• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Internasional

Kanselir Jerman: “Uni Eropa Harus Hentikan Pembantaian di Suriah”

26 Feb 2018
in Internasional, NEWS
Reading Time: 3 mins read
A A
Kanselir Jerman: “Uni Eropa Harus Hentikan Pembantaian di Suriah”
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERLIN (Panjimas.com) — Kanselir Angela Merkel Kamis (22/02) lalu mendesak negara-negara Uni Eropa untuk meningkatkan upayanya untuk menghentikan aksi pembantaian rezim Bashar al-Assad di Ghouta Timur, Suriah.

Pernyataan ini disampaikan Kanselir Merkel di hadapan para anggota Parlemen Jerman menjelang dihelatnya KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) para pemimpin Uni Eropa di Brussels. Angela Merkel juga mengutuk keras pembunuhan warga sipil di Distrik yang dikepung dan diblokade tersebut.

“Sebuah rezim berperang, bukan melawan teroris, tapi melawan rakyatnya sendiri, pembunuhan anak-anak, penghancuran
rumah sakit, semua ini adalah pembantaian yang harus dikutuk,” tegasnya.

Merkel menekankan bahwa Uni Eropa harus memainkan peran lebih kuat dalam krisis Suriah, dan meningkatkan upaya untuk
menghentikan pembantaian semacam itu.

“Sebagai orang Eropa kita harus bekerja untuk ini,” ujarnya menekankan, Merkel juga menegaskan kembali seruannya pada pendukung rezim Assad seperti Rusia dan Iran untuk menggunakan pengaruhnya untuk mencegah pembantaian lebih lanjut di Suriah yang dilanda perang bertahun-tahun itu..

Lebih dari 250 warga sipil terbunuh dan ratusan korban lainnya menderita luka-luka akibat makin intensifnya serangan pasukan Assad di daerah Ghouta Timur di pinggiran Damaskus sejak Senin (19/02).

Situasi Kemanusiaan di Ghouta Timur

PBB mengungkapkan bahwa pihaknya sangat khawatir dengan situasi kemanusiaan di Ghouta Timur Suriah menyusul laporan bahwa sejumlah besar warga sipil terbunuh dalam serangan udara pasukan rezim Bashar al-Assad, Selasa (20/02).

“Sekretaris Jenderal sangat khawatir dengan situasi yang meningkat di Ghouta Timur dan dampaknya yang menghancurkan pada warga sipil,” pungkas Stephane Dujarric, juru bicara Sekretaris Jendral PBB Antonio Guterres, dalam pernyataan tertulisnya, seperti dilansir dari Anadolu Ajensi.

Pernyataan jubir Sekjen PBB tersebut juga menyebutkan adanya laporan bahwa lebih dari 100 korban jiwa terbunuh di Ghouta Timur sejak Senin (19/02), termasuk setidaknya 13 anak-anak, sementara 5 rumah sakit atau klinik medis di daerah tersebut terkena serangan udara dan lebih dari 700 orang memerlukan evakuasi medis sesegera mungkin.

Hampir 400.000 penduduk sipil di Ghouta Timur telah mengalami serangan udara, penembakan dan pengeboman, tulis pernyataan tersebut. Akibat pengepungan pasukan rezim Assad, penduduk Ghouta Timur hidup dalam kondisi ekstrim, termasuk kekurangan gizi, imbuhnya.

Sementara itu, ada laporan tentang pengeboman dari Ghouta Timur di Damaskus, jelas pernyataan tersebut.Pernyataan jubir Sekjen PBB itu juga menyebutkan bahwa wilayah Ghouta Timur adalah bagian dari kesepakatan de-eskalasi yang dicapai Mei 2017 lalu di ibukota Kazakhstan, Astana, oleh karana itu Sekretaris Jenderal PPBB mengingatkan semua pihak, terutama para penjamin kesepakatan Astana, mengenai komitmen mereka dalam hal ini.

PBB telah berulang kali menyerukan gencatan senjata untuk memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan dan evakuasi warga yang sakit dan terluka, jelas pernyataan tersebut.

“Sekretaris Jenderal mendesak semua pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip dasar hukum humaniter internasional dipatuhi, termasuk akses kemanusiaan yang tidak terhalang, evakuasi medis tanpa syarat, dan perlindungan warga sipil dan infrastruktur sipil,” tegas pernyataan tersebut.

Ghouta Timur berada dalam jaringan zona de-eskalasi – yang didukung oleh Turki, Rusia dan Iran – di mana tindakan agresi militer dilarang. Namun demikian, rezim Assad terus menargetkan bagian pemukiman warga sipil di kota tersebut, sehingga menewaskan sedikitnya 539 jiwa – dan melukai lebih dari 2.000 korban lainnya – sejak 29 Desember tahun 2017 lalu.

Desa-desa di Ghouta Timur terus menjadi sasaran pasukan rezim Assad, meskipun fakta bahwa wilayah-wilayah tersebut termasuk dalam jaringan zona de-eskalasi dimana tindakan agresi militer dilarang.

Rezim Bashar al-Assad, bagaimanapun, telah berulang kali melanggar kesepakatan zona de-eskalasi tersebut dan telah menargetkan wilayah-wilayah pemukiman di

Menjadi rumah bagi sekitar 400.000 penduduk, Ghouta Timur tetap berada di bawah pengepungan rezim yang melumpuhkan selama lima tahun terakhir. Dalam laporan tahunan yang baru saja dirilis, White Helmets menuding bahwa sebanyak 1.337 warga sipil dibunuh di Ghouta Timur pada sepanjang tahun 2017 akibat serangan-serangan yang terus berlanjut oleh pasukan rezim Bashar al-Assad.

Ghouta Timur telah dikepung selama 5 tahun lamanya dan akses kemanusiaan ke kota yang merupakan rumah bagi 400.000 warga sipil tersebut kini telah benar-benar terputus. Ratusan ribu penduduk saat ini sangat membutuhkan bantuan medis.

Dalam 8 bulan terakhir, rezim Bashar al-Assad telah mengintensifkan pengepungan di wilayah Ghouta Timur, sehingga hampir tidak mungkin disalurkannya pasokan makanan dan akses obat-obatan ke distrik tersebut sehingga membuat ribuan pasien dalam kondisi kritis dan memerlukan pengobatan segera.

Selama pembicaraan damai di ibukota Kazakhstan, Astana, tiga negara penjamin, Turki, Iran dan Rusia, sepakat untuk menetapkan zona de-eskalasi di Idlib dan di beberapa bagian Provinsi Aleppo, Latakia dan Hama.

Sejak awal 2011, Suriah telah menjadi medan pertempuran, ketika rezim Assad menumpas aksi protes pro-demokrasi dengan keganasan tak terduga — aksi protes itu 2011 itu adalah bagian dari rentetan peristiwa pemberontakan “Musim Semi Arab” [Arab Spring].

Sejak saat itu, lebih dari seperempat juta orang telah tewas dan lebih dari 10 juta penduduk Suriah terpaksa mengungsi, menurut laporan PBB.

Sementara itu Lembaga Pusat Penelitian Kebijakan Suriah (Syrian Center for Policy Research, SCPR) menyebutkan bahwa total korban tewas akibat konflik lima tahun di Suriah telah mencapai angka lebih dari 470.000 jiwa. [IZ]

Tags: Kanselir Jerman. “Uni Eropa Harus Hentikan Pembantaian di Suriah”
ShareTweetSend
Previous Post

Ratusan Warga London Protes Keras Pembantaian di Ghouta Timur -Suriah

Next Post

WHO: Pengungsi Rohingya di Bangladesh Lebih dari 680.000 Jiwa

Next Post
WHO: Pengungsi Rohingya di Bangladesh Lebih dari 680.000 Jiwa

WHO: Pengungsi Rohingya di Bangladesh Lebih dari 680.000 Jiwa

Milad Ke-1 Bang Japar: Teguhkan Dukungan Kepada Kepemimpinan Anies-Sandi

Milad Ke-1 Bang Japar: Teguhkan Dukungan Kepada Kepemimpinan Anies-Sandi

Kenapa Akun Instagram Ustad Abdul Diblokir?

Kenapa Akun Instagram Ustad Abdul Diblokir?

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
Kanselir Jerman: “Uni Eropa Harus Hentikan Pembantaian di Suriah”

Kanselir Jerman: “Uni Eropa Harus Hentikan Pembantaian di Suriah”

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.