• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

Kajian Parenting Ustadz Budi Ashari: Anak Kita Pemimpin Indonesia Emas 2045

18 Sep 2017
in Nasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
Kajian Parenting Ustadz Budi Ashari: Anak Kita Pemimpin Indonesia Emas 2045
0
SHARES
294
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KLATEN, (Panjimas.com) – Bertempat di PPTQ Ibnu Abbas Klaten, Ustadz Budi Ashari memberikan ceramahnya tentang parenting. Adapun tema untuk kajian ialah: “Anak Kita Pemimpin Indonesia Emas 2045”.

“Menjadi pemimpin itu amanah. Dan pemimpin dalam rumah tangga itu bukan pilihan, melainkan Allah sendiri yang memilih dan melantiknya. Siapa dia? Arrijalu qowwamuna ‘alannisa’. Laki-laki itu pemimpin bagi kaum wanita. Itu kata Allah. Dan itu amanah. Maka sudah seniscayanya, para ayah itu menjadi pemimpin utama di rumahnya. Jangan sampai rumah kita hanya sekadar tempat tinggal kosong tanpa ada kejelasan siapa pemimpinnya.” Ujarnya Ahad, (17/9).

Namun apa yang terjadi saat ini?

Para ayah sibuk dengan kerjaannya, hingga lupa perannya memimpin rumah tangga. Di luar mereka sukses menjadi pejabat, namun di dalam rumah mereka kehilangan hakikat kebahagiaan bersama keluarganya. Hambar. Tidak ada kemesraan di dalamnya.

Padahal jika mau menilik sejarah, kisah kemesraan keluarga para Nabi bisa kita jadikan teladan.

Kisah Nabi Yakub salah satunya. Nabi Yakub as memiliki anak laki-laki 12 orang. Jumlah yang cukup banyak saya rasa, -red. Namun maasyaallah, beliau sampai hafal bau keringat putranya, Yusuf. Kita? Nama anak-anak saja sering tertukar.

Ulasan berlanjut dengan pengisahan Ustadz Budi tentang penggembala kambing. Ada seorang penggembala yang biasa menggembala ratusan kambing. Tapi maasyaallah, dia hafal segala macam suara kambingnya satu-persatu. Mana kambing yang minta makan, mana kambing yang kesakitan, mana kambing yang ingin kawin, dan seterusnya. Kita? Sebegitu jauhkah kita dengan anak-anak kita.

“Sungguh, Allah menitipkan kepemimpinan tidak dari sekolah atau lembaga. Namun justru wasiat tersebut berasal dari rumah. Dalam doa yang kita panjatkan setiap harinya, “Ya Tuhan kami, augerahkanlah kepada kami istri-istri yang shalihah, dan anugerahkanlah kepada kami anak-anak yang menjadi penyejuk mata kami, dan jadikanlah kami pemimpin bagi kaum yang bertaqwa.” Ungkapnya.

Jadikanlah kami pemimpin kaum yang bertaqwa. Itulah visi kepemimpinan yang Allah wasiatkan. Dan visi tersebut, haruslah didukung oleh beberapa prasyarat, yakni: istri-istri yang shalihah dan anak-anak yang menjadi qurrota a’yun (penyejuk mata).

Maka, menjadi shalih itu keniscyaan. Agar mampu melahirkan generasi yang shalih-shalihah pula. Tidakkah kita ingat kisah Hajjar dan anaknya, Ismail? Mereka “dibuang” oleh Nabi Ibrahim di lembah Mekkah yang tidak ada tanda-tanda kehidupan di sana. Namun beliau bertawakkal sepenuhnya, sebab ianya adalah perintah Allah, maka pasti Allah tidak akan menyia-nyiakan ia dan Ismail. Dan Nabi Ismail pula tidak kalah tawakkalnya, saat ia hendak disembelih oleh ayahnya, Nabi Ibrahim. Dan inilah potret keluarga yang sukses: ayah shalih, istri shalihah, anak shalih.

“Sungguh, keshalihan itu tidak datang kebetulan. Sebaliknya, ia sesuatu yang harus diupayakan. Maka, jika kita inginkan anak-anak kita seshalih Nabi Ismail, tempalah diri kita agar menjadi setawakkal Hajjar dan setangguh Nabi Ibrahim.” Ujarnya.

Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya orang yang paling kuat di antaramu ialah orang yang paling kuat tawakkalnya.”

Apa itu tawakkal? Berpasrah diri pada Allah dengan sepenuh keyakinan. Meski orang lain berkata tidak mungkin, yakinlah Allah Maha segala Sesuatu. Tidak ada yang tidak mungkin jika Allah berkehendak.

Ingatlah kembali kisah Nabi Zakaria. Beliau sudah tua renta dan istrinya pun mandul. Namun beliau tetap yakin meminta keturunan yang baik kepada Allah. Hingga akhirnya Allah benar-benar karuniakan kepada beliau anak, yang kemudian di kelak kemudian hari pula menjadi pemimpin di muka bumi. Maasyaallah.

Sekali lagi, surat An-Nisa’ ayat 34 adalah amanah Allah yang harus kita jalankan sebaik-baiknya. Laki-laki hendaknya menjadi pemimpin bagi keluarganya. Menjadi teladan yang baik untuk anak-istrinya. Dan itulah asbab dari Allah demi kebaikan. Sebab jika ayat ini tidak dijalankan, ayat berikutnya (An-Nisa’ 35) yang akan berlaku. Na’udzubillah.

Mengikuti kajian Ustadz Budi Ashari, berasa ditampar pipi kanan-kiri. Betapa selama ini kita menyepelekan pendidikan di dalam rumah tangga. Banyak di antara kita yang merasa cukup dengan hanya mengandalkan pendidikan di sekolah. Banyak pula di antara kita yang salah dalam pendidikan ke anak.

Kajian pun ditutup dengan doa untuk para pemimpin Indonesia oleh Ustadz Mu’inuddinillah Basri selaku Pimpinan PPTQ Ibnu Abbas . Kata beliau, “Ya Allah, jika ada yang menginginkan kehancuran negeri ini, maka binasakanlah ia. Binasakan ia dari negeri ini. Jauhkanlah kami dari orang-orang yang hendak memfitnah kaum Muslimin negeri ini, memfitnah para ulama kami. Dan bagi siapa saja yang menginginkan keutuhan negeri ini dan ummat Islam, maka teguhkanlah kedudukannya.” Dan doa beliau diaminkan oleh para peserta kajian diiringi isak tangis yang meruah. [RN]

Tags: headlinesParentingPPTQ Ibnu Abbas KlatenUstadz Budi AzhariUstadz Dr Muinudinillah Basri
ShareTweetSend
Previous Post

Fitrah Manusia Sebagai Manajer

Next Post

Bang Japar Desak Pemerintah Myanmar Hentikan Genosida Muslim Rohingya

Next Post
Bang Japar Desak Pemerintah Myanmar Hentikan Genosida Muslim Rohingya

Bang Japar Desak Pemerintah Myanmar Hentikan Genosida Muslim Rohingya

Komandan Kokam Jateng: Film G30S PKI Mendidik Karakter Cinta NKRI

Komandan Kokam Jateng: Film G30S PKI Mendidik Karakter Cinta NKRI

KISPA Berikan Bantuan Tunai kepada Muslim Rohingya

KISPA Berikan Bantuan Tunai kepada Muslim Rohingya

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Kajian Parenting Ustadz Budi Ashari: Anak Kita Pemimpin Indonesia Emas 2045

Kajian Parenting Ustadz Budi Ashari: Anak Kita Pemimpin Indonesia Emas 2045

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.