• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

MIUMI Himbau Pemuda Mempunyai Keberanian dan Terobosan dalam Membangun Peradaban

29 Oct 2017
in Nasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
MIUMI Himbau Pemuda Mempunyai Keberanian dan Terobosan dalam Membangun Peradaban
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, (Panjimas.com) – MIUMI (Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia) menyelenggarakan tablig akbar tentang kepemudanaan dengan mengangkat tema “ Pemuda Bersama Ulama Dalam Membangun Peradaban” di Masjid Sunda Kelapa. Jumat, (27/10).

Kuat tegaknya sebuah negara tergantung pada kualitas generasi mudanya. Karena itu sebagai pilar utama penyangga bangsa ini, generasi muda diharapkan mempunyai keberanian melakukan terobosan yang mampu menumbuhkembangkan identitas Indonesia sebagai negara yang kuat.

Syaikh Mushthafa al-Ghalayaini dalam kitab ‘Izhatun Nasyi’in mengatakan, inna fi yadi al-syubban amral ummah wa fi iqdamihim hayataha. “Sesungguhnya di tangan generasi muda-lah, nasib bangsa ini bergantung; dan melalui keberanian mereka-lah keberlangsungannya terjamin”.

Sebab hanya pemuda sajalah yang dipenuhi jiwa optimis, percaya diri dan cita-cita. Jika keraguan, ketakutan dan keputusasaan telah mewabah dalam diri seluruh generasi muda, maka Indonesia akan menjadi negara terbesar yang dipenuhi oleh generasi tua.” Ujar Dr. Henri Shalahuddin, MIRKH Ketua Majelis Riset dan Pengembangan Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia dalam pesan tertulisnya Jumat, (27/10).

Bangsa yang berindentitas adalah bangsa yang membina generasi mudanya agar tidak terputus dari silsilah mata rantai nilai dan peradaban yang telah dibangun oleh generasi pendahulu (salafussoleh).

Generasi muda berkualitas akan terbentuk jika mereka dibekali dengan pemahaman ilmu secara benar dan integral. Sebab dengan ini, akan tercipta manusia-manusia penggerak perubahan dan pembangun peradaban.

Perubahan sosial dan pembangunan peradaban yang bersumber dari ilmu yang integral ibarat gelombang ombak dari dasar laut yang bakal menggerakkan seluruh lautan. Ia bukanlah riak-riak ombak di permukaan laut yang muncul dan hilang karena tiupan angin. Kesemuanya itu hanya akan terwujud dengan kesadaran dan kerja-kerja kolektif.

Henri Shalahuddin menambahkan, dampak terburuk dari sejarah penjajahan Belanda selama 350 tahun adalah tertanamnya sikap minder dan rendahnya semangat bersaing secara sehat. Kepada bangsa Indonesia dimasukkan perasaan bahwa mereka “tidak bisa apa-apa”. Tidak bisa pintar sepintar Belanda. Tidak bisa kaya, sekaya Belanda. Tidak bisa naik pangkat setinggi pangkat Belanda. Kepada dunia senantiasa dinyatakan bahwa bangsa Indonesia adalah “Bangsa yang sesabar-sabarnya di dunia”, sebagaimana dikatakan oleh Buya HAMKA.

Untuk menanamkan ini semua dilakukan melalui siasat pendidikan. Pendidikan yang dibuat Belanda bertujuan mencetak segolongan bhumi putera agar dapat berpikir cara Belanda. Bahkan cara bermimpi pun, sebisa mungkin agar meniru cara mimpinya orang Belanda. Jika ingin maju, mereka harus melonggarkan ikatan agamanya.

“Hal-hal seperti ini menurut Buya HAMKA dapat menjadi sebuah kehinaan, karena memilih satu identitas yang seharusnya bukan miliknya, memilih pakaian yang sebenarnya bukan pakaiannya, kemudian melupakan jati dirinya dan mencampakkan pakaiannya sendiri.” Tambahnya.

Dengan memantapkan jati diri sebagai bangsa Indonesia dan berpegang teguh dengan identitas keislamannya, para pahlawan kita berhasil mengakhiri penjajahan selama 3,5 abad. Di antara mata rantai keberanian, keteguhan dan kecemerlangan yang bisa kita teladani dari para pahlawan muda dan pendahulu kita adalah Jenderal Soedirman, Bung Tomo dan para ulama muda yang sukses mendirikan lembaga pendidikan untuk membangun bangsa yang beridentitas di usia 25 tahun hingga 16 tahun, seperti para pendiri Pondok Gontor dan pondok-pondok lainnya.

Dalam usia 20 tahun, Jenderal Soedirman telah menjadi guru dan kemudian menjadi kepala sekolah Muhammadiyah. Di usia 21 tahun, beliau menjadi pemimpin Kelompok Pemuda Muhammadiyah, dan diangkat menjadi panglima besar saat beliau berusia 29 tahun

Bung Tomo memimpin pertempuran melawan tentara sekutu dalam usia 25 tahun. Dalam pidatonya yang sangat heroik yang diawali dengan takbir dan ditutup dengan takbir, beliau berkata: “Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka. Semboyan kita tetap: merdeka atau mati!

“Oleh karena itu, dalam rangka menyambut hari Sumpah Pemuda, marilah kita bersama membekali generasi muda dengan beragam ketrampilan dan keilmuan yang dilandasi nilai-nilai keagamaan sehingga mampu melakukan kerja-kerja peradaban dan pemakmuran bumi yang sama-sama kita cintai dan menjadi tanah tumpah darah kita semua.” Ujarnya.

Dengan demikian kita sebagai bangsa Indonesia bisa berdiri kokoh di atas kaki sendiri, dan menjadi tuan di negeri sendiri. Inilah di antara salah satu cita-cita salah satu pahlawan nasional kita, KH. Agus Salim yang dituangkan dalam tulisan beliau di harian “Neratja”, 25 September 1917, yang berjudul: “Dalam negeri kita, janganlah kita yang menumpang”.

Di tangan pemuda-lah kita menaruh harapan; kepada Ilahi kita panjatkan segala doa dan permohonan. Habis akal baru tawakal, begitu ajaran para pendahulu kita. [RN]

Tags: headlinesMajelis Intelektual Ulama Muda Islam (MIUMI)sumpah pemuda
ShareTweetSend
Previous Post

Target 2021 UMS Menjadi Perguruan Tinggi Internasional

Next Post

LBH Bang Japar: Pembatalan Festival Budaya Betawi Secara Sepihak Bentuk Arogansi Kekuasaan

Next Post
LBH Bang Japar: Pembatalan Festival Budaya Betawi Secara Sepihak Bentuk Arogansi Kekuasaan

LBH Bang Japar: Pembatalan Festival Budaya Betawi Secara Sepihak Bentuk Arogansi Kekuasaan

Rezim Anti Kritik, Mahasiwa Gelar Demo di Depan Polres Solo

Rezim Anti Kritik, Mahasiwa Gelar Demo di Depan Polres Solo

10.000 Pensiunan Lansia di Bosnia Lancarkan Aksi Protes, Menyusul Klaim Kemiskinan Meluas

10.000 Pensiunan Lansia di Bosnia Lancarkan Aksi Protes, Menyusul Klaim Kemiskinan Meluas

  • Latest
  • Popular
Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

18 Jul 2026
Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

21 Oct 2026
Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

20 Oct 2026
Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

20 Oct 2026
Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

20 Oct 2026
Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

20 Oct 2026
Tiga Tahun 7 Oktober, Sukamta Ingatkan Dunia Jangan Memotong Sejarah Palestina

Kutuk Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Waka Komisi I DPR Minta KBRI Terus Pantau Kondisi WNI

20 Oct 2026
Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

20 Oct 2026
MIUMI Himbau Pemuda Mempunyai Keberanian dan Terobosan dalam Membangun Peradaban

MIUMI Himbau Pemuda Mempunyai Keberanian dan Terobosan dalam Membangun Peradaban

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Khutbah Jum’at; Keutamaan Tauhid dan Bahaya Syirik

Khutbah Jum’at; Keutamaan Tauhid dan Bahaya Syirik

Penyaliban Firaun dan Yesus, Fakta atau Fiktif?

Nih Sejarahnya Kenapa Yesus Dianggap Tuhan

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.