• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

4,1 Juta Pengungsi Kongo Darurat Pangan, IOM Butuh Dana $75 juta dollar

14 Dec 2017
in Internasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
4,1 Juta Pengungsi Kongo Darurat Pangan, IOM Butuh Dana $75 juta dollar
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ARU, (Panjimas.com) – Jumlah pengungsi internal di Republik Demokratik Kongo (DRC) dilaporkan meningkat menjadi 4,1 juta jiwa sejak tahun lalu yang mencapai angka 2 juta jiwa.

Para pengungsi Kongo itu dilaporkan juga mengalami krisis kekurangan makanan dan kebutuhan-kebutuhan pokok lainnya.

Badan Migrasi PBB, Organisasi Internasional untuk Migrasi, International Organization for Migration (IOM), dalam pernyataanya menegaskan bahwa orang-orang yang kehilangan tempat tinggal di DRC (Republik Demokratik Kongo)  sangat membutuhkan bantuan makanan namun IOM juga mengaku kekurangan dana bantuan untuk memberikan perawatan pada mereka.

Kebutuhan dana IOM mencapai angka $75 juta dollar AS.

DRC (Republik Demokratik Kongo) adalah negara Afrika dengan pemindahan penduduknya yang tertinggi. Wilayah DRC yang terkena dampak paling parah adalah Provinsi Tanganyika Timur dan Wilayah Kasai.

“Dengan begitu banyak krisis kemanusiaan di seluruh dunia, situasi di DRC berisiko diabaikan, sementara situasi saat ini berkembang menjadi keadaan darurat terbesar di 2018,” jelas Mohammed Abdiker, Direktur Divisi Operasi dan Darurat IOM.

“Pendanaan yang kuat dan tindakan bersama sangat dibutuhkan, untuk menghentikan penderitaan yang luar biasa atas peningkatan kemampuan masyarakat untuk meresponsnya”, pungkas Direktur Operasi Darurat IOM itu.

Ratusan Anak-Anak di Kongo Sekarat!

Organisasi Dokter Tanpa Batas, Doctors Without Borders (MSF) bersama dengan pemimpin setempat akhir Mei lalu menyatakan bahwa ratusan anak-anak komunitas pengungsi di Republik Demokratik Kongo Timur, dalam kondisi sekarat, karena kekurangan gizi.

Doctors Without Borders (MSF) dalam sebuah pernyataan menegaskan bahwa para pengungsi yang tinggal di permukiman di sekitar kota Kalemie di Provinsi Tanganyika, memiliki akses terbatas terhadap perawatan kesehatan dan Mereka kekurangan pasokan makanan, air, dan tinggal dalam tempat penampungan tak layak, hingga menyebabkan ratusan anak-anak sekarat, dan hampir menemui ajalnya.

Ribuan orang mengungsi 10 bulan yang lalu karena bentrokan antar-komunal di provinsi tersebut, yangt menyebabkan puluhan kematian. Sudah menjadi suatu hal yang biasa di negara-negara Afrika Tengah ketiika milisi atau kelompok kesukuan untuk menyerang desa-desa suku lainnya dan membunuh orang-orang yang tidak bersalah.

“Anak-anak sekarat karena kekurangan gizi dan penyakit seperti diare dan campak,” kata Manajer Program Darurat Doctors Without Borders (MSF), Hugues Robert.

Dia menambahkan bahwa orang-orang yang kehilangan tempat tinggal tetap dalam kondisi keputus-asaan dan sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan.

MSF mengatakan bahwa selama kampanye vaksinasi campak, MSF mengevaluasi kekurangan gizi pada 5.700 anak di bawah 5 tahun di 10 permukiman ini, dan menemukan tingkat kekurangan gizi di atas ambang darurat: 16 persen kekurangan gizi, sementara 4,5 persen dalam kondisi sangat parah.

Seorang pemimpin lokal di Kalemie, Muasa Lame, mengatakan kepada Anadolu bahwa dalam 10 bulan terakhir lebih dari 200 anak-anak telah meninggal dunia karena kekurangan gizi dan penyakit-penyakut lainnya.

”Orang-orang terlantar ini tidak bisa memberi makan anak-anak mereka dengan baik karena mereka kekurangan makanan. Mereka juga tidak punya uang untuk membayar perawatan anak-anak. Itu menyebabkan ratusan anak-anak sekarat (hampir mati).”

Lebih dari 500.000 orang terpaksa mengungsi antara periode Juli 2016 dan Maret 2017 karena kekerasan, demikian menurut perkiraan PBB. Semantara itu, lebih dari 44.000 orang kini tinggal di permukiman di sekitar kota Kalémie.

MSF telah meminta peningkatan respon kemanusiaan di wilayah Kalémie dan Kansimba, terutama dari Badan-Badan PBB dan lembaga pemerintah.

850.000 Anak-Anak Kongo Terlantar

Sebanyak 850.000 anak-anak terpaksa mengungsi di wilayah Great Kasai, Republik Demokratik Kongo (DRC) akibat pertempuran dan konflik yang melanda negara tersebut, menurut United Nations Children’s Fund (UNICEF) Jumat (28/07), Juli lalu

Situasi ini membuat wilayah Great Kasai Kongo, menjadi salah satu peristiwa krisis pengungsian terbesar di dunia untuk anak-anak, kata UNICEF dalam sebuah pernyataan.

UNICEF menambahkan bahwa anak-anak menanggung beban kekerasan yang sangat ekstrem.

Lebih dari satu juta orang juga telah dipaksa meninggalkan rumah-rumah mereka akibat gelombang konflik kekerasan di wilayah tersebut, terang UNICEF.

”Kehidupan ratusan ribu anak-anak dan keluarga mereka di Great Kasai telah berubah drastis akibat kekerasan yang brutal ini,” tutur Tajudeen Oyewale, perwakilan UNICEF di Republik Demokratik Kongo (DRC) dalam sebuah pernyataan.

“Sebanyak 1,4 juta orang, termasuk 850.000 anak-anak, telah mengungsi, dengan setidaknya 60.000 orang terpaksa hidup terkatung-katung pada bulan Juni ini saja,” kata Oyewale, dikutip dari AA.

UNICEF dan mitranya telah menerapkan program bantuan tunai untuk penduduk Kongo terlantar yang disediakan bagi tiap rumah tangga sejumlah $ 100 dollar dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Wilayah Kasai terdampak konflik yang berkecamuk sejak Agustus 2016 ketika pemimpin sebuah kelompok milisi bernama Kamuina Nsapu dibunuh oleh polisi.

Sejak saat itu kelompok milisi telah menyerang tentara, polisi dan warga sipil yang menyebabkan ratusan kematian.

Gereja Katolik di Republik Demokratik Kongo (DRC) mengatakan sebelumnya bahwa lebih dari 3.000 orang tewas dan lebih dari 1,3 juta penduduk mengungsi selama bentrokan di Kasai.[IZ]

 

 

Tags: Bencana KelaparanheadlinesKongo
ShareTweetSend
Previous Post

Ungkap Soal Ibu Kota Israel di Buku SD, Panjimas Diancam Tuntutan Hukum?

Next Post

Fahira Idris: Di Indonesia, Tokoh Seperti AM Fatwa Bisa Dihitung dengan Jari

Next Post
Fahira Idris: Di Indonesia, Tokoh Seperti AM Fatwa Bisa Dihitung dengan Jari

Fahira Idris: Di Indonesia, Tokoh Seperti AM Fatwa Bisa Dihitung dengan Jari

“Deklarasi Istanbul” Umumkan Yerusalem Timur Sebagai Ibukota Palestina

“Deklarasi Istanbul” Umumkan Yerusalem Timur Sebagai Ibukota Palestina

Jubir Kremlin: “Status Krimea Tidak Dapat Dinegosiasikan”

Jubir Kremlin: “Status Krimea Tidak Dapat Dinegosiasikan”

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
4,1 Juta Pengungsi Kongo Darurat Pangan, IOM Butuh Dana $75 juta dollar

4,1 Juta Pengungsi Kongo Darurat Pangan, IOM Butuh Dana $75 juta dollar

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.