan baku, semen, alat produksi, materialnya semua diimpor dari China. Bahkan buruh kasarnya juga didatangkan dari China dan uang gajinya juga dibayarkan di sana. Sehingga perputaran uang hanya terjadi di China dan tidak mengalir ke Indonesia”, tegas Ferdinand.

Tokoh Rumah Amanah Rakyat itu juga mempertanyakan nasionalisme pemerintahan Jokowi. “Presiden sepertinya tidak mampu menjaga Indonesia dari kepungan buruh asing. Apakah rezim ini benar bekerja untuk rakyat atau untuk kepentingan pribadi dan pemodal?”.

“Saya menemukan banyak kasus buruh asing ilegal di seluruh Indonesia. Ada kasus di Banten, Sulawesi bahkan Papua, jika diperkirakan jumlahnya bisa mencapai ratusan ribu orang. Dalam proyek PLTU di Banten, buruh kasarnya berasal dari China, mereka tidak bisa berbahasa Indonesia sama sekali”, ujarnya.

Ferdinand juga kembali mengangkat insiden Lion Air yang diduga sebagai bagian dari desain operasi intelijen asing yang dibiarkan pemerintah. “Tidak mungkin pihak imigrasi dan intelijen Indonesia tidak mengetahui sabotase tersebut. Pasti ada pembiaran dari imigrasi agar penumpang asing tersebut bisa masuk Indonesia tanpa pengawasan”.

“Saya menduga intelijen ikut bermain dan pasti tahu sabotase yang terjadi pada Lion Air. Kita semua tahu siapa Rusdi Kirana, pemilik Lion Air, dan bagaimana posisinya dalam rezim Jokowi saat ini”, sindir Ferdinand.

Senada dengan pernyataan tersebut Wakil Ketua Umum PP KAMMI, Arif Susanto, menyatakan kondisi bangsa sudah kritis dan seharusnya rakyat dan mahasiswa sudah menuntut mosi tidak percaya atas kepemimpinan Jokowi.

“Gerakan mahasiswa harus segera merapatkan barisan akibat kebijakan rezim yang berpihak pada asing-aseng. Rakyat bisa saja mengeluarkan mosi tidak percaya karena keadaan sudah hampir mencapai titik klimaks. Penggusuran dimana-mana, buruh asing menyerbu, ekonomi sulit dan pengangguran membludak”, tegasnya.

Arif menambahkan, “Saat ini negara kita telah menjadi negara korporotokrasi, dimana bangsa ini diatur oleh kepentingan modal dan korporasi asing. Ada sebuah operasi besar yang sedang mengambil hak-hak dasar pribumi atas nama pluralisme. Jangan sampai Indonesia seperti Singapura dimana pribumi menjadi tersingkir dan terpinggirkan”.

“KAMMI akan mengawal pemerintah agar tidak bermain mata dengan kapitalisme asing-aseng yang menindas pribumi dan buruh lokal. KAMMI akan mendorong dibentuknya Kaukus Pengawasan Tenaga Kerja Asing. Kemudian mengawasi kinerja pihak Imigrasi, Kemenakertrans dan Kementerian BUMN agar tidak mengeluarkan kebijakan yang merugikan anak bangsa”, tandasnya. [RN]

 

Tags: Buruh ChinaheadlinesJokowiKAMMI
ShareTweetSend
Previous Post

Aksi 4 November, Ustadz Muinudinillah Basri: Secara De Fakto Akan Ketahuan Siapa yang Berkuasa

Next Post

Boy Rafli: Polri Kerahkan 18.000 Personil untuk Aksi 4 November

Next Post
Boy Rafli: Polri Kerahkan 18.000 Personil untuk Aksi 4 November

Boy Rafli: Polri Kerahkan 18.000 Personil untuk Aksi 4 November

Boy Rafli: Polri Kerahkan 18.000 Personil untuk Aksi 4 November

Polri Bantah Akan Tembak Perusuh Saat Demo Ahok

Kasus Ahok, Politisi PDIP: Pemimpin Bermasalah Mundur Seperti di Barat

Kasus Ahok, Politisi PDIP: Pemimpin Bermasalah Mundur Seperti di Barat

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Tolak Keras Akui Israel, DSKS Protes ke DPRD Solo

Tolak Keras Akui Israel, DSKS Protes ke DPRD Solo

11 Jun 2025
Gema Takbir Jogja yang diselenggarakan AMM Gondomanan 30 Maret 2025

Gema Takbir Jogja yang diselenggarakan AMM Gondomanan 30 Maret 2025

28 Mar 2025
UU Baru Disahkan, Masyarakat Diambang Kecemasan

UU Baru Disahkan, Masyarakat Diambang Kecemasan

28 Mar 2025
Pondok Ngruki Buka Puasa Bersama BRIN dan Balitbang Agama Semarang

Pondok Ngruki Buka Puasa Bersama BRIN dan Balitbang Agama Semarang

22 Mar 2025
Perang Spanduk Antara Laskar VS Gudang Miras Terus Berlanjut

Perang Spanduk Antara Laskar VS Gudang Miras Terus Berlanjut

11 Mar 2025
Gudang Miras di Colomadu Ngeyel Berdiri Padahal Ditolak Warga, Siapa Bekingnya?

Gudang Miras di Colomadu Ngeyel Berdiri Padahal Ditolak Warga, Siapa Bekingnya?

8 Mar 2025
Buka Kedai Babi di Pasar Malam Arabian, Mall Sukoharjo Nodai Bulan Suci

Buka Kedai Babi di Pasar Malam Arabian, Mall Sukoharjo Nodai Bulan Suci

1 Mar 2025
Serbuan Buruh China, KAMMI Tuntut Mosi Tidak Percaya kepada Jokowi

Serbuan Buruh China, KAMMI Tuntut Mosi Tidak Percaya kepada Jokowi

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Inilah Kisah-kisah Keji & Tak Senonoh yang Melecehkan para Nabi dalam Kitab Suci Kristen

Inilah Kisah-kisah Keji & Tak Senonoh yang Melecehkan para Nabi dalam Kitab Suci Kristen

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Kisah Malang Tabi’in Mujahid Hafal Al-Qur’an yang Murtad, Apa Penyebabnya?

Kisah Malang Tabi’in Mujahid Hafal Al-Qur’an yang Murtad, Apa Penyebabnya?

Penyaliban Firaun dan Yesus, Fakta atau Fiktif?

Nih Sejarahnya Kenapa Yesus Dianggap Tuhan

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2025 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.