• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Israel Bangun Ribuan Unit Pemukiman Yahudi Baru, Jerman: Langkah Sepihak Perumit Negosiasi

16 Jan 2018
in Internasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
Israel Bangun Ribuan Unit Pemukiman Yahudi Baru, Jerman: Langkah Sepihak Perumit Negosiasi
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERLIN, (Panjimas.com) – Pemerintah Jerman Jumat malam (12/01) lalu mengungkapkan keprihatinan mendalamnya atas kebijakan Israel membangun ribuan unit perumahan ilegal baru bagi para pemukim Yahudi di wilayah Tepi Barat yang diduduki.

“Kami mencatat rencana untuk memperluas permukiman Israel di Tepi Barat dengan perhatian besar,” ujar Kementerian Luar Negeri Jerman dalam pernyataan tertulisnya.

Kemlu Jerman mengatakan bahwa “menciptakan fakta-fakta secara sepihak akan semakin memperumit negosiasi di masa depan.”

“Hanya solusi dua negara yang dinegosiasikan, yang mampu mewujudkan keadilan atas klaim sah kedua belah pihak,” tandas Kemlu Jerman.

Israel Kamis (11/01) lalu menyetujui pembangunan ratusan unit perumahan ilegal baru bagi para pemukim Yahudi di wilayah Tepi Barat yang diduduki.

Menurut laporan kelompok anti-permukiman, Israel Peace Now, para pejabat Israel tahun lalu menyetujui pembangunan 6.742 unit perumahan ilegal Yahudi baru di Tepi Barat dan Yerusalem Timur – jumlah ini yang tertinggi sejak tahun 2013.

Sekitar setengah juta warga Israel saat ini tinggal di lebih dari 100 permukiman Yahudi yang dibangun sejak Israel menduduki wilayah Tepi Barat dan Yerusalem Timur pada tahun 1967.

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Selasa (03/10/2017) berjanji untuk secara resmi mencaplok blok pemukiman Palestina di pinggiran Yerusalem.

Pencaplokan Israel itu bertujuan untuk membangun ratusan unit perumahan ilegal Yahudi di Tepi Barat, menurut J-Post.

Mengutip laporan The Jerusalem Post, PM Netanyahu – saat berkunjung ke Ma’ale Adumim, blok permukiman ilegal Yahudi terbesar di Tepi Barat, mengulangi janjinya untuk membangun 4.000 unit perumahan ilegal Yahudi baru di Yerusalem Timur.

“Kami akan mengintensifkan pengembangan Ma’ale Adumim,” tegasnya. “Kami akan membangun ribuan unit perumahan, bersamaan dengan kawasan industri yang perlu, dengan maksud untuk meningkatkan pembangunan daerah tersebut.”

Netanyahu selanjutnya menyatakan bahwa pemerintahnya akan mendukung sebuah Undang-Undang “Greater Jerusalem” yang akan memungkinkan pemerintah kota Yerusalem untuk mencantumkan 19 permukiman utama, termasuk Ma’ale Adumim, Gush Etzion dan Givat Ze’ev.

“Saya mendukung RUU ‘Greater Jerusalem’, yang akan memungkinkan Yerusalem dan masyarakatnya berkembang dengan berbagai cara,” imbuh Netanyahu.

Jika disahkan, RUU ‘Greater Jerusalem’ tersebut akan menambahkan kira-kira 125.000 pemukim Yahudi baru kepada mereka yang tinggal di luar perbatasan kota Yerusalem – sebuah langkah yang dapat mengubah total keseimbangan demografis kota tersebut demi kepentingan penduduk Yahudi.

Pada saat yang sama, sekitar 100.000 warga Palestina sekarang tinggal di lingkungan Yerusalem – akan tetapi di luar tembok pemisah Tepi Barat-Israel – secara administratif mereka terputus aksesnya dari kota.

Israel menduduki Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, selama Perang Timur Tengah 1967. Israel kemudian mencaplok Yerusalem pada tahun 1980, mengklaimnya sebagai ibukota “abadi” negara Yahudi dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai “wilayah yang diduduki” dan menganggap semua bangunan permukiman Yahudi di sana berstatus hukum ilegal.

Rakyat Palestina, menuding Israel melakukan kampanye agresif “Yahudisasi” Yerusalem dengan tujuan untuk menghilangkan identitas historis Arab dan Islamnya dan mengusir penduduk Palestina.

 

Yahudisasi Yerusalem

Grand Mufti Yerusalem Syaikh Mohammed Hussein pernah mengungkapkan strategi Yahudisasi kota Yerusalem.

Salah satunya dengan cara memaksakan kebijakan liburan Yahudi di sekolah-sekolah Palestina di Yerusalem, lebih lanjut Grand Mufti Yerusalem Syaikh Hussein menekankan bahwa kebijakan tersebut bertujuan untuk “Yahudisasi” sistem pendidikan di Yerusalem.

Selain ini, Yahudisasi Yerusalem juga dilakukan dengan cara mengganti nama-nama jalan dan daerah-daerah di Kota tua [Yerusalem Timur] dengan nama-nama Ibrani,  upaya-upaya semacam ini bertujuan untuk menghilangkan identitas Palestina dan Muslim di Yerusalem, demikian penjelasan Syaikh Mohammed Hussein.

Sementara itu, Yahudisasi dalam konteks demografi dilakukan dengan cara terus membangun pemukiman ilegal Yahudi dan mengusir rakyat Palestina.

 

Demi Proyek Kota Yahudi 2020

Seperti diberitakan sebelumnya, demi proyek Yahudisasi 2020, Setidaknya 230.000 Warga Palestina di Yerusalem berisiko kehilangan tempat tinggal.

Israel Channel 2 melaporkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dalam pertemuan pemerintah pada bulan November 2015 tahun lalu, telah menawarkan proposal yang memerintahkan mencabut residensi (ijin tempat tinggal)  bagi ribuan warga Palestina di Yerusalem, dilansir oleh Middle East Monitor.

Menurut pro-Likud channel, usulan Netanyahu ini menargetkan sekitar 230.000 warga Palestina yang memiliki izin tinggal di Yerusalem Timur dan juga mereka yang hidup di kamp pengungsian Shufat, lingkungan kufr Aqab dan lingkungan Sawahra.

Menurut Biro Pusat Statistik Palestina, ada sekitar 350.000 warga Palestina dan 200.000 pemukim illegal Yahudi yang tinggal dalam batas-batas kota di Yerusalem Timur.

Kahil Tufakji, seorang ahli Urusan Pemukiman Palestina, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa usulan Netanyahu untuk mencabut residensi (ijin tempat   tinggal) dari 230.000 warga Palestina di Yerusalem tidak hanya menargetkan     orang-orang yang tinggal di luar tembok pemisah yang dibangun Israel.

Dia mengatakan proposal Netanyahu itu juga menargetkan warga lingkungan Arab di   dalam dinding, termasuk Jabl al-Mukaber, Al-Issawiya, Al-Tur, Shufaat dan Beit Hanina

Menurut angka resmi Palestina,145.000 warga Palestina di Yerusalem tinggal di luar tembok pemisah, sementara 195.000 lainnya hidup di dalamnya.

Tufakji mengatakan bahwa Israel berusaha untuk mengubah persamaan     demografi di Yerusalem Timur untuk kepentingan dukungan kekuatan Yahudi.

“Menurut rencana yang disiapkan oleh mantan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert, Yerusalem akan menjadi kota mayoritas Yahudi dengan jumlah orang Yahudi 88 persen dan minoritas Arab 12 persen pada tahun 2020,” kata Tufakji.[IZ]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tags: headlinesPemukiman IsraelPemukiman Warga PalestinaPemukiman YahudiRumah Warga Palestina
ShareTweetSend
Previous Post

Rusia: Pembangunan Pemukiman Ilegal Yahudi Baru Rongrong dan Rusak Solusi Dua Negara

Next Post

Hamas Konfirmasi Pihaknya Absen Dalam Pertemuan PLO di Ramallah

Next Post
Hamas Konfirmasi Pihaknya Absen Dalam Pertemuan PLO di Ramallah

Hamas Konfirmasi Pihaknya Absen Dalam Pertemuan PLO di Ramallah

250 Kokam Diklat Karakter Building di Yonif 413 Sukoharjo

250 Kokam Diklat Karakter Building di Yonif 413 Sukoharjo

Menghadapi Tahun Politik, Tokoh Pemuda dan Mahasiswa Jawa Barat Gelar Pertemuan

Menghadapi Tahun Politik, Tokoh Pemuda dan Mahasiswa Jawa Barat Gelar Pertemuan

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Israel Bangun Ribuan Unit Pemukiman Yahudi Baru, Jerman: Langkah Sepihak Perumit Negosiasi

Israel Bangun Ribuan Unit Pemukiman Yahudi Baru, Jerman: Langkah Sepihak Perumit Negosiasi

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.