• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

68 Tahun Mosi Integral NKRI Muhammad Natsir

12 Apr 2018
in Nasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
68 Tahun Mosi Integral NKRI Muhammad Natsir
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (Panjimas.com) – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon hadir membuka seminar “68 tahun Mosi Integral NKRI Mr Muhammad Natsir” di aula Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jl Imam Bonjol No 1, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (10/4/2018).

Fadli menjelaskan, sosok M Natsir dikenal sebagai seorang negarawan, guru bangsa, ulama dan tokoh intelektual. “Dirinya dipercaya untuk menduduki jabatan-jabatan penting di Republik Indonesia seperti anggota Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP KNIP), Menteri Penerangan, Anggota DPRS dan Perdana Menteri hingga kemudian beliau ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 2008 Silam,” jelasnya.

Meski banyak informasi tentang M Natsir, namun kata Fadli, masih sedikit di antara kita terlebih lagi generasi muda saat ini yang mengenal sosok Natsir sebagai arsitek Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui mosi integralnya pada 3 April 1950. “Ketika itu Natsir mengusulkan agar Republik Indonesia Serikat (RIS) yang terpecah-pecah menjadi beberapa negara bagian saat itu melebur menjadi satu ke dalam suatu negara kesatuan, yaitu NKRI,” ungkapnya.

Fadli juga mengungkapkan, sosok Natsir sebagai orang yang konsisten, toleran, tajam, bersih, teguh pendirian dan penuh kesederhanaan. “Tentang kesederhanaan Natsir pernah ditulis George McTurnan Kahin (Indonesianis asal Amerika) dalam sebuah buku.

Kisah pertemuannya saat itu Natsir masih sebagai Menteri penerangan, ia sangat terkejut dengan paparan Natsir yang lugas tapi yang membuat Kahin betul-betul tak bisa lupa adalah penampilan Sang Menteri Natsir yang memakai kemeja tambalan. Sesuatu yang belum pernah ia lihat di antara pegawai pemerintahan manapun,” tuturnya.

Sebagai seorang politisi dan negarawan, Natsir memiliki cara pandang yang khas dan berbeda dengan para negarawan di Eropa atau Amerika yang tidak peduli dengan agama. Para pendiri Republik kita, termasuk Natsir, dihadapkan pada sebuah kenyataan bahwa agama merupakan realitas yang hidup.

“Agama telah menjadi bagian dari sistem sosial dan budaya masyarakat dan berperan sebagai sumber inspirasi dan alat mobilisasi dukungan untuk melawan penjajahan,” kata Fadli.

Menurutnya, pandangan Natsir tentang agama dan negara ini, sebangun dengan pemikir yang sering dirujuknya Montgomery What, yang mengungkapkan’Islam lebih dari sekedar agama, itu adalah sistem peradaban yang lengkap’. “Persis pada titik ini, Natsir memiliki pandangan yang berseberangan dengan Soekarno yang sangat mendukung ide pemisahan antara agama dan negara,” tutur Fadli.

“Dan meskipun Natsir memiliki pandangan yang kritis terhadap Pancasila dalam sidang-sidang konstituante, namun ketika Pancasila sudah disepakati, Natsir tidak ragu untuk mengakui Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Hal ini dilihat dari dari pidato Natsir di Pakistan Institute of World Affairs tahun 1952, Natsir membela Pancasila yang dinilai selaras dengan prinsip-prinsip Islam, Pancasila dipandang menjadi dasar etika moral dan spiritual bangsa Indonesia yang selaras dengan tauhid,” tambahnya.

Menurut Fadli, spirit Mosi Integral Natsir masih sangat relevan untuk meningkatkan rasa persatuan kita sebagai bangsa, sebab ancaman terhadap integrasi suatu bangsa akan selalu ada. “Namun bedanya pada saat ini ancaman berasal dari maraknya ketimpangan di bidang ekonomi, kesejahteraan, hukum dan keadilan. Jika ketimpangan tersebut dibiarkan dan tidak ada penanganan serius maka hal tersebut akan mengancam eksistensi NKRI,” jelasnya.

Yang kedua, lanjut Fadli, yang masih relevan dari Mosi Integral Natsir adalah seruannya akan ketegasan pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan bangsa.

“Mosi Integral Natsir memicu sikap pemerintah pusat untuk mengambil inisiatif dalam menyelesaikan permasalahan bangsa, begitupun dengan pemerintah saat ini diharapkan dapat mengambil inisiatif dan langkah yang adil bijaksana dan tidak ragu dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh bangsa dan negara,” ujarnya.

Fadli menegaskan bahwa Mosi integral Natsir merupakan salah satu prestasi yang pernah dicapai oleh parlemen
Indonesia. Mosi Integral Natsir juga telah mempersatukan kembali Indonesia yang sebelumnya terpecah pecah menjadi negara bagian yang sebenarnya hanya merupakan boneka Belanda saja. “Tanpa Mosi Integral Natsir maka tidak ada NKRI. Itu sebabnya saya akan mengusulkan agar tanggal 3 April kita peringati sebagai salah satu Hari Besar Nasional, yaitu Hari NKRI,” tandasnya. (ass)

Tags: 68 tahun Mosi Integral NKRI Muhammad NatsirFadli DzonheadlinesM NasirMosi Integral
ShareTweetSend
Previous Post

Sandiago Uno Kukuhkan Pengurus Lembaga Kebudayaan Betawi yang Baru

Next Post

Dewan Pers Gelar Diskusi Peliputan dan Pemberitaan Media Tentang Anak

Next Post
Dewan Pers Gelar Diskusi Peliputan dan Pemberitaan Media Tentang Anak

Dewan Pers Gelar Diskusi Peliputan dan Pemberitaan Media Tentang Anak

Dompet Dhuafa Dirikan Pesantren Mualaf di Kawasan Bintaro

Dompet Dhuafa Dirikan Pesantren Mualaf di Kawasan Bintaro

Jadi Tempat Peredaran Narkoba, Anies Ancam Tutup Sense Karaoke

Jadi Tempat Peredaran Narkoba, Anies Ancam Tutup Sense Karaoke

  • Latest
  • Popular
Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

Pengumuman Nomor Kontak Baru Redaksi Panjimas.com

8 Mar 2024
Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

Sinead O’Connor Bangga Menjadi Muslim

18 Mar 2024
Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

Jambore Ukhuwah FORMAQIN 2025, Santri Siap Mengusung Kemenangan

20 Nov 2025
Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

Setelah Datangi Jokowi, Abu Bakar Ba’asyir Sambangi DPR

31 Oct 2025
Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

Parade Berkisah Warnai Semarak Hari Santri di Ponpes Mutiara Qur’an Putri Pracimantoro

27 Oct 2025
Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Desak TRANS7 Minta Maaf, Terkait Konten Merendahkan Kiai dan Pesantren

16 Oct 2025
Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

Masjid Kampus Islam: Antara Prioritas dan Efisiensi Anggaran

13 Oct 2025
130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

130 Pendaki Wujudkan Solidaritas untuk Palestina di Gunung Andong

12 Oct 2025
Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

Matahari di Puncak Langit Surakarta: Menguji Akurasi Waktu dengan Jam Matahari Kuno

11 Oct 2025
68 Tahun Mosi Integral NKRI Muhammad Natsir

68 Tahun Mosi Integral NKRI Muhammad Natsir

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Dewan Syariah Kota Surakarta Sayangkan Pembangunan Bukit Doa Hollyland Tidak Sesuai Izin dan Prosedur

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Protes Umat Islam Didengar, Bupati Karanganyar Hentikan Sementara Proyek Miniatur Yerusalem Hollyland di Pinggiran Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

Proyek Bangunan Kristen Super Megah Holly Land di Solo

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.