• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Shalatnya Malas dan Riya, Syekh Ali Jaber: Itu Tanda Orang Munafik!

24 Apr 2017
in Nasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Shalatnya Malas dan Riya, Syekh Ali Jaber: Itu Tanda Orang Munafik!
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA (Panjimas.com) – Allah menyebutkan dalam Al Quran, orang munafik itu shalat, tapi shalatnya malas dan riya serta zikirnya sedikit. Maka, shalatlah dengan baik dan benar, jangan malas dan riya. Kalau orang munafik shalatnya malas dan riya, bagaimana orang yang tidak shalat sama sekali.

Demikian dikatakan pendakwah Syekh Ali Jaber kepada Panjimas tentang hikmah Peristiwa Isra’ Mi’raj, Senin (24/4).
Kenapa umat Islam masih meninggalkan shalat? Menurut Syekh Ali, karena kurangnya pendidikan agama dalam keluarga. Padahal, Rasulullah perintahkan kita agar mendidik anak sejak dini untuk belajar shalat. Sehingga ketika usia tujuh tahun, anak kita sudah sudah menunaikan shalat sendiri.

Dalam Islam, jika dalam usia 10 tahun seorang anak tidak mengerjakan shalat, maka orang tua diizinkan untuk memukul anak dengan pukulan yang tidak menyakiti, melainkan sebagai bentuk edukasi atau peringatan.

“Ini bukan soal budaya Indonesia atau Arab yang berbeda. Ini adalah tuntunan dalam Islam. Tentu saja yang dipukul bukan bagian muka. Rasulullah contohkan memukul dengan siwak sebagai peringatan untuk menjaga shalat. Dan itu tidak menyakitkan,” kata Syekh Ali.

Ketika ditanya soal tafsir celakalah orang yang shalat? Syekh Ali menjawab, kita tak bisa tafsirkan satu ayat, tapi harus disambungkan dengan ayat lain. Terkadang ayat tersendiri tidak menjadi jelas, kalau tidak disambungkan dengan ayat yang lain. Itu namanya tafsir al-Qur’an dengan ayat Al Qur’an yang lain.

“ Ada tanda huruf la, tidak berhenti disitu, yakni celaka bagi yang lalai dari shalatnya. Lalai bisa diartikan, shalatnya bolong-bolong, atau menunda-nunda waktu shalat, selalu tergesa-gesar seperti dikejar waktu. Shalat saat mepet waktunya. Seperti itulah shalatnya orang munafik.”

Mengenai rajin mengerjakan shalat, tapi masih saja melakukan kemaksiatan dan kemungkaran, Syekh Ali menegaskan, kita sebagai manusia tidak terlepas dari dosa. Setiap manusia pasti berdosa. Tapi jangan jadikan alasan dosa yang kita perbuat lalu tidak shalat sama sekali. Seharusnya tetap menjaga shalat.

“Walau dosa masih dilakukan, shalat harus tetap berjalan. Jika shalatnya belum sampai level mencegagh perbuatan keji dan munkar, itu tandanya lalai. Jika sungguh-sungguh, shalat pasti bisa mencegah dari kemungkaran. Semoga dengan shalat, dosa-dosa kita diampuni. Jangan, sudah berbuat dosa, tapi shalat tidak dilakukan. Bagaimana dosanya akan terampuni. “

Syekh melihat umat Islam Indonesia masih tergesa-gesa saat shalat, sehingga bacaannya menjadi kurang sempurna. Termasuk bacaan Al Fatihahnya. Shalat Tarawih misalnya, diantara kita masih melakukkan dengan terlalu cepat. Lebih baik tidak Tarawih jika gerakan shalatnya secepat kilat. Persoalan jumlah rakaat, baik yang sebelas maupun 23, tidak menjadi persoalan. Terpenting, shalat dilakukan dengan cara yang tenang dan disertai tuma’ninah.

“Jika saya perhatikan, saat shalat Jum’at pun, sebagian umat ini rata-rata telat datang ke masjid. Diantara mereka ada yang merokok dan ngobrol diluar. Mereka baru masuk masjid, saat khatib berdiri di atas mimbar. Padahal kemuliaan shalat Jum’at itu hadir sebelum khatib khutbah, besar pahalanya,” katanya.

Syekh Ali juga mengingatkan tentang shalat seorang hamba yang tidak diterima satu pun selama 60 tahun. Yang menyebabkan shalat seseorang itu tidak diterima adalah, kata Rasulullah Saw, adalah karena tidak menyempurnakan ruku dan sujudnya. Shalat itu bukan sebatas gerak, tapi menikmati bacaan, berdiri, ruku, dan sujudnya memberi ketenangan di hati.

“Kalau belum tenang, berarti belum khusyu. Khusyu itu bukan perintah, karena tidak ada cara shalat khusyu, yang ada adalah shalat dalam keadaan tenang. Kalau sudah tenang, khusyunya datang. Kebanyakan umat Islam, ada yang bacaan shalatnya begitu cepat seperti mengunyah. Ketenangan dalam shalat akan meraih ketenangan hati.”

Kenapa umat Islam stres dan galau dalam kehidupan? “Karena hatinya tidak tenag, shalatnya tidak menghadirkan kalbu, pikirannya tidak fokus, tidak ada kenikmatan saat membaca bacaan shalat. Ibadah shalat bukanlah sebatas gerak, ritual tanpa dilandasi rasa cinta kepada Allah,” pesan Syekh Ali. (Desastian)

Tags: Malas dan RiyaSyekh Ali Jaber: Itu Tanda Orang Munafik!
ShareTweetSend
Previous Post

Syekh Ali Jaber Sayangkan, Umat Islam Masih Banyak yang Tinggalkan Shalat

Next Post

Indonesia Butuh Pemimpin Berani Seperti Singa, Bukan Seperti Domba

Next Post
Indonesia Butuh Pemimpin Berani Seperti Singa, Bukan Seperti Domba

Indonesia Butuh Pemimpin Berani Seperti Singa, Bukan Seperti Domba

Tokoh-Tokoh Nasional Berbagi Pengalaman Dalam FLC 2017

Tokoh-Tokoh Nasional Berbagi Pengalaman Dalam FLC 2017

Tidak Pernah ke Masjid, Mau Masuk Surga?

Tidak Pernah ke Masjid, Mau Masuk Surga?

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Tolak Keras Akui Israel, DSKS Protes ke DPRD Solo

Tolak Keras Akui Israel, DSKS Protes ke DPRD Solo

11 Jun 2025
Gema Takbir Jogja yang diselenggarakan AMM Gondomanan 30 Maret 2025

Gema Takbir Jogja yang diselenggarakan AMM Gondomanan 30 Maret 2025

28 Mar 2025
UU Baru Disahkan, Masyarakat Diambang Kecemasan

UU Baru Disahkan, Masyarakat Diambang Kecemasan

28 Mar 2025
Pondok Ngruki Buka Puasa Bersama BRIN dan Balitbang Agama Semarang

Pondok Ngruki Buka Puasa Bersama BRIN dan Balitbang Agama Semarang

22 Mar 2025
Perang Spanduk Antara Laskar VS Gudang Miras Terus Berlanjut

Perang Spanduk Antara Laskar VS Gudang Miras Terus Berlanjut

11 Mar 2025
Gudang Miras di Colomadu Ngeyel Berdiri Padahal Ditolak Warga, Siapa Bekingnya?

Gudang Miras di Colomadu Ngeyel Berdiri Padahal Ditolak Warga, Siapa Bekingnya?

8 Mar 2025
Buka Kedai Babi di Pasar Malam Arabian, Mall Sukoharjo Nodai Bulan Suci

Buka Kedai Babi di Pasar Malam Arabian, Mall Sukoharjo Nodai Bulan Suci

1 Mar 2025
Shalatnya Malas dan Riya, Syekh Ali Jaber: Itu Tanda Orang Munafik!

Shalatnya Malas dan Riya, Syekh Ali Jaber: Itu Tanda Orang Munafik!

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Inilah Kisah-kisah Keji & Tak Senonoh yang Melecehkan para Nabi dalam Kitab Suci Kristen

Inilah Kisah-kisah Keji & Tak Senonoh yang Melecehkan para Nabi dalam Kitab Suci Kristen

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Kisah Malang Tabi’in Mujahid Hafal Al-Qur’an yang Murtad, Apa Penyebabnya?

Kisah Malang Tabi’in Mujahid Hafal Al-Qur’an yang Murtad, Apa Penyebabnya?

Penyaliban Firaun dan Yesus, Fakta atau Fiktif?

Nih Sejarahnya Kenapa Yesus Dianggap Tuhan

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2025 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.