• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Konsultan Media dan Politik: Umat Islam Itu Pemilih Terbesar, Maka Jangan Musuhi Islam

4 Jul 2017
in Nasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
Konsultan Media dan Politik: Umat Islam Itu Pemilih Terbesar, Maka Jangan Musuhi Islam
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA (Panjimas.com) – Sebagai kepala pemerintahahan sekaligus kepala negara, Jokowi punya dua pekerjaan rumah besar. Pertama, memperbaiki basis elektoralnya. Kedua, menata kembali relasi antar-elemen bangsa.

Hal itu dikatakan Hersubeno Arief, seorang Konsultan Media dan Politik dalam keterangan tertulisnya, belum lama ini.

Dikatakan Hersubeno, dari sisi elektoral Jokowi masih mempunyai waktu dua tahun untuk mempersiapkan bekal menghadapi Pilpres 2019. Sebagai Presiden incumbent dia mempunyai berbagai keuntungan yang tidak dimiliki oleh pesaingnya. Jadi bila kini dia bergerak cepat, maka hampir dapat dipastikan tidak akan terkejar dalam adu pacu menuju Pilpres.

“Umat Islam bagaimanapun adalah pemilih terbesar. Memusuhi Islam adalah logika pilihan di luar nalar sehat demokrasi, dimana rakyat pemilih sebagai penentunya,” ungkap Hersubeno.

Menurutnya, fakta bahwa komando struktural ormas-ormas besar Islam dalam berbagai Aksi Bela Islam menunjukkan adanya perubahan besar dalam pola gerakan umat Islam.

“Jokowi tidak cukup hanya merangkul Pengurus Besar (PB) NU,dan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, dan mengabaikan ormas Islam lainnya, termasuk mereka yang kemudian melebur ke dalam gerakan baru model GNPF.”

Hersubeno menjelaskan, Pilkada DKI juga menunjukkan bahwa teori matinya “politik aliran” lebih berupa agenda dibandingkan dengan realita. Agenda tersebut coba dipaksakan oleh para akademisi, dan lembaga survei kepada benak para pemilih. Demikian pula halnya tudingan “politisasi agama” dilakukan kelompok minoritas yang sangat sadar akan kalah bersaing bila menggunakan logika demokrasi.

“Dalam demokrasi, pemenang ditentukan oleh jumlah pemilih. Selama aturan demokrasi masih seperti itu, maka umat Islam yang menyadari potensi dan kekuatannya akan menjadi pemenang.”

Cara mengalahkannya hanya dengan memanipulasi kesadaran politik umat, antara lain dengan agenda brain washing’“matinya politik aliran” dan tudingan “politisasi agama”. Sayangnya cara-cara brain washing maupun pemaksaan agenda setting syarat utamanya adalah penguasaan media dan publik opini.

“Hadirnya media sosial membuat pemerintah ataupun kelompok tertentu tidak bisa lagi memaksakan agenda setting-nya. Informasi dan publik opini, tidak lagi berjalan satu arah.”

Relasi Antar Elemen Bangsa

Dari sisi relasi antar-elemen anak bangsa, Hersubeno Arief, mengatakan, praktik politik yang mencoba mendorong umat Islam keluar dari “kapal besar Indonesia” tidak boleh dilanjutkan. Sebagai Kepala Negara Jokowi harus mencegah hal itu terjadi, bukan malah sebaliknya turut mengambil bagian di dalamnya.

“Sebagai mayoritas tentu umat Islam harus mempunyai peran yang proporsional pula dengan tidak mengabaikan kelompok-kelompok minoritas lainnya. Jangan dibalik, balik.”

Realitas bahwa sekelompok minoritas menguasai perekonomian Indonesia, perlu penataan kembali. Harus ada langkah konkrit untuk mengkoreksinya. Pilkada DKI jangan hanya dilihat secara sederhana sebagai perlawanan umat, tapi dalam konteks yang lebih besar adalah bentuk perlawanan dari sebuah ketidakadilan.

Presiden Jokowi harus berani keluar dari pakem demokrasi Indonesia yang seolah sudah baku, bahwa pemilik modal sangat menentukan bagi seorang kandidat untuk terpilih kembali.

“Biaya mahal dalam proses demokrasi di Indonesia mendorong para kandidat dan partai politik berselingkuh dengan apara pemilik modal. Mereka kemudian membentuk oligarki. Pilkada DKI menunjukkan ketika rakyat melawan, kekuatan modal sebesar apapun bisa dikalahkan.”

Hersubeno berharap, pertemuan Presiden dengan GNPF MUI semoga saja merupakan sebuah pilihan sadar dari Jokowi untuk memperbaiki relasi antar-elemen bangsa. Bukan sekedar taktik dan pilihan politik jangka pendek untuk memperbaiki dan merebut kembali basis elektoralnya. (desastian)

Tags: Hersubeno AriefKonsultan Media dan Politik: Umat Islam Itu Pemilih TerbesarMaka Jangan Musuhi Islam
ShareTweetSend
Previous Post

Bahas Soal Terorisme, Jokowi Akan Jumpa Donald Trump Saat KTT G20 di Jerman

Next Post

BNPT: WNI Baru Pulang Dari Suriah Harus Ikut Program Deradikalisasi

Next Post
BNPT: WNI Baru Pulang Dari Suriah Harus Ikut Program Deradikalisasi

BNPT: WNI Baru Pulang Dari Suriah Harus Ikut Program Deradikalisasi

KH. Cholil Nafis: Istilah Halal Bi Halal Ada Sejak Terjadi Polemik Antar Tokoh Bangsa

KH. Cholil Nafis: Istilah Halal Bi Halal Ada Sejak Terjadi Polemik Antar Tokoh Bangsa

Antara Film Aku Adalah Kau Yang Lain, Kisah Cinta di Katedral dan Tragedi Tolikara

Antara Film Aku Adalah Kau Yang Lain, Kisah Cinta di Katedral dan Tragedi Tolikara

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Konsultan Media dan Politik: Umat Islam Itu Pemilih Terbesar, Maka Jangan Musuhi Islam

Konsultan Media dan Politik: Umat Islam Itu Pemilih Terbesar, Maka Jangan Musuhi Islam

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.