• About Us
  • Archives
  • Blog
  • Contact
  • Copyright
  • Disclaimer
  • Donation
  • Full Width Page
  • Home
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Panjimas
Advertisement
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi
No Result
View All Result
Panjimas
No Result
View All Result
Home NEWS Nasional

GNPF Ulama: Akibat Salah Sistem, Kesenjangan Kaya-Miskin Makin Melebar

28 Jul 2018
in Nasional, NEWS
Reading Time: 2 mins read
A A
GNPF Ulama: Akibat Salah Sistem, Kesenjangan Kaya-Miskin Makin Melebar
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA (Panjimas.com) — GNPF Ulama menggelar Ijtima’ Ulama dan Tokoh Nasional selama tiga hari (27-29 Juli 2018) di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, dengan tema Kepemimpinan Ulama bagi Kemaslahatan Bangsa dan Kejayaan NKRI.

Ketua Umum GNPF Ulama, Ustaz Yusuf Muhammad Martak saat membuka Ijtima’ Ulama dan Tokoh Nasional mengatakan, dalam mengelola kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat, umat Islam memiliki pedoman hidup (way of life) bahkan life style. Namun sayangnya, pedoman hidup dan petunjuk kehidupan itu kerap diabaikan.

“Ibarat lentera ditengah kegelapan, sering kali kita menutupi cahaya lentera. Karena lentera itu ditempatkan di dalam kotak yang tertutup rapat, sehingga tak mampu melihat cahaya yang akan menuntun jalan yang haq. Kita pun sibuk dipermainkan oleh cahaya-cahaya palsu yang dipegang oleh pihak-pihak tertentu untuk menyesatkan jalan kehidupan umat Islam.”

Cahaya palsu tersebut, lanjut Ustaz Yusuf Martak, terdapat diseluruh sektor kehidupan kita saat ini, baik sistem keuangan berbasiskan riba dan hutang alias kapitalisme, sistem hukum yang berbasiskan suara terbanyak, sistem pemilihan pemimpin yang berbasiskan persepsi dan liberalis. Ulama sebagai warasathul anbiya telah ditempatkan sebatas pembaca do’a dan vote getter.

“Akibat dari kesalahan sistem dalam tata kelola kehidupan dunia Ini, kesenjangan kaya dan miskin semakin melebar hampir di semua kawasan dunia selama empat dekade terakhir,” ungkapnya prihatin.

Para ekonom mengatakan bahwa ketimpangan kemakmuran semakin ‘ekstrem’ di AS dan Rusia. Selama empat dekade terakhir berdasarkan data tahun 2014, dimana satu persen orang terkaya di AS menguasai sekitar 39 persen dari kekayaan negara itu. Laporan itu menyebutkan, sebagian besar peningkatan kemakmuran di AS berkaitan dengan kenaikan kekayaan 0,1 persen penduduk di lapis teratas.

Pada Januari lalu, World Economic Forum (WEF) mengindikasikan bahwa peningkatan ketimpangan pendapatan dan polarisasi masyarakat menjadi salah satu tren penting yang akan terbentuk di seluruh dunia pada dekade mendatang. Laporan risiko global WEF juga menyebutkan, bahwa semakin melebarnya kesenjangan antara orang kaya dan miskin menjadi salah satu penentu kemenangan pemilihan Presiden A. Donald Trump dan hasil voting Brexit di Inggris.

Merujuk laporan Global Wealth Report 2016 lembaga riset Credit Suisse, Indonesia berada di posisi keempat negara dengan tingkat kesenjangan tertinggi di dunia, berada dibawah Rusia, India dan Thailand. Di Indonesia, kekayaan per orang meningkat enam kali lipat selama periode 2000-2016. Namun menurut standar lnnmasional, kekayaan rata-rata orang di Indonesia masih rendah.

“Setengah aset kekayaan di Indonesia dikuasai hanya 1% orang terkaya. Kesenjangan antara orang kaya dan orang miskin mencapai 49%, yang menempatkan Indonesia di posisi keempat negara dengan tingkat kesenjangan tertinggi di dunia,” tandas Ustadz Yusuf.

Defisit infrastruktur masih sangat besar. Bank Dunia memperkirakan ada defisit infrastruktur senilai 1,5 biliun us Dolar Berau. Indonesia dalam beberapa tahun ke depan tetap perlu pinjaman dari luar negeri senilai 500 miliar us dolar setiap tahun. Penerimaan pajak Indonesia sebagai pangsa PDB juga tetap menjadi salah satu yang paling rendah di kawasan Asia Tenggara. Menurut perkiraan OECD angkanya hanya 12 persen pada tahun 2015, lalu turun lagi menjadi hanya 10,3 persen.

Ustaz Yusuf Martak merasa heran, mengapa pemerintah yang sekarang mengatakan bahwa situasi ekonomi sekarang adalah warisan pemerintah sebelumnya, lalu apa artinya saat itu memberikan janji-janji pada kampanye sebagai jawaban atas amburadulnya perekonomian nasional.

“Tolong, tolong, jangan jadikan rakyat hanya sebagai objek dari kebijakan lembaga-lembaga multilateral yang berakibat kita menyalahkan orang lain, padahal kita sendiri yang melakukan kesalahan.” (des)

Tags: Akibat Salah SistemheadlinesIjima' Ulama dan Tokoh NasionalKesenjangan Kaya-Miskin Makin MelebarKetua Umum GNPF Ustaz Yusuf Martak
ShareTweetSend
Previous Post

Dipersekusi di Bandara, Neno Warisman Apresiasi Dukungan dan Simpati Masyarakat Batam

Next Post

Tanggapi Persekusi di Bandara Batam, Sang Alang : “Mereka Tidak Paham Demokrasi”

Next Post
Tanggapi Persekusi di Bandara Batam, Sang Alang : “Mereka Tidak Paham Demokrasi”

Tanggapi Persekusi di Bandara Batam, Sang Alang : “Mereka Tidak Paham Demokrasi”

Ketua Umum GNPF-Ulama: Gerakan Deislamisasi dan Deulamaisasi Terus Meningkat

Ketua Umum GNPF-Ulama: Gerakan Deislamisasi dan Deulamaisasi Terus Meningkat

Ulama Bukan Hanya Ngurus Agama, Tapi Juga Politik dan Peradaban

Ulama Bukan Hanya Ngurus Agama, Tapi Juga Politik dan Peradaban

  • Latest
  • Popular
Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

Panjimas.com Rilis Nomor Kontak Baru Redaksi: 0812.60000.560

18 Jul 2026
Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

Downgrade Standar Hidup: Ketika Berhemat Tak Cukup untuk Bertahan Hidup

21 Oct 2026
Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Kenang KH Syukron Ma’mun: Ulama Langka yang Lurus dalam Perjuangan

20 Oct 2026
Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

20 Oct 2026
Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

Kemenkes: Malapetaka dan Kelaparan di Gaza Capai Tingkat ‘Bencana’

20 Oct 2026
Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

Italia Bidik Pejabat Tinggi Militer dan Politik Israel atas Penyekapan Aktivis GSF

20 Oct 2026
Tiga Tahun 7 Oktober, Sukamta Ingatkan Dunia Jangan Memotong Sejarah Palestina

Kutuk Serangan Houthi di Bandara Riyadh, Waka Komisi I DPR Minta KBRI Terus Pantau Kondisi WNI

20 Oct 2026
Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

Alumni Madinah Kecam Serangan Bandara Riyadh, Desak Perlindungan WNI

20 Oct 2026
GNPF Ulama: Akibat Salah Sistem, Kesenjangan Kaya-Miskin Makin Melebar

GNPF Ulama: Akibat Salah Sistem, Kesenjangan Kaya-Miskin Makin Melebar

50 Ciri Gangguan Jin

50 Ciri Gangguan Jin

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Pemimpin Zalim yang Menyengsarakan Rakyat

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Hubungan Suami Istri Disunnahkan pada Malam Jum’at?

Bapak  Para  Hafidz  Itu  Berpulang,  Ribuan  Umat  Islam  Sholatkan  dr.Tunjung

Bapak Para Hafidz Itu Berpulang, Ribuan Umat Islam Sholatkan dr.Tunjung

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Baitul Maqdis Institute Kecam Serangan Houthi, Tolak Pembatasan Jilbab dan Konser Andrea Bocelli

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

Benarkah 2 Juta Muslim Murtad Tiap Tahun?

  • About Us
  • Contact
  • Disclaimer
  • Copyright
  • Donation
  • Pedoman Media Siber

Seluruh materi baik artikel, berita, foto, video maupun logo dalam situs Panjimas.com bebas copy untuk keperluan dakwah dan referensi non-komersial, dengan mencantumkan sumbernya (Panjimas.com).Anda bisa turut berdakwah dengan mengirimkan informasi, berita, artikel dan opini untuk dipublikasikan non komersial.

Email: [email protected] | Telp/SMS: 0812 60000 560

Copyright © 2026 — Panjimas. All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Internasional
  • ISLAMIA
    • Aqidah
    • Kuliah Akhlaq
    • Doa & Zikir
    • Fiqih
    • Khutbah
    • Sirah Nabi
    • Thibbun Nabawi
  • INSPIRASI
    • Salafus Shalih
    • Tokoh
    • Muallaf
    • Miracle
      • Mukjizat Qur’an
      • Keajaiban Sunnah
      • Karomah Syuhada
  • NAHIMUNKAR
    • Aliran Sesat & TBC
    • Kristenisasi & Pemurtadan
    • SEPILIS
    • Konspirasi
  • PARENTING
    • Muslimah
    • Remaja
  • Citizens
    • Opini
    • Suara Pembaca
    • Silaturrahim
    • Agenda Umat
  • PANJIMART
    • Properti
    • Produk Digital
    • Rupa-Rupa
    • Resensi Buku
  • GALERI
    • Photo
    • Video
  • SOLIDARITAS
    • Panjimas Care
    • Filantropi

Copyright © 2019
Panjimas. All Rights Reserved.